Hingga Juli 2025 Ada 198 Bencana Alam di Lampung, Pemprov Gelontorkan Dana Penanggulangan Senilai 48 Miliar

- Editor

Kamis, 17 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption : ist

Hariannarasi.com, Bandar Lampung – Gubernur Lampung yang diwakili oleh Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Provinsi Lampung, Sulpakar menjadi lnspektur Upacara (Irup) pada Upacara Bulanan ilingkungan Pemerintah Proinsi Lampung bertempat di Lapangan Korpri Komplek Kantor Gubernur, Kamis (17/7). 

Gubernur Lampung dalam sambutan tertulis yang dibacakan Asisten Administrasi Umum menyampaikan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung saat ini terus berupaya memperkuat tata kelola penanggulangan bencana, dalam upaya mendukung agenda pembangunan daerah yang berkelanjutan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Di tahun anggaran 2025, BPBD Provinsi Lampung mendapat alokasi anggaran sebesar Rp48 miliar, dengan realisasi triwulan pertama sebesar 10,41%, tentunya sejalan dengan arah kebijakan efisiensi dan skala prioritas pembangunan nasional dan daerah,” ucapnya.

Gubernur menyadari bahwa penanggulangan bencana bukanlah tugas yang sederhana, Hal ini mencakup seluruh tahapan dalam siklus bencana, yakni saat sebelum, saat, dan setelah bencana.

Sebagaimana diatur dalam UU Nomor 24 Tahun 2007 dan Perda Nomor 6 Tahun 2024, serta diperkuat dengan Pergub Nomor 1 Tahun 2024 yang menempatkan BPBD Sebagai unsur utama pelayanan di bidang penanggulangan bencana.

Provinsi Lampung saat ini menghadapi 14 potensi bencana, termasuk bencana non-alam dan jenis baru seperti liku faksi (Pencairan Tanah).

“Data BNPB mencatat, hingga 1 Juli 2025, telah terjadi 198 kejadian bencana, mayoritas merupakan bencana hidrometeorologi, seperti banjir dan tanah longsor, yang sangat berkaitan dengan dampak perubahan iklim,” jelasnya.

Dengan luas wilayah, keragaman topografi, dan jumlah penduduk mencapai lebih dari 9 juta jiwa, Gubernur juga menyadari bahwa tantangan penanggulangan bencana di Lampung terus meningkat.

“Diperlukan kinerja yang lebih baik, sinergi antarpemangku kepentingan, serta keselarasan program dari pusat hingga daerah,” tegasnya.

Agenda Pembangunan Nasional 2025 dan Visi Gubernur ‘Bersama Lampung Maju Menuju Indonesia Emas’, ditetapkan penurunan Indeks Risiko Bencana sebagai indikator utama pembangunan daerah. (*)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Rumah Warga di Lampung Barat Dilalap si Jago Merah, Kerugian dan Penyebab Masih Misteri
Garang Saat Tikam Tetangga, Penjual Kepiting di Lamtim Menangis Peluk Istri Saat Ditangkap
Dugaan Korupsi di Lapas Metro Capai Miliaran! dari Sunat Jatah Makan dan Mandi Napi hingga Biaya Pemeliharaan Gedung
Buron 14 Hari Dikejar Polisi, Pelaku Penembakan Sabung Ayam di Mesuji Akhirnya Menyerah, Terancam Pasal Berlapis!
Diberi Tumpangan, Pria Pengangguran Asal Lamsel Ini Malah Gasak Uang Tuan Rumah Rp40 Juta, Habis Buat Judol!
Diduga Lakukan Kekerasan Seksual dan Janji Nikah, Oknum Pejabat BUMN Dilaporkan ke Polda Lampung
Anggota DPRD Bandar Lampung Yunika Kaget Dipolisikan Soal Mobil Rental: Dia Sudah Seperti Adik Sendiri
Kedok Warung Kelontong, Pria di Pringsewu Ditangkap Polisi Edarkan 93 Butir Pil Heximer
Berita ini 88 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 12:04 WIB

Rumah Warga di Lampung Barat Dilalap si Jago Merah, Kerugian dan Penyebab Masih Misteri

Minggu, 20 September 2026 - 11:59 WIB

Garang Saat Tikam Tetangga, Penjual Kepiting di Lamtim Menangis Peluk Istri Saat Ditangkap

Minggu, 20 September 2026 - 11:02 WIB

Dugaan Korupsi di Lapas Metro Capai Miliaran! dari Sunat Jatah Makan dan Mandi Napi hingga Biaya Pemeliharaan Gedung

Minggu, 20 September 2026 - 09:35 WIB

Buron 14 Hari Dikejar Polisi, Pelaku Penembakan Sabung Ayam di Mesuji Akhirnya Menyerah, Terancam Pasal Berlapis!

Minggu, 20 September 2026 - 07:58 WIB

Diberi Tumpangan, Pria Pengangguran Asal Lamsel Ini Malah Gasak Uang Tuan Rumah Rp40 Juta, Habis Buat Judol!

Berita Terbaru