Caption : ist
Hariannarasi.com, Jakarta – Pemilihan Gubernur (Pilgub) DKI Jakarta rupanya cukup sengit, berdasarkan hasil quick count dari dua lembaga survei, seperti Charta Politik dan Indikator Politik memperlihatkan hasil yang berbeda.
Charta Politik merilis hasil pasangan calon (Paslon) nomor urut 03 Pramono-Rano meraih 50,15 persen, Paslon Ridwan-Suswono mendapatkan 39,25 persen dan Paslon independen Dharma Pongrekun-Kun Wardana meraih 10,16 persen suara, Denga total data masuk 100 persen dan margin error 1 persen.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Sedangkan dari Lembaga Indikator Politik meraih Pram-Doel mendapatkan 49,87 persen, Ridwan-Suswono 39,53 dan Paslon Pongrekun-Kun Wardana meraih 10,6 persen. Data yang masuk telah mencapai 100 persen dengan margin error 0,94 persen.
Sementara, Sekretaris Tim Pemenangan Paslon Pramono-Rano Karno Aria Bima mengklaim real count C1 internal mereka dengan total suara 50,07%. Keputusan ini diambil setelah melakukan rekapitulasi di 14.835 TPS di Jakarta, yang sudah mencapai 99,6 persen.
“Hasilnya tidak akan jauh berbeda, karena ini hasil real count dari fakta objektif dari lembaran C1 masing-masing TPS,” kata dia, Kamis (28/11).
Ketua KPU DKI Jakarta Wahyu Dinata mengatakan, jika saat ini tengah dilakukan perhitungan suara di tingkat kecamatan dan tentu saja pihaknya belum mengumumkan hasil suara dari Pilkada Jakarta.
“Mereka punya versinya masing-masing, tentu saja yang Valid adalah versi dari KPU. Harap bersabar, kita sedang melakukan perhitungan suara dimulai hari ini,” ungkapnya.
Ia menegaskan, perhitungan suara dilakukan berjenjang, dimulai dari tingkat kelurahan, kecamatan, kabupaten/kota hingga tingkat provinsi.”Paling lambat diputuskan pada tanggal 16 Desember 2024, atau dilakukan Pleno sebelum itu,” jelasnya. (*)






