Mimpi Kota Baru, Jadi Pusat Perekonomian dan Smart City di Lampung?

- Editor

Kamis, 15 Agustus 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption : ist

Hariannarasi.com, Bandar Lampung – Kota Baru yang digaungkan kembali Pj Gubernur Lampung Samsudin direncanakan menjadi pusat pemerintahan, perekonomian dan kota pintar (smart city) di Sang Bumi Ruwa Jurai ini, akankah dapat terealisasi atau hanya sebatas angan dan mimpi?

Kepala Daerah yang ditunjuk oleh Presiden Jokowi ini telah melakukan beberapa langkah nyata untuk mewujudkan pembangunan smart city tersebut, antara lain mengundang Bappenas, Seminar, menyambangi beberapa tokoh setempat dan Peninjauan serta Reformulasi Masterplan Kotabaru.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Terlihat, dirinya cukup antusias dalam mendorong percepatan pembangunan kawasan Kota Baru sebagai motor penggerak ekonomi dan pusat pemerintahan masa depan. Bahkan baru-baru ini, ia mengadakan Seminar Pembangunan Kota Baru Lampung, yang berlangsung di Hotel Golden Tulip Springhill, Bandarlampung, Kamis (15/8).

Pj. Gubernur Semsudin dalam seminar itu mengatakan, pembangunan Kotabaru Lampung merupakan langkah strategis yang sudah lama direncanakan, namun masih menghadapi berbagai tantangan yang perlu diselesaikan.

“Sejak tahun 2010, Pemerintah Provinsi Lampung telah memulai pembangunan kawasan Kota Baru di Jati Agung, Kabupaten Lampung Selatan. Namun, hingga saat ini, proyek tersebut masih belum mencapai tahap penyelesaian,” ujarnya.

Ia menambahkan, dalam kurun waktu 14 tahun terakhir, lebih dari 100 miliar rupiah telah diinvestasikan melalui APBD, namun hasilnya masih belum maksimal.

“Sebagai pejabat pemerintah, kita semua memiliki tanggung jawab untuk memastikan bahwa anggaran yang sudah dikeluarkan tidak terbuang sia-sia. Ini bukan hanya soal kemauan pribadi, tapi tentang kemampuan kita semua untuk memenuhi keinginan masyarakat Lampung akan perubahan yang lebih baik,” lanjut Samsudin.

Ia juga menekankan inisiatif untuk melanjutkan pembangunan Kota Baru harus didasari oleh perubahan kondisi dan kebutuhan masyarakat yang terus berkembang.

“Dengan kemajuan teknologi dan pergeseran ekonomi global, kita harus mampu mengadaptasi konsep pembangunan Kota Baru agar sesuai dengan prinsip-prinsip modern seperti smart city, ekonomi hijau, dan ekonomi biru,” jelasnya.

Pj. Gubernur Samsudin juga menyampaikan pentingnya menjadikan Kota Baru sebagai kawasan yang nyaman dan bebas polusi, yang dapat menjadi pusat ekonomi, pendidikan, dan pemerintahan.

“Kita harus berpikir jangka panjang, bukan hanya lima atau sepuluh tahun ke depan, tetapi hingga 20 tahun mendatang. Dengan perencanaan yang baik dan bertahap, Kota Baru dapat memberikan dampak positif yang luar biasa bagi Provinsi Lampung,” tambahnya.

Pj. Gubernur Samsudin yakin bahwa inisiatif ini bukan sekedar perpindahan ibukota provinsi, tetapi lebih pada menciptakan mesin penggerak ekonomi yang baru. “Kota Baru harus menjadi pusat pemerintahan, pendidikan, dan ekonomi yang dapat menarik investor swasta, serta mendukung tumbuhnya sektor-sektor lain di sekitar kawasan tersebut,” ujarnya.

Lebih lanjut Pj. Gubernur Lampung ini menekankan pentingnya membangun budaya kerja dan mindset baru melalui pengembangan kawasan Kota Baru. Ia berharap bahwa Kota Baru akan menjadi simbol kemajuan dan kebanggaan bagi masyarakat Lampung.

“Kita harus optimis bahwa pembangunan kawasan ini akan berhasil, mengingat potensi pengembangannya yang besar dari segi lokasi yang strategis dan aksesibilitas ke berbagai pusat kegiatan di provinsi ini,” tegasnya.

Sementara, Kepala Bappeda Provinsi Lampung, Elvira Umihanni menjelaskan, seminar ini bertujuan untuk mengidentifikasi peluang percepatan pembangunan Kota Baru melalui investasi swasta, kerjasama CSR, dan mekanisme pendanaan lainnya.

“Dengan dukungan dari berbagai pihak, diharapkan Kota Baru Lampung dapat menjadi kawasan yang memiliki daya saing tinggi dan menjadi salah satu pusat pertumbuhan ekonomi di provinsi ini,” kata Elvira (*)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Dari Gubuk Sawit Sampai Karaoke Bandar Jaya, Polisi Gerebek dan Sita 7,4 Gram Serta 15 Bong!
Dituding Gila Panggung, DPRD Lambar Prayitno Ngaku Emosi Karena Musik DJ Tak Mau Berhenti
NGERI! Aksi Jambret di Way Huwi Bawa Kabur 2 HP, Sempat Bawa Anak-anak
Vape Rasa Narkoba Dimusnahkan, 4.364 Cartridge Senilai Rp34,9 Miliar Dibakar di Markas Pomal!
Suami Bakar Istri Pakai Pertalite di Metro Masuk Tahap Penyidikan, Terancam Pasal Berlapis! 
Curi Kulkas Bekas, Tiga Pria di Lampung Selatan Digulung Polisi
Diduga Mabuk Tuak! Oknum DPRD Lampung Barat Pukul MC, Petinggi PDI-P Panggil Pelaku dan Siapkan Sanksi
Anggaran Makanan Napi Diduga Dikorupsi, Wartawan Diteror, Dirpamintel Kemenimipas Bungkam?
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 10:42 WIB

Dari Gubuk Sawit Sampai Karaoke Bandar Jaya, Polisi Gerebek dan Sita 7,4 Gram Serta 15 Bong!

Selasa, 20 Oktober 2026 - 10:25 WIB

Dituding Gila Panggung, DPRD Lambar Prayitno Ngaku Emosi Karena Musik DJ Tak Mau Berhenti

Selasa, 20 Oktober 2026 - 05:58 WIB

NGERI! Aksi Jambret di Way Huwi Bawa Kabur 2 HP, Sempat Bawa Anak-anak

Selasa, 20 Oktober 2026 - 05:45 WIB

Suami Bakar Istri Pakai Pertalite di Metro Masuk Tahap Penyidikan, Terancam Pasal Berlapis! 

Selasa, 20 Oktober 2026 - 05:35 WIB

Curi Kulkas Bekas, Tiga Pria di Lampung Selatan Digulung Polisi

Berita Terbaru