Mahasiswa Itera Ciptakan Mesin Pencacah Modular, Solusi Pengelolaan Limbah Pertanian dan Plastik Desa

- Editor

Selasa, 9 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption : ist

Hariannarasi.com, Bandar Lampung – Institut Teknologi Sumatera (Itera) kembali mencetak inovasi berbasis riset terapan. Tim mahasiswa Program Studi Teknik Mesin berhasil mengembangkan Mesin Pencacah Multifungsi Modular. 

Sebuah teknologi tepat guna yang dirancang khusus untuk meningkatkan kemandirian desa dalam mengelola limbah pertanian dan limbah plastik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Inovasi ini lahir dari program Hibah Penelitian Mahasiswa Itera yang berfokus pada aplikasi teknologi di daerah.

Penelitian dipusatkan di Desa Negara Nabung, Kecamatan Sukadana, Kabupaten Lampung Timur, kawasan yang dikenal sebagai sentra perkebunan singkong dengan kebutuhan tinggi akan teknologi pengolahan sisa panen.

Konsep Modular Jawab Kebutuhan Lapangan

Ketua tim peneliti, Bagas Dwi Prayoga (Teknik Mesin 2022), menjelaskan keunggulan utama mesin ini adalah konsep modularitas.

​”Mesin ini dirancang dengan konsep modular, sehingga setiap bagian pencacah dapat dilepas, dipasang, atau diganti sesuai jenis material yang diolah,” jelas Bagas.

Teknologi ini memberikan fleksibilitas tinggi, memungkinkan satu mesin melayani dua fungsi krusial :

  1. Pengolahan Limbah Pertanian: Mampu mencacah limbah biomassa seperti batang singkong, daun singkong, pelepah kelapa sawit, yang kemudian dapat diolah menjadi kompos atau pakan ternak.
  2. Daur Ulang Plastik: Mesin juga efisien mencacah limbah plastik, mendukung kegiatan daur ulang skala rumahan atau UMKM desa.

​Dengan desain yang portabel, ringan, dan sederhana dioperasikan, mesin ini ditujukan menjadi alat utama bagi Kelompok Tani, Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), UMKM, hingga komunitas pengelola sampah.

​Komitmen Itera pada Riset Teraplikasi

Dosen pembimbing, Dr. Rico Aditia Prahmana, S.T., M.Sc., mengapresiasi terobosan mahasiswa tersebut. “Inovasi ini menunjukkan kemampuan mahasiswa Itera dalam menghadirkan teknologi tepat guna yang langsung bisa diterapkan di lapangan. Mesin pencacah modular ini memiliki potensi besar untuk mendukung pertanian berkelanjutan dan pengelolaan limbah plastik di tingkat desa,” ujar Dr. Rico.

Bagas berharap, alat yang dikembangkan bersama anggota timnya (Ariel Akbar, Muhammad Syifaa Rabaniyyat, Apni Tito, dan Fathul Mufid) ini mampu memberikan dampak nyata bagi produktivitas desa.

Pengembangan mesin pencacah multifungsi modular ini menjadi bukti nyata komitmen Itera dalam mendorong riset terapan yang bermanfaat langsung bagi masyarakat.

Hasil penelitian ini diharapkan tidak berhenti di tahap purwarupa, namun dapat dikembangkan lebih lanjut menuju produksi massal sebagai teknologi pendukung pembangunan desa dan sektor pertanian nasional. (*)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

835 Guru PPPK Tanggamus Gigit Jari, Tunjangan Sertifikasi 6 Bulan Tak Kunjung Cair, Lah Kok Bisa?!
Dari Kelas Hingga Musala, Wajah SMKN 1 Kota Agung Barat Berubah Total Usai Disentuh CSR PT Asia Makmur
Heboh! Disdikbud Bandar Lampung Anggarkan Rp8,79 Miliar untuk 211 Motor Vario
Dipicu Masalah Tempat Duduk dan ‘Smoke Bomb’, Mahasiswa FP dan FISIP Bentrok di Parade Unila 2026
Era AI Makin Masif! Ini Pesan Menohok Wagub Jihan untuk Mahasiswa Baru STKIP PGRI Bandar Lampung
Libatkan 210 Guru, Disdikbud Lampung Luncurkan Program ‘Double Teaching’ di 17 SMA Negeri 
Mahasiswa Unila Gelar Aksi Unjuk Rasa di Rektorat, Layangkan Enam Tuntutan Tata Kelola Kampus
Rombak Besar-besaran! 98 Kepsek SMA/SMK/SLB se-Lampung Diganti, Berikut Daftar Namanya!
Berita ini 30 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 05:55 WIB

835 Guru PPPK Tanggamus Gigit Jari, Tunjangan Sertifikasi 6 Bulan Tak Kunjung Cair, Lah Kok Bisa?!

Minggu, 18 Oktober 2026 - 06:36 WIB

Dari Kelas Hingga Musala, Wajah SMKN 1 Kota Agung Barat Berubah Total Usai Disentuh CSR PT Asia Makmur

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:37 WIB

Heboh! Disdikbud Bandar Lampung Anggarkan Rp8,79 Miliar untuk 211 Motor Vario

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 21:37 WIB

Dipicu Masalah Tempat Duduk dan ‘Smoke Bomb’, Mahasiswa FP dan FISIP Bentrok di Parade Unila 2026

Selasa, 29 September 2026 - 20:03 WIB

Era AI Makin Masif! Ini Pesan Menohok Wagub Jihan untuk Mahasiswa Baru STKIP PGRI Bandar Lampung

Berita Terbaru