PM Jepang Sanae Takaichi Bubarkan DPR, Siap Pertaruhkan Jabatan!

- Editor

Rabu, 21 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption : ist (Dok. The Guardian)

Hariannarasi.com, Jepang – Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi resmi mengumumkan penyelenggaraan pemilu sela yang dijadwalkan berlangsung pada 8 Februari 2026. 

Langkah politik ini diambil sebagai upaya untuk mendapatkan mandat langsung dari rakyat di tengah krisis biaya hidup yang melanda negara tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Takaichi mengonfirmasi akan membubarkan Dewan Perwakilan Rakyat (Majelis Rendah) pada Jumat (23/1/2026).

Kontestasi ini akan memperebutkan seluruh 465 kursi parlemen dan menjadi ujian elektoral perdana bagi Takaichi sejak menjabat pada Oktober lalu.

“Saya mempertaruhkan masa depan saya sendiri sebagai perdana menteri. Saya ingin rakyat menilai langsung apakah mereka masih mempercayakan pengelolaan negara ini kepada saya,” ujar Takaichi dalam konferensi pers, Senin (19/1), sebagaimana dikutip dari The Independent.

Janji Insentif Pajak

​Dalam upaya memenangkan dukungan publik, PM Takaichi menawarkan kebijakan ekonomi agresif berupa penangguhan pajak konsumsi untuk bahan makanan sebesar 8 persen selama dua tahun. Kebijakan ini dirancang untuk meringankan beban rumah tangga yang terdampak inflasi.

​Selain pemotongan pajak, pemerintah juga menyiapkan paket belanja negara yang diklaim mampu:

1. Membuka lapangan kerja baru secara masif.

2. Meningkatkan daya beli masyarakat.

3. Mendorong penerimaan negara dari sektor non-konsumsi.

Isu Ekonomi Jadi Prioritas

Keputusan pemilu sela ini muncul di tengah merosotnya optimisme publik terhadap stabilitas ekonomi.

Berdasarkan survei terbaru lembaga penyiaran publik NHK, isu kenaikan harga kebutuhan pokok menjadi kekhawatiran utama bagi 45 persen responden, mengalahkan isu diplomasi maupun keamanan nasional.

Secara strategis, kemenangan dalam pemilu Februari mendatang akan menjadi kunci bagi koalisi Takaichi untuk memperkuat kontrol di parlemen.

al ini dianggap krusial guna mempercepat pengesahan anggaran negara serta berbagai undang-undang strategis yang sempat tertahan. (*)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Usai Kapal Bantuan Gaza Dicegat Israel, Jurnalis Asal Lampung Hilang Kontak!
Anies Baswedan Ditunjuk Jadi Dewan Penasihat Kota Riyadh, Bagikan Pengalaman Transportasi Jakarta
Sempat Dipanggil Polda Sumut, Lagu Viral Siti Mawarni Ya Incek Dipakai Klub Borussia Dortmund
Bukan Cuma Bisnis, Ini Alasan Pemerintah Ingin Perbanyak Konser K-Pop di RI!
Enam Kapal Dagang Dipaksa Putar Balik, AS Blokade Ketat Selat Hormuz!
Kenapa Kapal Pertamina Dilarang Lewat Selat Hormuz? Ini Kata Dubes Iran!
Iran Izinkan Kapal Asing Lintasi Selat Hormuz, Dua Kapal Indonesia Masih Tertahan!
Makin Panas! Spanyol Tuding Israel Sengaja Targetkan TNI di Lebanon, Tel Aviv Meradang
Berita ini 45 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 19 Mei 2026 - 08:49 WIB

Usai Kapal Bantuan Gaza Dicegat Israel, Jurnalis Asal Lampung Hilang Kontak!

Minggu, 17 Mei 2026 - 03:52 WIB

Anies Baswedan Ditunjuk Jadi Dewan Penasihat Kota Riyadh, Bagikan Pengalaman Transportasi Jakarta

Kamis, 14 Mei 2026 - 09:24 WIB

Sempat Dipanggil Polda Sumut, Lagu Viral Siti Mawarni Ya Incek Dipakai Klub Borussia Dortmund

Kamis, 23 April 2026 - 08:05 WIB

Bukan Cuma Bisnis, Ini Alasan Pemerintah Ingin Perbanyak Konser K-Pop di RI!

Rabu, 15 April 2026 - 08:44 WIB

Enam Kapal Dagang Dipaksa Putar Balik, AS Blokade Ketat Selat Hormuz!

Berita Terbaru

PEMERINTAHAN

AHY: Pemerintah Siapkan Rp4 Triliun untuk Revitalisasi 1.397 Mts

Jumat, 19 Jun 2026 - 07:24 WIB