Perkuat Daya Tahan Ekonomi Nasional, Bank Indonesia Luncurkan LPI

- Editor

Rabu, 31 Januari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption : Gubernur Lampung Arinal Djunaidi hadir dalam peluncuran Laporan Perekonomian Indonesia (LPI) 2023.


Hariannarasi.com, Bandar Lampung – Bank Indonesia menyelenggarakan Peluncuran Laporan Perkonomian Indonesia (LPI) 2023 yang digelar secara hybrid di DKI Jakarta, 31 Januari 2024.

Kegiatan ini diselenggarakan untuk mewujudkan transparansi pelaksanaan kebijakan Bank Indonesia kepada publik.

LPI 2023 ini mengangkat tema “Sinergi Memperkuat Ketahanan dan Kebangkitan Nasional”, dan mengulas mengenai evaluasi pelaksanaan kebijakan Bank Indonesia pada tahun 2023, serta arah kebijakan dan sasaran yang ingin dicapai pada 2024.

Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo menyampaikan bahwa perekonomian Indonesia 2023 tetap berdaya tahan dan tumbuh baik, di tengah tantangan gejolak perekonomian dunia.

Lebih lanjut, beliau menyampaikan 3 pelajaran penting pada tahun 2023. Pertama, perekonomian nasional yang tetap berdaya tahan tidak terlepas dari kuatnya sinergi bauran kebijakan ekonomi nasional antara Pemerintah dan Bank Indonesia.

“Kedua, konsistensi Bank Indonesia dalam mengawal perekonomian. Ketiga, inovasi dalam merumuskan respons bauran kebijakan,” jelasnya.

Ia menambahkan, mencermati tantangan perekonomian ke depan, sinergi kebijakan pada tahun 2024 akan diarahkan utuk memitigasi dampak negatif rambatan global dan menjaga momentum pemulihan ekonomi nasional.

“Menanggapi tantangan tersebut, terdapat 5 (lima) arah sinergi respons kebijakan. Pertama, penguatan koordinasi kebijakan fiskal Pemerintah dengan kebijakan moneter dan makroprudensial,” kata dia.

Kedua, penguatan kebijakan Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) untuk menjaga stabilitas sistem keuangan.

Dilanjut, ketiga, sinergi kebijakan akselerasi digitalisasi untuk mempercepat inklusi ekonomi dan keuangan. Keempat, sinergi kebijakan untuk perluasan hilirisasi minerba ke sektor pertanian, perkebunan, dan perikanan.

“Terakhir, kebijakan perluasan perdagangan dan investasi ke negara sumber pertumbuhan ekonomi dunia ke depan,” ungkapnya.

Dalam skala regional, Bank Indonesia Provinsi Lampung juga turut menyelenggarakan kegiatan peluncuran Laporan Perekonomian Indonesia 2023.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Lampung Junanto Herdiawan menyampaikan apresiasi atas sinergi lintas instansi melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), terlaksananya Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP) menghadapi tekanan inflasi pangan, serta terus didorongnya Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) untuk meningkatkan digitalisasi daerah.

Sementara, Gubernur Lampung Arinal Djunaidi menyampaikan komitmen Pemerintah Provinsi dalam menjaga inflasi khususnya terhadap komoditas volatile foods.

Untuk mencapai tujuan tersebut, dirinya berharap peningkatan kualitas data dan rekomendasi TPID yang lebih konkrit, penyediaan pasokan cabai dan bawang yang stabil, serta meningkatnya pembiayaan ke petani di desa untuk meningkatkan produktivitas pangan. (rls)

Facebook Comments Box

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berita Terkait

Purbaya Tegaskan Indonesia Tak Butuh Dana IMF, Bank Dunia dan S&P!
Tanggamus Go International! Ini Gebrakan Cerdas Bupati Saleh Pikat Pemodal Global di Forum APKASI
Vietnam Catat Ekspor Pangan US$70 Miliar di 2025, RI Bisa Apa?
Gila-gilaan! Freeport Panen 26 Ton Emas di 2026, Antam Langsung Borong Tanpa Sisa!
GAWAT! Kas Negara Kritis Sisa Rp120 T, APBN 2026 Langsung Jebol di Kuartal Pertama!
Harga BBM Negara Tetangga Capai Rp30 Ribu, DEN Minta Masyarakat Tenang!
Wow! Pensiunan Dapat Perlakuan Spesial dari BRI Bandar Lampung, Beri Pelayanan Ini…
Adu Utang Presiden RI dari Soekarno sampai Prabowo, Sosok Ini Ternyata Bikin Negara Paling Boncos!
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 06:29 WIB

Purbaya Tegaskan Indonesia Tak Butuh Dana IMF, Bank Dunia dan S&P!

Sabtu, 18 April 2026 - 09:31 WIB

Tanggamus Go International! Ini Gebrakan Cerdas Bupati Saleh Pikat Pemodal Global di Forum APKASI

Selasa, 14 April 2026 - 18:13 WIB

Vietnam Catat Ekspor Pangan US$70 Miliar di 2025, RI Bisa Apa?

Selasa, 14 April 2026 - 18:04 WIB

Gila-gilaan! Freeport Panen 26 Ton Emas di 2026, Antam Langsung Borong Tanpa Sisa!

Sabtu, 11 April 2026 - 16:31 WIB

GAWAT! Kas Negara Kritis Sisa Rp120 T, APBN 2026 Langsung Jebol di Kuartal Pertama!

Berita Terbaru

PEMERINTAHAN

Dukung Program 3 Juta Rumah, OJK Ubah Aturan SLIK!

Minggu, 19 Apr 2026 - 12:52 WIB

PEMERINTAHAN

Gaji Ke-13 ASN Siap Cair, Ini Jadwal dan Besarannya!

Minggu, 19 Apr 2026 - 07:04 WIB