Caption : ist
Hariannarasi.com, Bandar Lampung – Petualangan MK (23) dan MAS (22), dua pria yang disinyalir sebagai spesialis pembobol rumah kosong, akhirnya tersungkur di tangan aparat. Unit Reskrim Polsek Sukarame meringkus komplotan asal Sukarame II, Telukbetung Barat itu, setelah jejak mereka terendus di tujuh lokasi kejahatan.
Aksi keduanya terbilang rapi dan telah meresahkan warga. Puncaknya, mereka kembali beraksi pada Rabu (12/11/2025) subuh, sekitar pukul 05.00 WIB, dengan menyasar sebuah kediaman di Perum Surya Khanza, Jalan Pulau Singkep, Sukabumi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kapolresta Bandar Lampung, Kombes Pol Alfret Jacob Tilukay, mengonfirmasi penangkapan tersebut. Ia memaparkan, kecanggihan teknologi menjadi kunci utama yang mengakhiri sepak terjang keduanya.
“Para pelaku kami amankan di kediaman masing-masing. Keberadaan mereka terlacak berkat sinyal GPS yang masih aktif pada sepeda motor (korban) dan diperkuat oleh rekaman CCTV di lokasi,” tegas Kombes Alfret, Jumat (14/11).
Modus Operandi ‘Hunting’ Pagi Hari
Kombes Alfret membeberkan modus operandi yang digunakan komplotan ini. Mereka tidak beraksi secara acak, melainkan melakukan hunting atau pemetaan wilayah terlebih dahulu, secara spesifik menyasar rumah-rumah yang tampak sepi atau tidak berpenghuni di pagi hari.
”Fokus mereka adalah rumah kosong. Begitu menemukan target, mereka langsung beraksi,” jelasnya.
Pembagian peran di antara keduanya pun jelas. MK (23) bertindak sebagai eksekutor. Ia menyelinap masuk melalui pagar yang tak terkunci, lalu mencongkel pintu menggunakan alat khusus yang telah disiapkan.
”Sementara MAS (22) bertugas sebagai joki, mengawasi situasi dari luar,” tambah Alfret.
Setelah di dalam, lanjut Kapolresta, MK akan menggasak barang berharga yang mudah dibawa, terutama gawai (handphone). “Jika mereka menemukan kunci sepeda motor, mereka tidak akan ragu membawa kabur motor tersebut,” paparnya.
Dari tangan pelaku, aparat berhasil menyita sejumlah barang bukti, di antaranya satu unit sepeda motor Honda Genio, sebuah jaket hitam yang diduga digunakan saat beraksi, serta perangkat khusus yang dipakai untuk membobol rumah korban. (*)






