Pemerintah, NU, dan Muhammadiyah Tetapkan Awal Puasa Ramadan 2026, Jadwal Berbeda?

- Editor

Senin, 16 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption : Ilustrasi Ramadhan

Hariannarasi.com, Jakarta – Umat Islam di Indonesia bersiap menyambut bulan suci Ramadan 1447 Hijriah yang diperkirakan jatuh pada pertengahan Februari 2026. 

Terdapat perbedaan metode penetapan antara Pemerintah, Nahdlatul Ulama (NU), dan Muhammadiyah dalam menentukan awal puasa tahun ini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berdasarkan Kalender Hijriah Indonesia, Pemerintah memprediksi 1 Ramadan 1447 H jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026. Meski demikian, Kementerian Agama (Kemenag) baru akan menetapkan keputusan resmi melalui Sidang Isbat yang dijadwalkan pada Selasa, 17 Februari 2026.

Sidang ini akan menggabungkan hasil perhitungan astronomi (hisab) dengan pemantauan hilal (rukyat) di 37 titik di seluruh Indonesia.

Sejalan dengan Pemerintah, Nahdlatul Ulama (NU) juga masih menunggu hasil pemantauan hilal secara langsung di lapangan.

Sekretaris LFNU Jakarta, Ikhwanudin, menjelaskan bahwa jika hilal tidak terlihat pada tanggal 29 Syaban (17 Februari), maka bulan Syaban akan digenapkan menjadi 30 hari (istikmal), sehingga awal puasa berpotensi bergeser.

​Sementara itu, Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah telah menetapkan awal puasa lebih awal. Melalui maklumat resmi yang menggunakan metode Hisab Hakiki Wujudul Hilal, Muhammadiyah menetapkan 1 Ramadan 1447 H jatuh pada Rabu, 18 Februari 2026.

Perbedaan ini umum terjadi karena perbedaan kriteria dan metode yang digunakan oleh masing-masing organisasi. Masyarakat diimbau untuk tetap menjaga toleransi dan menunggu pengumuman resmi dari otoritas terkait maupun organisasi keagamaan masing-masing. (*)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Menyusul Surabaya, Mal Kota Kasablanka Jakarta Pasang Pagar Besi Lancip Setinggi 2,5 Meter
Prabowo Targetkan Kereta Api Trans Sumatera dan Kalimantan Dibangun Serentak
Dedi Mulyadi: Mayoritas Jaringan Begal di Jawa Barat Berasal dari Lampung
Dewan Pers Kritik Pernyataan Prabowo soal ‘Londo Ireng’: Presiden Alergi Kritik
Tekan Angka Kriminalitas, Gubernur Jabar KDM Gelar Sayembara Tangkap Begal Berhadiah Rp50 Juta
Dukung Lampung Jadi Tuan Rumah HPN dan Porwanas 2027, Ini Kolaborasi PWI dan Menko Pangan Zulhas
Densus 88 Tangkap Dua Terduga Teroris di Ciamis dan Bandar Lampung Terkait Propaganda Medsos
Buntut Ucapan “Lu Punya Otak Nggak?”, Hotman Paris Minta Maaf ke Wartawan
Berita ini 37 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 08:31 WIB

Menyusul Surabaya, Mal Kota Kasablanka Jakarta Pasang Pagar Besi Lancip Setinggi 2,5 Meter

Jumat, 31 Juli 2026 - 08:10 WIB

Prabowo Targetkan Kereta Api Trans Sumatera dan Kalimantan Dibangun Serentak

Rabu, 29 Juli 2026 - 15:32 WIB

Dedi Mulyadi: Mayoritas Jaringan Begal di Jawa Barat Berasal dari Lampung

Sabtu, 25 Juli 2026 - 12:49 WIB

Dewan Pers Kritik Pernyataan Prabowo soal ‘Londo Ireng’: Presiden Alergi Kritik

Jumat, 24 Juli 2026 - 06:49 WIB

Tekan Angka Kriminalitas, Gubernur Jabar KDM Gelar Sayembara Tangkap Begal Berhadiah Rp50 Juta

Berita Terbaru