TNI Bubarkan Diskusi dan Nobar Film ‘Pesta Babi’, Tugas Tentara Apa?!

- Editor

Rabu, 13 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption : Ist

Hariannarasi.com, Jakarta – Aparat Tentara Nasional Indonesia (TNI) membubarkan kegiatan nonton bareng (nobar) dan diskusi film dokumenter berjudul Pesta Babi yang digelar Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kota Ternate dan Society of Indonesian Environmental Journalists (SIEJ) Maluku Utara di Benteng Oranje, Ternate, beberapa waktu lalu. 

Sejumlah orang yang diduga prajurit TNI mendatangi lokasi kegiatan sejak sore hari. Mereka meminta penyelenggara membatalkan acara karena judul film dan banner dinilai provokatif serta berpotensi memicu suasana tidak kondusif di masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Komandan Kodim 1501/Ternate, Kolonel Infanteri Jani Setiadi, membenarkan pembubaran tersebut.

Menurutnya, keputusan diambil setelah muncul banyak penolakan di media sosial terhadap judul film yang dianggap provokatif oleh sebagian masyarakat.

Film Pesta Babi merupakan dokumenter yang disutradarai Dandhy Laksono dan Cypri Paju Dale. Acara nobar dan diskusi ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan jurnalistik yang melibatkan AJI dan SIEJ.

Pembubaran ini menuai kritik dari berbagai pihak yang menilai tindakan TNI tidak sesuai dengan tugas pokoknya dan berpotensi membatasi kebebasan berekspresi.

Banyak dari netizen menkritik keras cara TNI membubarkan diskusi dan nobar Film Pesta Babi tersebut, seperti akun tiktok @Mokondo: kritik bukan dengan demo, kritik dengan film kok! dan akun lain @### yang  jelas film ini membongkar apa yang sesungguhnya terjadi di negeri siluman.

Bahkan ada juga yang mengapresiasi film garapan sutradara lokal tersebut, @Donghai Fang: Padahal filmnya bagus.. jujur gua suka. dan banyk positif ny di ambil bagi kehdpan masa depan.. anjirr wajib nntn.. harus nntn.

Hingga berita ini ditulis, belum ada tanggapan resmi lebih lanjut dari pihak TNI pusat terkait insiden tersebut. (*)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Gempa Dahsyat M 7,7 Luluhlantakkan NTT, 14 Nyawa Melayang!
Gempa Magnitudo 7,7 Guncang NTT: Pelabuhan, Bandara, hingga Kampus Rusak Berat
Prabowo Cecar Aparat soal 1.000 Tambang Ilegal: Masak Pejabat TNI-Polri Tidak Tahu?! 
Ketum AJI Tegaskan Jurnalis Bekerja untuk Publik: Jawab Tudingan ‘Londo Ireng’ hingga ‘Kawanan Sirkus’
MV Cape San Juan Bersandar di Pelabuhan Panjang, Bawa Alutsista Super Garuda Shield 2026
527 Siswa Papua Keracunan MBG, Guntur Romli Desak Proses Hukum Pengelola Dapur
Menyusul Surabaya, Mal Kota Kasablanka Jakarta Pasang Pagar Besi Lancip Setinggi 2,5 Meter
Prabowo Targetkan Kereta Api Trans Sumatera dan Kalimantan Dibangun Serentak
Berita ini 28 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 09:17 WIB

Gempa Dahsyat M 7,7 Luluhlantakkan NTT, 14 Nyawa Melayang!

Jumat, 14 Agustus 2026 - 11:36 WIB

Prabowo Cecar Aparat soal 1.000 Tambang Ilegal: Masak Pejabat TNI-Polri Tidak Tahu?! 

Rabu, 12 Agustus 2026 - 19:54 WIB

Ketum AJI Tegaskan Jurnalis Bekerja untuk Publik: Jawab Tudingan ‘Londo Ireng’ hingga ‘Kawanan Sirkus’

Selasa, 11 Agustus 2026 - 06:55 WIB

MV Cape San Juan Bersandar di Pelabuhan Panjang, Bawa Alutsista Super Garuda Shield 2026

Jumat, 7 Agustus 2026 - 20:21 WIB

527 Siswa Papua Keracunan MBG, Guntur Romli Desak Proses Hukum Pengelola Dapur

Berita Terbaru

NASIONAL

Gempa Dahsyat M 7,7 Luluhlantakkan NTT, 14 Nyawa Melayang!

Sabtu, 15 Agu 2026 - 09:17 WIB