Bak Preman! TS Cabup Ancam Warga Coret dari Penerima PKH dan PIP Jika Tak Pilih Cabupnya

- Editor

Jumat, 25 Oktober 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption : ist (Dok. ketik)

Hariannarasi.com, Tanggamus – Oknum tim sukses (TS) salah satu Calon Bupati (Cabup) Kabupaten Tanggamus melakukan intimidasi pada warga, ancam penerima bantuan sosial (bansos) agar memilih salah satu cabup. Bahkan jika warga menolak, maka bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) dan Program Indonesia Pintar (PIP) akan dibatalkan. Layaknya seperti preman yang memaksa, seakan pihak cabup tersebut berkuasa mengatur bansos ini.

Praktek intimidasi tersebut terjadi pada seorang warga dusun pagar jarak Pekon Tiuhmemon Kecamatan Pugung bernama Ryd (45), ia didatangi seorang oknum TS salah satu cabup perwakilan partai politik (parpol), dan dengan gaya preman mengintimidasi warga penerima bantuan tersebut agar keluarganya memilih calon yang dimaksud, jika tidak bantuan PIP anaknya dibatalkan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Padahal, dana bantuan PIP anaknya Nadia A. Azzahra yang masih SD ini sangatlah dibutuhkan dan diketahui sudah dua kali bantuan PIP tersebut diterima anaknya.

Diceritakan Ryd, secara tegas dia menolak ajakan tim sukses cabup tersebut, baginya tidak masalah harus batal bantuan PIP anaknya, dia tidak akan beralih pilihan. “Karena sejak awal saya dan keluarga sudah memilih Cabup Dewi Handajani,” jelasnya.

Warga lain yakni M di Kecamatan Talang Padang juga mengaku dipaksa memilih Cabup yang dikenalkan tim sukses ini juga. Namun lantaran kesal dengan cara tim sukses tersebut dan tidak suka dengan cara intimidasi yang diterima, maka persoalan bantuan PIP dan PKH tidak merubah pilihan Cabup ia dan keluarganya.

“Tim kami yang berkuasa mengaturnya, jika kamu masih ingin dapat PKH dan PIP maka kamu dan keluarga harus pilih ini,” ungkap M saat menirukan permintaan tim sukses tersebut.

Meski sempat diintimidasi secara verbal, namun M berusaha melawan argumentasi yang disampaikan tim sukses tersebut, karena keyakinan M bahwa bansos tersebut sudah didata oleh pemerintah sesuai dengan laporan dari pekon, demikian juga PIP, menurutnya sekolah yang berwenang melaporkan ke pihak terkait sesuai dengan kelayakan penerima.

“PKH dan PIP ini bukan urusan calon bupati, kamu selaku tim sukses, jangan bohongi kami masyarakat. Program ini kewenangan Kementerian Sosial dan Kemendikbud, kami warga miskin memang suka diintimidasi. Namun kami mengerti seperti apa permainan yang dilakukan, bahkan saat pencaleg-an lalu, ada kejadian seperti ini, makanya masyarakat harus sadar bahwa ini bohong,” katanya.

Sementara, Ketua Gabungan Pemuda Tanggamus (Gapta) Iriadi mengatakan, tim sukses Cabup saat ini sudah mendapatkan bocoran soal database masyarakat penerima PKH dan PIP, data itu kemudian mereka manfaatkan untuk sedikit menekan warga supaya mau memilih calon yang mereka tawarkan.

Selain itu juga Iriadi mengingatkan kepada masyarakat untuk tidak takut dan terpengaruh dengan ulah dari sekelompok tim sukses yang mencoba intimidasi persoalan bantuan PIP atau PKH akan dibatalkan. Sudah bisa dipastikan sebuah kebohongan, tujuannya untuk menekan agar KPM bisa menurut dan memilih cabup sesuai harapannya.

“Pokoknya jika ada calon bupati atau timnya yang membawa atau mengkaitkan soal PKH atau PIP jangan dipercaya, masyarakat jangan mau dibodohi dan dibohongi,” pungkasnya. (*)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Soal Penataan Pasar Modern, Wabup Tanggamus Ultimatum Pedagang, Beri Waktu Hingga 27 Oktober!
Survei SMRC: Salip Prabowo dan AHY, Gibran Unggul 29,7 Persen dalam Simulasi Tiga Capres 
Jarkot Minta Mendagri Copot ASN Kembaran Wali Kota Bandar Lampung, Buntut Dugaan Berkas Palsu
Syarat Ijazah SMA Capres-Cawapres Digugat ke MK, Pemohon Minta Ijazah S1 hingga S3 Diakui
Survei Terbaru Celios: 3 dari 4 Warga Indonesia ‘Stres’ Akibat Kebijakan Prabowo Subianto
Bakal Terulang Seperti 2019? Anies Baswedan Digadang-gadang Masuk Kabinet Prabowo Subianto
Usul Pemakzulan Wapres Gibran Menguat di DPR RI, Ini Kata Partai Golkar!
Heboh! Surat Pemakzulan Wapres Gibran Beredar, Ini Kata Waketum Partai Nasdem!
Berita ini 277 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 06:09 WIB

Soal Penataan Pasar Modern, Wabup Tanggamus Ultimatum Pedagang, Beri Waktu Hingga 27 Oktober!

Senin, 19 Oktober 2026 - 06:55 WIB

Survei SMRC: Salip Prabowo dan AHY, Gibran Unggul 29,7 Persen dalam Simulasi Tiga Capres 

Jumat, 16 Oktober 2026 - 08:00 WIB

Jarkot Minta Mendagri Copot ASN Kembaran Wali Kota Bandar Lampung, Buntut Dugaan Berkas Palsu

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:40 WIB

Syarat Ijazah SMA Capres-Cawapres Digugat ke MK, Pemohon Minta Ijazah S1 hingga S3 Diakui

Senin, 12 Oktober 2026 - 10:45 WIB

Survei Terbaru Celios: 3 dari 4 Warga Indonesia ‘Stres’ Akibat Kebijakan Prabowo Subianto

Berita Terbaru

Bandar Lampung

Maling Kabel Sinyal Aktif Milik KAI, Polisi Ringkus Pria Warga Panjang

Kamis, 22 Okt 2026 - 13:08 WIB