Caption : ist
Hariannarasi.com, Jakarta –Langkah sejumlah petinggi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang mulai menyuarakan dukungan bagi Gibran Rakabuming Raka untuk maju sebagai bakal calon presiden dalam pemilihan umum mendatang, menuai respons negatif dari publik.
Sorotan utama masyarakat tertuju pada kinerja Gibran yang dinilai belum maksimal, serta adanya sejumlah janji politik yang dianggap belum terealisasi. Salah satu isu krusial yang diangkat publik adalah realisasi janji penyediaan 19 juta lapangan kerja yang dinilai belum terpenuhi hingga saat ini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Sentimen negatif tersebut terekam dalam respons warganet terhadap unggahan akun Instagram @nowdots. Unggahan yang membahas manuver politik PSI dalam mempromosikan Gibran tersebut dipenuhi komentar kritis yang mempertanyakan urgensi pencalonan di tengah situasi sosial dan bencana alam yang sedang terjadi.
Seorang warganet dengan akun @offiziellned menyoroti prioritas elit politik yang dinilai tidak peka terhadap kondisi bencana di Sumatera dan banjir di sejumlah wilayah Jawa.
”Bencana Sumatera belum selesai, berbagai wilayah Jawa banjir, yang ada di pikiran PSI dan Jokowi cuma 2029, Pilpres dan 2 periode. Terlalu terang benderang haus kekuasaan,” tulisnya di kolom komentar.
Kritik serupa juga disampaikan akun @mr_kuznadi yang mempertanyakan kapasitas Gibran untuk jabatan yang lebih tinggi, mengingat kinerjanya sebagai Wakil Presiden saat ini dinilai masih memiliki banyak kekurangan.
Sementara itu, warganet lainnya secara spesifik menyinggung kegagalan pemenuhan janji kampanye terkait lapangan pekerjaan sebagai alasan utama penolakan terhadap wacana tersebut.
Publik menilai fokus pemerintah seharusnya tertuju pada penyelesaian masalah riil saat ini sebelum membahas kontestasi politik 2029. (*)






