Sejarah Baru : KMP Dalom 1 Milik Pemprov Lampung Beroperasi, Mampu Tampung 200 Kendaraan?

- Editor

Jumat, 14 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption : ist

Hariannarasi.com, Lampung Selatan – Setelah puluhan tahun hanya menjadi ‘tuan rumah’ di gerbangnya sendiri, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung akhirnya resmi ‘turun gunung’ ke kancah bisnis pelayaran di Selat Sunda, Jumat (14/11).  

Menjadi hari bersejarah dengan diluncurkannya KMP Dalom 1, kapal penumpang pertama milik Pemprov, di Dermaga 4 Pelabuhan Bakauheni.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ini bukan sekadar peluncuran kapal. Ini adalah sebuah pernyataan sikap dan langkah strategis untuk mengamankan ekonomi di salah satu urat nadi pelayaran tersibuk di Indonesia.

​Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, memimpin langsung seremoni yang kental dengan adat. Prosesi Hitar Lawok dan pemecahan kendi di ramdoor kapal menjadi simbol harapan akan keselamatan di jalur yang tak pernah tidur ini.

“Provinsi Lampung telah menjadi pintu gerbang Sumatra selama ratusan tahun,” jelas Gubernur Mirza.

Ia menambahkan, jikaintasan yang dirintis sejak 1912 dan menjadi sibuk sejak 1981 ini, adalah jalur hidup yang menghubungkan cerita, pekerjaan, perdagangan, dan masa depan.

​Namun, di tengah hiruk pikuk 65 kapal yang lalu-lalang setiap hari mengangkut jutaan manusia dan komoditas, Lampung baru kini memiliki jagoan sendiri.

​”Dari 65 kapal yang beroperasi, kami bersyukur bisa menghadirkan satu kapal untuk masyarakat Lampung,” ujar Mirza.

​Sebuah pengakuan jujur. Satu kapal di tengah lautan armada raksasa. Namun, Gubernur menegaskan, ini bukan soal jumlah, melainkan soal komitmen. “Meski hanya satu, komitmen kami adalah menghadirkan pelayanan terbaik,” tegasnya.

Langkah ini adalah sinyal jelas bahwa Lampung tidak ingin lagi hanya menjadi terminal, tetapi juga pemain aktif.

​Menariknya, Mirza mengklaim kapal ini hadir tanpa membebani kas daerah. Sebuah kolaborasi antara pemerintah pusat, daerah, BUMN, dan swasta, KMP Dalom 1 diharapkan menjadi mesin Pendapatan Asli Daerah (PAD) baru, bukan beban APBD.

Kapal ini akan dikelola oleh ‘tangan’ BUMD, PT Lampung Jasa Utama (LJU), yang bermitra dengan PT Damai Lautan Nusantara.

Lantas, apa yang ditawarkan KMP Dalom 1 selain status milik Pemprov Lampung ini?

Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Lampung, Bambang Sumbogo, memaparkan bahwa ini adalah kapal eksekutif baru, dirakit di Fuso, China, yang diklaim sebagai kapal terbesar ketiga di lintasan Merak-Bakauheni saat ini.

Dengan panjang 114,75 meter, kapal ini mampu menelan 270 penumpang dan 200 kendaraan campuran. “Desain interior kapal ini mengusung nuansa khas Lampung,” jelas Bambang.

​Bukan sekadar alat angkut, KMP Dalom 1 dirancang sebagai etalase budaya terapung. Motif tapis, ukiran tradisional, dan corak lokal disematkan di seluruh penjuru kapal. Fasilitas modern seperti co-working space, VIP lounge, dan ruang bermain anak, disandingkan dengan kearifan lokal.

Ini adalah strategi identitas Lampung, sebuah upaya merepresentasikan kebanggaan daerah di tengah era modernisasi logistik.

Kehadiran KMP Dalom 1, yang turut disaksikan oleh Wakil Gubernur Jihan Nurlela dan jajaran Forkopimda, adalah sebuah babak baru. Satu kapal memang belum akan mengubah peta persaingan secara drastis. Namun, ini adalah langkah pertama Lampung untuk tidak lagi sekadar menjadi penonton di pelabuhannya sendiri.

Waktu yang akan membuktikan apakah ‘jagoan’ baru ini mampu bersaing, memberikan pelayanan prima, dan benar-benar mendongkrak PAD seperti yang diharapkan. (*)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Riset Peran Pers Cegah Korupsi, Mahasiswi FH Unila Sambangi PWI Tanggamus
Keciduk di Hotel Bandar Lampung, Oknum TNI Yon TP 848 Gasak Istri Teman!
Fokus Perkuat UMKM dan Ekonomi Daerah, Pemkab Tanggamus-BSI Perpanjang MoU
Niat Hati Kabur Lewat Bakauheni, Dua Pembunuh Sadis 29 Tusukan di Lamtim Roboh Diterjang Timah Panas
Update Jurnalis Hilang: Operasi SAR di Selat Sunda Diperpanjang 3 Hari, Area Penyisiran Diperluas
Gara-gara Xpander, Dua Pria Ini Tega Habisi Nyawa Korban Pakai Garpu, Ini Identitasnya!
Polisi Tangkap Satu Pelaku Pengeroyokan Pak Ogah di Bandar Lampung, Lima Masih Buron!
Polisi Ringkus Pelaku Perampokan dan Pembunuhan di Lampung Timur, Mobil Korban Turut Diamankan
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 16:45 WIB

Riset Peran Pers Cegah Korupsi, Mahasiswi FH Unila Sambangi PWI Tanggamus

Selasa, 15 September 2026 - 16:00 WIB

Keciduk di Hotel Bandar Lampung, Oknum TNI Yon TP 848 Gasak Istri Teman!

Selasa, 15 September 2026 - 15:11 WIB

Fokus Perkuat UMKM dan Ekonomi Daerah, Pemkab Tanggamus-BSI Perpanjang MoU

Selasa, 15 September 2026 - 14:49 WIB

Niat Hati Kabur Lewat Bakauheni, Dua Pembunuh Sadis 29 Tusukan di Lamtim Roboh Diterjang Timah Panas

Selasa, 15 September 2026 - 10:18 WIB

Update Jurnalis Hilang: Operasi SAR di Selat Sunda Diperpanjang 3 Hari, Area Penyisiran Diperluas

Berita Terbaru

Bandar Lampung

Keciduk di Hotel Bandar Lampung, Oknum TNI Yon TP 848 Gasak Istri Teman!

Selasa, 15 Sep 2026 - 16:00 WIB