KPK Warning MBG, Kepala BGN Beberkan Upaya Pencegahan Korupsi

- Editor

Sabtu, 27 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption : ist

Hariannarasi.com, Jakarta – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digadang-gadang sebagai proyek strategis nasional tak luput dari radar pengawasan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). 

Merespons kajian lembaga antirasuah mengenai potensi kebocoran anggaran, Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, angkat bicara.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menegaskan, bahwa pihaknya telah menyiapkan sistem berlapis guna menutup celah praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme dalam eksekusi program tersebut.

​Dadan menyadari bahwa besarnya anggaran yang dikelola memerlukan mekanisme pengawasan yang ketat. Oleh karena itu, BGN telah merancang sistem pengadaan bahan baku dan operasional yang terintegrasi secara digital dan transparan.

Salah satu instrumen pengunci yang disiapkan adalah mekanisme validasi pembayaran yang ketat. Dadan menjelaskan bahwa pencairan dana tidak dapat dilakukan secara sepihak.

“Kami menggunakan sistem virtual account yang menuntut validasi berjenjang. Harus ada kesepakatan (validasi) antara perwakilan BGN dan mitra kerja. Tanpa persetujuan kedua belah pihak, dana tidak bisa bergerak,” ujar Dadan, Jumat (26/12).

Prinsip ‘At Cost’

​Lebih jauh, Dadan mengurai pendekatan finansial yang digunakan, yakni prinsip at cost. Sistem ini memastikan bahwa anggaran yang keluar disesuaikan dengan biaya riil di lapangan, bukan sekadar patokan harga mati yang berpotensi mengorbankan kualitas menu.

​Ia memberikan ilustrasi mengenai disparitas harga yang tajam antarwilayah di Indonesia. Meski patokan dasar berada di angka Rp10.000, BGN memberikan ruang fleksibilitas anggaran menyesuaikan “kemahalan” daerah setempat.

​”Prinsipnya at cost. Di Jawa mungkin Rp10.000 cukup, tetapi untuk wilayah seperti Papua, biayanya bisa melonjak hingga Rp60.000 per porsi. Kualitas gizi tidak boleh dikorbankan hanya karena fluktuasi harga,” tegasnya.

​Dadan juga menekankan bahwa efisiensi harga bukanlah celah untuk mencari keuntungan. Jika harga bahan baku di pasaran turun, selisih anggaran tersebut tidak boleh diakui sebagai laba oleh mitra atau pengelola.

​”Kelebihan dana akibat turunnya harga pasar wajib di-carry over atau dialihkan untuk kebutuhan berikutnya. Bukan menjadi bagian keuntungan,” jelas Dadan, menutup celah manipulasi sisa anggaran.

​Menutup penjelasannya, Dadan melayangkan peringatan keras kepada seluruh struktur BGN, khususnya Satuan Pelayanan Program Gizi (SPPG). Ia mengingatkan bahwa sistem sebaik apapun tidak akan berguna tanpa moralitas penyelenggaranya.

“BGN berharap semua unsur pengelola, terutama SPPG, memegang teguh integritas. Jangan ada sedikitpun niat untuk penyalahgunaan anggaran dalam program kemanusiaan ini,” pungkasnya. (*)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Pangkas Data Invalid, Ibadah Haji Kini Lebih Cepat, Antrean dari 49 Tahun Jadi 14 Tahun
Gunakan Drone Thermal untuk Deteksi Pergerakan, TNI Lumpuhkan Empat Anggota OPM di Intan Jaya
Sempat Kritis Tak Sadarkan Diri, Guruh Soekarnoputra Tutup Usia Pagi Ini
Dari Ferdy Sambo hingga Harvey Moeis, MAKI Endus Dugaan Penghuni ‘Klaster Mewah’ Lapas Cibinong
Geger Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong, Petugas Lapas Halangi Tim Ombudsman saat Sidak, Sempat Memanas!
Menko Yusril Perintahkan Usut Terbuka Temuan Fasilitas Bak Apartemen di Lapas Cibinong
Ombudsman Temukan Miras dan Fasilitas Mewah Napi, Lapas Cibinong Bantah, Tegaskan ‘Fasilitas Apartemen’ adalah Rumdis
Satu Jenazah Rombongan Kapal Jurnalis Ditemukan, Terbawa Arus Hingga ke Bengkulu
Berita ini 32 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 07:35 WIB

Pangkas Data Invalid, Ibadah Haji Kini Lebih Cepat, Antrean dari 49 Tahun Jadi 14 Tahun

Minggu, 27 September 2026 - 09:16 WIB

Gunakan Drone Thermal untuk Deteksi Pergerakan, TNI Lumpuhkan Empat Anggota OPM di Intan Jaya

Sabtu, 26 September 2026 - 06:12 WIB

Sempat Kritis Tak Sadarkan Diri, Guruh Soekarnoputra Tutup Usia Pagi Ini

Jumat, 25 September 2026 - 08:55 WIB

Dari Ferdy Sambo hingga Harvey Moeis, MAKI Endus Dugaan Penghuni ‘Klaster Mewah’ Lapas Cibinong

Kamis, 24 September 2026 - 15:20 WIB

Geger Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong, Petugas Lapas Halangi Tim Ombudsman saat Sidak, Sempat Memanas!

Berita Terbaru