Senggolan Berujung Maut di Lapo Tuak: Polisi Ciduk Pelaku di Bengkulu, Satu Pelaku Masih Buron!

- Editor

Rabu, 7 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption : ist

Hariannarasi.com, Pringsewu – Tabir gelap yang menyelimuti kasus pengeroyokan berujung maut di sebuah lapo tuak di Pekon Wates Selatan, Kecamatan Gadingrejo, akhirnya terungkap. Jajaran Polres Pringsewu bergerak cepat meringkus dua dari tiga pelaku yang bertanggung jawab atas hilangnya nyawa seorang pria dalam insiden berdarah tersebut.  

Kapolres Pringsewu, AKBP M. Yunus Saputra, dalam keterangan resminya mengonfirmasi bahwa pengejaran intensif yang dilakukan anggotanya membuahkan hasil.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pelaku utama atau eksekutor penusukan, Doni Pratama, berhasil dibekuk dalam pelariannya hingga ke Kabupaten Kepahiang, Provinsi Bengkulu. Sementara satu rekannya, Nofriyanto, diamankan di wilayah Pesawaran.

​Namun, aparat kepolisian masih memiliki pekerjaan rumah (PR). Satu pelaku lain berinisial Supri, kini resmi masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) dan tengah diburu petugas.

Peristiwa nahas ini terjadi pada Sabtu dini hari (20/12/2025), sekitar pukul 00.05 WIB. Berdasarkan hasil penyidikan, insiden bermula dari hal sepele. Di tengah suasana lapo tuak yang pekat oleh pengaruh minuman beralkohol, terjadi insiden saling senggol antarpengunjung.

​Gesekan fisik tersebut memicu adu mulut yang memanas hingga berlanjut ke luar area lapo. Di sanalah, argumen verbal berubah menjadi tindakan kekerasan kolektif yang brutal.

​AKBP Yunus membeberkan peran masing-masing pelaku dalam pengeroyokan tersebut. Korban, yang diketahui tidak membawa senjata dan dalam posisi tidak berdaya, dikeroyok secara membabi buta.

“Pelaku utama, Doni Pratama, adalah yang melakukan penusukan menggunakan senjata tajam jenis badik. Perannya sangat fatal. Sementara Nofriyanto berperan memegang tubuh korban agar tidak bisa bergerak, dan Supri turut mendorong korban saat pengeroyokan berlangsung,” tegas Kapolres.

​Meski sempat dilarikan ke Puskesmas Wates untuk mendapatkan pertolongan medis, nyawa korban tak tertolong akibat luka tusuk yang fatal.

Penegakan hukum kini berjalan tegas. Para tersangka dijerat dengan pasal berlapis mengenai pembunuhan dan kekerasan secara bersama-sama di muka umum yang menyebabkan matinya orang. Ancaman hukuman maksimal yang menanti mereka adalah 15 tahun penjara.

Khusus bagi Doni Pratama, polisi juga menerapkan Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951 terkait kepemilikan senjata tajam ilegal, yang menambah ancaman pidana hingga 10 tahun penjara.

Kasus ini menjadi peringatan keras bagi masyarakat Pringsewu akan bahaya konsumsi alkohol yang tidak terkendali serta budaya kekerasan yang masih mengintai di ruang publik. Polisi mengimbau agar Supri, pelaku yang masih buron, segera menyerahkan diri sebelum tindakan tegas dan terukur diambil oleh aparat di lapangan. (*)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Mencekam! Bak Kartel Meksiko, Penggerebekan Narkoba di Kampung Bahari Diwarnai Perlawanan
Bak Film Action! Drama Kejar-kejaran Berakhir di Sungai, Polisi Lumpuhkan Pencuri Mobil Asal Lampung
Buntut Promo Nyeleneh ‘Hafal Al-Qur’an Berhadiah Miras’, Dua Pelaku Akhirnya Berurusan dengan Polisi!
Resmi! Kejati Lampung Lantik Sunandar Pramono Jadi Nakhoda Baru Kejari Tanggamus
Dituntut 7 Tahun Penjara dan Uang Pengganti Rp7,85 Miliar, Bupati Nonaktif Ardito Wijaya Masih Bisa Tersenyum
Mayor TNI AL Faisal Didakwa Edarkan Sabu, Gunakan Pesawat Militer! 
20 Oknum Polisi Terseret Kasus Tambang Emas Ilegal Way Kanan, 10 Dijatuhi Sanksi Demosi
Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Diperiksa Kejagung, Tampil Perdana dengan Rompi Tahanan dan Tangan Terborgol
Berita ini 31 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 14:09 WIB

Mencekam! Bak Kartel Meksiko, Penggerebekan Narkoba di Kampung Bahari Diwarnai Perlawanan

Kamis, 13 Agustus 2026 - 08:52 WIB

Bak Film Action! Drama Kejar-kejaran Berakhir di Sungai, Polisi Lumpuhkan Pencuri Mobil Asal Lampung

Kamis, 13 Agustus 2026 - 05:13 WIB

Buntut Promo Nyeleneh ‘Hafal Al-Qur’an Berhadiah Miras’, Dua Pelaku Akhirnya Berurusan dengan Polisi!

Rabu, 12 Agustus 2026 - 14:15 WIB

Resmi! Kejati Lampung Lantik Sunandar Pramono Jadi Nakhoda Baru Kejari Tanggamus

Selasa, 11 Agustus 2026 - 08:56 WIB

Dituntut 7 Tahun Penjara dan Uang Pengganti Rp7,85 Miliar, Bupati Nonaktif Ardito Wijaya Masih Bisa Tersenyum

Berita Terbaru