Caption : ist
Hariannarasi.com, Tubaba – Teror kejahatan jalanan kembali menghantui wilayah Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba). Ketenangan warga di Jalan Tiyuh Daya Asri, Kecamatan Tumijajar, mendadak pecah oleh suara letusan senjata api pada Senin (19/1).
Aksi perampokan sadis menimpa Santo, seorang pengusaha sekaligus sopir truk, tepat saat ia melintas di depan Masjid Al Fatah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam insiden yang berlangsung cepat tersebut, korban harus merelakan uang tunai ratusan juta rupiah yang sedianya akan disetorkan ke Bank Mandiri, digasak oleh kawanan bandit jalanan.
Berdasarkan data yang dihimpun di lapangan, peristiwa bermula ketika truk putih yang dikemudikan korban dipepet oleh dua orang tak dikenal yang mengendarai sepeda motor Yamaha Vixion berwarna perak.
Tanpa basa-basi, pelaku memuntahkan timah panas sebanyak dua kali ke arah kaca kendaraan korban hingga pecah berantakan.
Di bawah ancaman senjata api dan nyawa yang dipertaruhkan, Santo tak berdaya. Ia terpaksa menyerahkan tas biru kehijauan berisi uang hasil usahanya kepada para pelaku yang kemudian tancap gas melarikan diri dengan kecepatan tinggi.
Kapolsek Tumijajar, Yessy Februari Umar, saat dikonfirmasi membenarkan insiden berdarah dingin tersebut. Ia menegaskan bahwa pihak kepolisian telah bergerak cepat dan berkoordinasi dengan jajaran Polres Tubaba untuk memburu para pelaku.
“Kami masih mendalami kasus ini secara intensif. Tim sudah disebar untuk melakukan pengejaran terhadap pelaku yang identitas awalnya sudah kami kantongi ciri-cirinya,” tegas Yessy.
Hingga berita ini diturunkan, aparat kepolisian masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memburu jejak pelarian pelaku guna menyeret mereka ke meja hijau. (*)






