Caption : Jenderal AH Nasution dan Jenderal HM Soeharto di Acara HUT TNI.
Hariannarasi.com, Bandar Lampung – Jenderal dengan pangkat tertinggi atau disebut Jenderal Besar (General Of Army) merupakan penganugerahan tertinggi untuk seorang perwira tinggi militer atas jasa besar untuk bangsa dan negaranya.
Hanya terdapat 8 Jenderal berbintang lima diseluruh dunia, bahkan, 3 jenderal berbintang lima ini berasal dari Indonesia, dan 5 Jenderal lainnya berasal dari negara Adidaya Amerika Serikat, yakni US Armed Forces.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Untuk mendapatkan gelar tertinggi di militer ini sangatlah sulit, dalam peraturan didalam negeri sendiri yang tertuang pada Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 32 Tahun 1997, Pasal 7 ayat 2A yang berisi pangkat jenderal besar Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan marsekal besar TNI sebagaimana yang dimaksud dalam ayat 1 hanya diberikan kepada perwira tinggi yang sangat berjasa terhadap perkembangan bangsa dan negara Indonesia pada umumnya dan TNI pada khususnya.
Berikut 8 Jenderal Bintang 5 di Seluruh Dunia :
1. Jenderal Soedirman
Jenderal ini lahir di Purbalingga 24 Januari 1916 dan wafat pada 29 Januari 1950, Jenderal termuda ini pernah masuk di Hollandsche Inlandsche School (HIS) Cilacap pada 1923, kemudian masuk ke Meer Uitgebreid Lager Onderwijs (MULO) pada 1932 dan masuk Perguruan Param Wiworo Tomo pada 1933
Pengalaman militer nya sendiri pernah menjadi Panglima Besar TKR/TNI, dengan pangkat Jenderal Besar Bintang Lima Panglima Divisi V/Banyumas, dengan pangkat Kolonel dan Komandan Batalyon di Kroya
Melalui Konferensi TKR tanggal 2 November 1945, ia terpilih menjadi Panglima Besar TKR/Panglima Angkatan Perang Republik Indonesia.
2. Jenderal Ahmad Haris Nasution
Jenderal dari Sumatera Utara ini lahir pada 3 Desember 1918 dan wafat pada 6 September 2000. Nasution sendiri mulai tertarik masuk didunia militer dengan mengikuti rangkaian pendidikan Corps Opleiding Reserve Officieren (CORO) KNIL atau Korps Pendidikan Perwira Cadangan di Bandung pada 1940-1942.
Setelah menjalani studi militer, Nasution diangkat menjadi vaandrig atau pembantu letnan calon perwira dan ditempatkan di Batalyon 3 Surabaya, Kebalen. Saat Perang Dunia II, Batalyon 3 ditugasi untuk mempertahankan pelabuhan Tanjung Perak.
Nasution pernah mengenyam pendidikan di Hollandsch Inlandsche School (HIS) tahun 1932, kemudian di Hollandsch Inlandsche Kweekschool (HIK) ditahun 1935. Dan di Algemene Middlebaare School B (AMS) tahun 1938.
3. Jenderal H.M. Soeharto
Soeharto pernah mengenyam pendidikan dan masuk KNIL dan Mengikuti Pendidikan Dasar Militer di Gombong, Jateng 1 Juni 1940 dan Sekolah Kader di Gombong 2 Desember 1940, kemudian ia masuk Kepolisian Jepang Keibuho Mei 1943, pernah masuk di Sekolah Komando Angkatan Darat (SKAD), Bandung tahun 1959-1960.
Pengalaman militernya pun tak diragukan lagi, pernah menjadi Shodanco (Komandan Peleton) PETA di Yogyakarta tahun 1943, pernah menjadi Cudanco (Komandan Kompi) PETA setelah Mengikuti Pendidikan 1944.
Kemudian ia kembali ke Yogya dan membentuk Barisan Keamanan Rakyat (BKR) tahun 1945, ia juga pernah menjadi Panglima Mandala Pembebasan Irian Barat tahun 1962 dan Panglima Kostrad tahun 1963 – 1965.
4. Jenderal Omar Nelson Bradley
Bradley pernah menduduki jabatan sebagai Kepala Staf Angkatan Darat USA (Chief of Staf US Army) pada 7 Februari 1948, Bradley juga pernah berperang di Perang Dunia Ke 2 dan Perang Korea, dan terakhir Bradley diangkat menjadi Panglima Angkatan Bersenjata USA pada 19 Agustus 1949.
5. Jenderal Henry Harley Arnold
Arnold pernah menjadi Komandan dalam Perang Dunia ke 2 dan lebih senior dibanding Bradley. Arnold pernah belajar dari Wright bersaudara dalam mengemudikan pesawat dan menjadi pilot tempur Angkatan Udara USA.
Namun, dari tahun 1907 – 1947 Arnold tergabung dalam Angkatan Darat USA dan pada tahun 1947 – 1950 Arnold tergabung di Angkatan Udara USA.
6. Jenderal George Catllett Marshal
Marshal merupakan seorang Kepala Staf Angkatan Darat USA ke 15 dari 1 September tahun 1939 hingga 18 November 1945. Marshal juga mengikuti Perang Dunia I dan Perang Dunia II.
7. Jenderal Dwight David Eisenhower
Jenderal Eisenhower pernah menjabat sebagai Kepala Staf Angkatan Darat USA pada 19 November 1945 hingga 6 Februari 1948.
Setelah perang dunia kedua berakhir, Eisenhower didaulat menjadi Panglima Tertinggi Sekutu di Eropa pertama. Kemudian ia pernah menjadi Presiden USA ke 34 menggantikan Harry S. Truman pada tahun 1953 – 1961.
8. Jenderal Douglas MacArthur
Jenderal kelahiran 26 Januari 1880 ini merupakan panglima pasukan Persatuan Bangsa-bangsa (PBB) dan panglima pasukan sekutu, Ia juga pendiri Pasukan Angkatan Darat Filipina (PA) pada tahun 1935.
MacArthur pernah menduduki jabatan Gubernur Akademi Militer (Akmil) USA di tahun 1919 – 1922. Dia juga pernah menjabat sebagai Kepala Staf Angkatan Darat USA pada tahun 1930 – 1935.
Jenderal tempur yang kaya akan pengalaman ini jadi legenda di kalangan militer USA, dia juga pernah terlibat langsung pada Perang Dunia I dan menjadi Komandan Divisi Bridgade Infanteri ke 84 dan ke 42. (red)






