Pemkab Lambar Minta BKSDA Segera Tindak Harimau Liar yang Mangsa Warganya

- Editor

Kamis, 22 Februari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption : Petugas Gabungan Cek Lokasi Warga Lambar yang Tewas Diterkam Harimau Sumatera

Hariannarasi.com, Lampung Barat – Dua warga Kabupaten Lampung Barat (Lambar) tewas diterkam Harimau Sumatera di lahan perkebunan milik warga setempat, kejadian yang sangat jarang terjadi ini sontak membuat kaget banyak pihak.

Pasalnya, hanya dalam kurun waktu beberapa hari 2 orang tewas diterkam harimau yang sama, atas kejadian tersebut, Pj. Bupati Lampung Barat Drs. Nukman, MM angkat bicara.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia mengatakan, bahwa pihak terkait diminta untuk sesegera mungkin menangkap harimau tersebut untuk segera dilakukan karantina.

“Warga di dua Kecamatan yakni Suoh dan Bandar Negeri Suoh sudah resah, segera tangkap harimau ya, lakukan karantina,” jelas Nukman.

Ia mengharapkan agar pihak Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) dan pihak terkait lainnya mengambil tindakan tegas dan terukur dalam kasus ini 

“Ini supaya masyarakat kembali normal, kembali percaya diri untuk melaksanakan perekonomian masing-masing,” kata Nukman.

Nukman melanjutkan, atas nama Pemkab Lampung Barat mengucapkan belasungkawa dan duka cita yang mendalam terhadap korban tewas yang disebabkan harimau liar tersebut.

Ia juga berpesan kepada masyarakat untuk keluar atau berkebun didampingi beberapa orang dan tidak melakukan aktivitas sementara secara seorang diri.

Diketahui, Sahri bin Saprak (28), warga Pekon Bumi Hantatai, Kecamatan Bandar Negeri Suoh, ditemukan meninggal dunia pada hari Kamis (22/2/2024) sekitar pukul 02.00Wib dini hari. 

Sahri ditemukan warga dengan kondisi yang cukup mengenaskan di kebunnya, di Talang Peninjauan, diduga akibat serangan harimau.

Sebelumnya, Gunarso, warga Pemangku Sumber Agung II, Pekon Sumber Agung, Kecamatan Suoh, Kamis (08/2/2024) silam, ditemukan masyarakat meninggal dunia dengan kondisi yang mengenaskan juga, di sebuah lahan perkebunan.

Melihat kondisi luka yang dialami Gunarso, warga menduga akibat terkaman hewan buas yaitu harimau. (red)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Mesin Mati di Perlintasan Tanpa Penjaga, Toyota Agya Ringsek Tertabrak Kereta Api di Natar
Usai Nikahkan Massal 31 Pasangan Disaksikan Gubernur Lampung, Masjid Al-Bakrie Bakal Buka Program Ta’aruf!
Bantah Peras Pedagang Bensin Rp50 Juta, Anggota Polres Way Kanan Sebut Gestur ‘5-0’ Hanya Refleks
Tipu Pembeli Elektronik Belasan Juta, IRT di Lampung Tengah Diringkus Polisi
Warga Kotaagung Desak Pos Pantau Taman Soekarno Difungsikan Penuh, Satlantas Siap Maksimalkan Penjagaan
Peringati HAN 2026, 45 Anak Binaan LPKA Bandar Lampung Terima Remisi
Usut Tuntas Kasus Keracunan Massal SMPN 1 Talang Padang, Kapolres AKBP Rahmad Kirim Sampel Makanan ke Labkesda
Sembunyikan 101 Klip Sabu, Bisnis Haram Pria di Lamteng Berakhir di Tangan Tim Tekab 308
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 17:58 WIB

Mesin Mati di Perlintasan Tanpa Penjaga, Toyota Agya Ringsek Tertabrak Kereta Api di Natar

Sabtu, 25 Juli 2026 - 09:41 WIB

Usai Nikahkan Massal 31 Pasangan Disaksikan Gubernur Lampung, Masjid Al-Bakrie Bakal Buka Program Ta’aruf!

Sabtu, 25 Juli 2026 - 06:39 WIB

Bantah Peras Pedagang Bensin Rp50 Juta, Anggota Polres Way Kanan Sebut Gestur ‘5-0’ Hanya Refleks

Sabtu, 25 Juli 2026 - 06:28 WIB

Tipu Pembeli Elektronik Belasan Juta, IRT di Lampung Tengah Diringkus Polisi

Jumat, 24 Juli 2026 - 12:38 WIB

Warga Kotaagung Desak Pos Pantau Taman Soekarno Difungsikan Penuh, Satlantas Siap Maksimalkan Penjagaan

Berita Terbaru