Caption : ist
Hariannarasi.com, Bandar Lampung – Kepolisian Daerah (Polda) Lampung menunjukkan komitmen kemanusiaan dan solidaritasnya dengan menggelar Shalat Gaib berjamaah, mendoakan para korban bencana alam yang baru-baru ini melanda wilayah Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh.
Acara khidmat ini dilaksanakan seusai Shalat Jumat di Masjid Al Ikhlas Polda Lampung, pada Jumat (5/12).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kegiatan keagamaan yang sarat makna ini dihadiri langsung oleh Kapolda Lampung, Irjen Pol Helfi Assegaf, didampingi Wakapolda Brigjen Pol Sumarto, serta segenap Pejabat Utama, seluruh personel, dan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Polda Lampung.
Kehadiran mereka menegaskan ikatan emosional dan rasa sepenanggungan korps Bhayangkara terhadap musibah yang menimpa saudara sebangsa.
Momen haru ini diisi dengan doa bersama, memohon ketabahan bagi para korban yang terdampak, kekuatan bagi keluarga yang ditinggalkan, serta kelancaran proses evakuasi dan pemulihan di lokasi bencana.
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Lampung, Kombes Pol. Yuni Iswandari, menyampaikan ungkapan belasungkawa mendalam dan rasa empati institusi.
“Ini adalah manifestasi nyata dari empati dan ikatan kemanusiaan yang kuat di tubuh Polri. Kami, keluarga besar Polda Lampung, turut merasakan duka atas musibah yang menimpa saudara-saudara kita di Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh,” Kombes Pol Yuni Iswandari.
“Pelaksanaan Shalat Gaib ini merupakan wujud doa bersama agar proses evakuasi dan pemulihan dapat segera terselesaikan,” lanjutnya.
Kabid Humas juga mengajak seluruh lapisan masyarakat Lampung untuk berpartisipasi dalam doa dan dukungan terhadap upaya kemanusiaan ini.
“Polda Lampung, selain memastikan stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum sendiri, juga menyatakan kesiapan penuh untuk mendukung setiap instruksi dan kebutuhan logistik yang diperlukan dalam penanganan bencana. Ini adalah komitmen kami sebagai institusi yang humanis dan peduli,” tutupnya.
Aksi ini sekali lagi mempertegas posisi Polri tidak hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai pilar kemanusiaan yang senantiasa hadir dan berbagi dalam setiap situasi duka bangsa. (*)






