Gunakan Drone Thermal untuk Deteksi Pergerakan, TNI Lumpuhkan Empat Anggota OPM di Intan Jaya

- Editor

Minggu, 27 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption : Istimewa

Hariannarasi.com, Papua Tengah – Pasukan Tentara Nasional Indonesia (TNI) kembali terlibat kontak senjata dan berhasil melumpuhkan anggota Organisasi Papua Merdeka (OPM) atau Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Distrik Agisiga, Kabupaten Intan Jaya.

Operasi penyergapan yang terjadi pada Jumat dini hari, 25 September 2026, ini secara taktis memanfaatkan teknologi pemantauan udara menggunakan drone thermal.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) III, Letjen TNI Lucky Avianto, mengonfirmasi terjadinya insiden tersebut.

Dalam laporan resminya, Letjen Lucky menyatakan, kontak senjata tersebut melibatkan gabungan pasukan khusus TNI.

“Kami mendapatkan informasi dari Pangkoops TNI Habema bahwa Tim Sus Yonif 315 Garuda bersama Tim Taipur Koops TNI Habema di bawah kendali Kogabwilhan III, pada Jumat dini hari tanggal 25 September 2026, terlibat kontak senjata dengan TPNPB OPM di Distrik Agisiga,” tegasnya.

​Berdasarkan rekaman visual drone thermal dari Satgas Habema, pasukan TNI mengintai pergerakan musuh di kawasan hutan sebelum melakukan penyergapan.

Dari komunikasi radio yang terekam, petugas pemantau mengidentifikasi keberadaan tiga orang target yang sedang bergerak dan diduga bertugas membawa pasokan logistik.

Selain itu, pantauan udara tersebut juga mengonfirmasi adanya dua pucuk senjata api organik jenis SS yang dibawa oleh kelompok tersebut.

​Penggunaan drone thermal ini terbukti efektif dalam mendeteksi kedatangan KKB di tengah malam sebelum aparat mengambil tindakan pelumpuhan.

Informasi yang beredar dari unggahan media sosial terkait rekaman operasi tersebut mengklaim bahwa sebanyak empat anggota OPM berhasil dilumpuhkan (istilah ‘disekolahkan’) dalam operasi gabungan Yonif 315/Garuda dan Taipur Kostrad ini.

​Pasca-kontak senjata, pasukan TNI langsung mengamankan lokasi dan menyita sejumlah barang bukti.

Dokumentasi paska-operasi memperlihatkan prajurit TNI mengamankan tumpukan barang bukti yang terdiri dari senjata tajam, senjata api, amunisi, serta sebuah bendera Bintang Kejora. (*)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Sempat Kritis Tak Sadarkan Diri, Guruh Soekarnoputra Tutup Usia Pagi Ini
Dari Ferdy Sambo hingga Harvey Moeis, MAKI Endus Dugaan Penghuni ‘Klaster Mewah’ Lapas Cibinong
Geger Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong, Petugas Lapas Halangi Tim Ombudsman saat Sidak, Sempat Memanas!
Menko Yusril Perintahkan Usut Terbuka Temuan Fasilitas Bak Apartemen di Lapas Cibinong
Ombudsman Temukan Miras dan Fasilitas Mewah Napi, Lapas Cibinong Bantah, Tegaskan ‘Fasilitas Apartemen’ adalah Rumdis
Satu Jenazah Rombongan Kapal Jurnalis Ditemukan, Terbawa Arus Hingga ke Bengkulu
Raih Kompolnas Awards 2026, Polda Lampung dan Polsek Metro Pusat Ukir Sejarah
Sentil Fenomena ‘Cari Muka’, Pimpinan Gontor Beri Pesan Menohok di Depan Presiden Prabowo!
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 27 September 2026 - 09:16 WIB

Gunakan Drone Thermal untuk Deteksi Pergerakan, TNI Lumpuhkan Empat Anggota OPM di Intan Jaya

Sabtu, 26 September 2026 - 06:12 WIB

Sempat Kritis Tak Sadarkan Diri, Guruh Soekarnoputra Tutup Usia Pagi Ini

Jumat, 25 September 2026 - 08:55 WIB

Dari Ferdy Sambo hingga Harvey Moeis, MAKI Endus Dugaan Penghuni ‘Klaster Mewah’ Lapas Cibinong

Kamis, 24 September 2026 - 15:20 WIB

Geger Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong, Petugas Lapas Halangi Tim Ombudsman saat Sidak, Sempat Memanas!

Kamis, 24 September 2026 - 14:04 WIB

Menko Yusril Perintahkan Usut Terbuka Temuan Fasilitas Bak Apartemen di Lapas Cibinong

Berita Terbaru