8 Desa di Jati Agung Nyatakan Gabung dengan Kota Bandar Lampung, Ini Daftar Desanya!

- Editor

Sabtu, 24 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption : ist

Hariannarasi.com, Bandar Lampung – Sebanyak 34.983 warga dari delapan desa di Kecamatan Jati Agung, Kabupaten Lampung Selatan, diproyeksikan beralih status kependudukan menjadi warga Kota Bandar Lampung. Hal ini menyusul kesepakatan penyesuaian batas wilayah yang telah disetujui oleh desa-desa terkait. 

Kepala Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah Setda Provinsi Lampung, Binarti, mengonfirmasi perkembangan tersebut pada Jumat (23/1).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menyatakan bahwa proses aneksasi wilayah ini didasarkan pada persetujuan yang telah diserahkan oleh delapan desa di Kecamatan Jati Agung.

​Adapun kedelapan desa yang telah menyatakan persetujuan untuk bergabung dengan wilayah administrasi Kota Bandar Lampung adalah:

  • ​Desa Purwotani
  • ​Desa Margorejo
  • ​Desa Sinar Rejeki
  • ​Desa Margomulyo
  • ​Desa Margodadi
  • ​Desa Gedung Agung
  • ​Desa Gedung Harapan
  • ​Desa Banjaragung

“Alhamdulillah, untuk penyesuaian daerah, delapan desa di Kecamatan Jati Agung sudah menyatakan setuju untuk bergabung dengan Bandar Lampung,” ujar Binarti.

Caption : Kepala Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah Setda Provinsi Lampung, Binarti.

Mekanisme dan Tahapan Selanjutnya

Binarti menjelaskan bahwa setelah persetujuan di tingkat desa, proses administrasi akan berlanjut secara berjenjang. Tahapan berikutnya meliputi persetujuan resmi dari pemerintah kabupaten (Lampung Selatan) dan kota (Bandar Lampung), persetujuan kedua kepala daerah, hingga diketahui oleh Ketua DPRD setempat.

​Puncak dari proses legalitas ini adalah pengusulan perubahan Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) oleh Pemerintah Provinsi Lampung mengenai revisi batas wilayah antara Kota Bandar Lampung dan Kabupaten Lampung Selatan.

​Selain delapan desa yang sudah dipastikan, Binarti mengungkapkan bahwa Desa Way Hui juga masuk dalam radar penyesuaian wilayah. Namun, proses untuk Way Hui masih berjalan dan kemungkinan hanya sebagian wilayah desa tersebut yang akan dimasukkan ke Bandar Lampung.

Penyesuaian daerah ini dilakukan melalui metode perubahan batas daerah yang berkaitan erat dengan rencana strategis pengembangan wilayah kota baru di masa mendatang. (*)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Ratusan Mahasiswa Coba Terobos Gedung DPRD Provinsi Lampung, Sempat Terjadi Aksi Saling Dorong
Aksi Mahasiswa ‘Tarik Mandat’ di DPRD Lampung Diwarnai Ketegangan dan Pembakaran Ban
Demi Judi Online, Eks Karyawan Kafe di Bandar Lampung Curi Uang Operasional Jutaan Rupiah
Ratusan Mahasiswa Lampung Gelar Aksi di Pemprov dan DPRD, Sentil Kenaikan Harga Bapok dan Program MBG!
Dua Remaja Otak Pemerasan Modus Open BO MiChat Diciduk Tekab 308, Ancam Bunuh Korban Pakai Pisau
Ngeri! Dicegat N-Max lalu Dikepung 10 Pria Bersenjata Kayu, Pengendara Mobil Dirampok di Lamtim
Beraksi di Tengah Sawah, Dua Pelaku Curanmor di Lamtim Diciduk Tim Tekab 308
Bukannya Cari Nafkah Halal, Pasutri di Tulang Bawang Malah Kompak Jualan Ekstasi!
Berita ini 60 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 09:07 WIB

Ratusan Mahasiswa Coba Terobos Gedung DPRD Provinsi Lampung, Sempat Terjadi Aksi Saling Dorong

Senin, 15 Juni 2026 - 08:47 WIB

Aksi Mahasiswa ‘Tarik Mandat’ di DPRD Lampung Diwarnai Ketegangan dan Pembakaran Ban

Senin, 15 Juni 2026 - 06:32 WIB

Demi Judi Online, Eks Karyawan Kafe di Bandar Lampung Curi Uang Operasional Jutaan Rupiah

Senin, 15 Juni 2026 - 05:51 WIB

Ratusan Mahasiswa Lampung Gelar Aksi di Pemprov dan DPRD, Sentil Kenaikan Harga Bapok dan Program MBG!

Minggu, 14 Juni 2026 - 15:58 WIB

Dua Remaja Otak Pemerasan Modus Open BO MiChat Diciduk Tekab 308, Ancam Bunuh Korban Pakai Pisau

Berita Terbaru