Diduga Sengaja Dibakar, Api Hanguskan 300-an Hektar TN Way Kambas

- Editor

Selasa, 27 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption : ist

Hariannarasi.com, Lampung Timur – Kawasan Taman Nasional Way Kambas (TNWK) di Kabupaten Lampung Timur dilanda kebakaran pada Minggu (25/1) siang, kebakaran hutan yang menjadi rumah bagi kawanan gajah ini mencapai luas hingga 300-an hektar.

Api menghanguskan sebagian area di zona rimba dan zona rehabilitasi sebelum akhirnya berhasil dipadamkan oleh tim gabungan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Balai TNWK, Zaidi, mengonfirmasi insiden tersebut dan menyatakan bahwa api telah terkendali sepenuhnya pada Senin (26/1) pagi. Saat ini, petugas masih bersiaga di lokasi untuk memastikan tidak muncul titik api baru.

​Meski penyebab pasti masih dalam penyelidikan, pihak Balai TNWK mengungkapkan adanya kecurigaan kuat terkait unsur kesengajaan. Hal ini didasari oleh kondisi cuaca yang saat ini masih berada dalam musim penghujan.

“Masih belum bisa dipastikan penyebabnya, tetapi melihat kondisi cuaca yang sedang musim hujan, tidak menutup kemungkinan ada unsur kesengajaan,” ujar Zaidi saat memberikan keterangan, Senin (26/1).

Dampak Ekosistem dan Satwa

​Terkait kerusakan lingkungan, pihak Balai masih melakukan pendataan intensif di area terdampak. Fokus utama petugas saat ini adalah memeriksa kemungkinan adanya satwa yang menjadi korban dalam peristiwa tersebut.

​Hingga berita ini diturunkan, Zaidi melaporkan belum ada data mengenai satwa yang mati. “Kami berharap tidak ada (satwa yang terdampak),” tambahnya.

Upaya pemadaman telah dilakukan sejak Minggu siang dengan mengerahkan tim gabungan ke titik api agar tidak meluas ke area konservasi lainnya.

Pasca-kebakaran, Balai TNWK memastikan akan meningkatkan pengawasan ketat dan memperkuat koordinasi dengan instansi terkait.

Langkah ini diambil guna mengantisipasi sabotase atau kebakaran susulan demi menjaga kelestarian salah satu kawasan konservasi paling vital di Lampung tersebut. (*)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Ada Apa dengan RSUD Ryacudu? Aplikasi MJKN dan Kantong Obat Bikin Kisruh, Sekda Beri Ultimatum!
Diduga Live TikTok Saat Jam Kerja, ASN Dinas Ketahanan Pangan Lampung Diperiksa BKD
Pemerintah Buka 35.476 Lowongan Kopdes dan Kampung Nelayan, Tegaskan Tanpa Jalur ‘Ordal’
Gebrakan Bupati Saleh Asnawi! Gandeng BKN RI Rombak Total Kinerja ASN Tanggamus
Niat Cek Laporan Istri di Polsek, Pria Ini Malah Diciduk Polisi! Lah Kok Bisa?
Jasad Pria Tanpa Identitas Ditemukan Mengapung di Pantai Kota Agung Timur
Berkat Kucuran Dana KUR BRI, UMKM Mie Pangsit Cha Cha Pringsewu Tingkatkan Produksi
Tingginya Kasus Perceraian di Provinsi Lampung, 15 Ribu Istri Pilih Jadi Janda di 2025! Kabupaten Mana Tertinggi?
Berita ini 28 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 17:16 WIB

Ada Apa dengan RSUD Ryacudu? Aplikasi MJKN dan Kantong Obat Bikin Kisruh, Sekda Beri Ultimatum!

Kamis, 16 April 2026 - 12:56 WIB

Diduga Live TikTok Saat Jam Kerja, ASN Dinas Ketahanan Pangan Lampung Diperiksa BKD

Kamis, 16 April 2026 - 08:23 WIB

Gebrakan Bupati Saleh Asnawi! Gandeng BKN RI Rombak Total Kinerja ASN Tanggamus

Kamis, 16 April 2026 - 06:21 WIB

Niat Cek Laporan Istri di Polsek, Pria Ini Malah Diciduk Polisi! Lah Kok Bisa?

Kamis, 16 April 2026 - 06:00 WIB

Jasad Pria Tanpa Identitas Ditemukan Mengapung di Pantai Kota Agung Timur

Berita Terbaru

HUKUM

Kejagung Tangkap Ketua Ombudsman RI Hery Susanto

Kamis, 16 Apr 2026 - 12:16 WIB