Caption : ist
Hariannarasi.com, Tanggamus – Ketenangan warga Kecamatan Pugung, Kabupaten Tanggamus, mendadak tercabik oleh peristiwa pembunuhan keji yang menggemparkan.
Sepasang suami istri (pasutri) ditemukan tewas mengenaskan setelah menjadi korban aksi pembacokan brutal pada Sabtu malam, 13 Desember 2025, sekitar pukul 23.30 WIB.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Tragedi berdarah ini terjadi di Pekon Way Pring, Kecamatan Pugung, dan informasinya segera menyebar luas, memicu kehebohan di kalangan masyarakat lokal dan viral di berbagai platform media sosial.
Kepala Pekon Way Pring, Wahyudi, membenarkan kejadian nahas tersebut saat dikonfirmasi. Ia memastikan bahwa korban pembunuhan adalah warganya. Namun, hingga saat ini, motif di balik pembunuhan ganda ini masih gelap dan belum dapat dipastikan.
”Ya benar, korban merupakan warga kami. Belum diketahui motif pembunuhannya apa. Kejadian tersebut diperkirakan terjadi pada pukul 23.30 malam,” ujar Kakon Wahyudi melalui sambungan telepon.
Ditemukan Warga Saat Bermain Gaple
Menurut keterangan Kakon, jasad pasutri malang tersebut pertama kali ditemukan oleh sekelompok warga yang kala itu sedang berkumpul dan bermain gaple di sekitar lokasi kejadian.
Para korban dilaporkan tewas dengan kondisi yang mengerikan, yakni menderita luka bacok serius di bagian tangan, leher, dan kepala.
Kakon juga mengungkapkan sebuah fakta pilu, yakni saat pembunuhan terjadi, anak korban dilaporkan sedang tidak berada di rumah atau tengah bermain di luar.
”Pembunuhan pertama kali diketahui oleh warga yang saat itu sedang bermain gaple, sedangkan anak korban sedang bermain keluar rumah,” ungkapnya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi yang dikeluarkan oleh pihak Kepolisian terkait detail insiden tersebut.
Kasus pembunuhan pasutri di Pekon Way Pring ini telah diambil alih dan kini ditangani secara intensif oleh aparat penegak hukum guna mengungkap pelaku dan motif di balik tragedi yang merenggut dua nyawa ini. (*)






