Menjaga Marwah Literasi: Perpustakaan Lampung Jalani Uji Standarisasi Nasional

- Editor

Kamis, 4 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption : ist

Hariannarasi.com, Bandar Lampung – Di era informasi yang bergerak cepat, perpustakaan daerah bukan lagi sekadar gudang buku, melainkan benteng pertahanan literasi sekaligus ruang publik yang dinamis. 

Kesadaran inilah yang mendasari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Lampung menempuh proses akreditasi ketat oleh Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas RI), Selasa (2/12).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Langkah ini bukan sekadar formalitas menggugurkan kewajiban Undang-Undang Nomor 43 Tahun 2007. Lebih dari itu, proses ini adalah upaya uji nyali dan pembuktian komitmen Pemerintah Provinsi Lampung dalam menghadirkan standar pelayanan paripurna bagi masyarakat Bumi Ruwa Jurai.

Tim asesor Perpusnas RI yang digawangi Yoyo Yahyono, Shinta Tri Justicia, dan Firdaus Ari Nugroho tidak datang hanya untuk menengok. Mereka melakukan bedah menyeluruh terhadap jantung operasional perpustakaan daerah.

Proses verifikasi berjalan komprehensif. Aspek yang disorot mencakup kekayaan koleksi, ketepatan layanan, keandalan sarana-prasarana, hingga kompetensi tenaga pustakawan.

Tak luput dari penilaian adalah inovasi tata kelola, Tingkat Kegemaran Membaca (TKM), serta Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM) yang menjadi indikator nyata keberhasilan edukasi publik.

Dalam pandangan Yoyo Yahyono, akreditasi adalah instrumen ganda, sebagai alat ukur mutu sekaligus sarana pembinaan.

“Kami mengapresiasi Pemerintah Provinsi Lampung yang menempatkan literasi sebagai prioritas. Kehadiran gedung Nuwa Baca Zainal Abidin Pagar Alam yang megah ini adalah bukti fisik komitmen tersebut. Gedung ini disiapkan bukan hanya sebagai tempat membaca, tapi pusat denyut kegiatan masyarakat,” ujar Yoyo memberikan catatan positif.

Komitmen Berkelanjutan

​Menanggapi proses penilaian tersebut, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Lampung, Dr. Fitrianita Damhuri, S.STP., M.Si., menegaskan bahwa hasil akreditasi bukanlah garis finis.

​”Ini adalah pijakan penting. Hasil akreditasi menjadi cermin bagi kami untuk melihat apa yang sudah baik dan apa yang perlu dipoles. Visi kami selaras dengan Bunda Literasi Provinsi Lampung, yakni membumikan budaya baca di seluruh lapisan masyarakat,” tegas birokrat bergelar doktor tersebut.

​Fitrianita menambahkan, penggunaan aplikasi SiPAPI dalam proses pendampingan teknis oleh asesor menjamin bahwa seluruh pengelolaan data dan dokumen dilakukan secara transparan, kredibel, dan terukur.

Proses akreditasi ini ditutup dengan rapat penetapan dan rekomendasi perbaikan. Bagi Lampung, rekomendasi ini adalah peta jalan untuk memastikan Perpustakaan Daerah terus bertransformasi menjadi pusat pembelajaran sepanjang hayat yang relevan dengan tantangan zaman. (*)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Hilang 2 Hari, Lilis Pitriani Ditemukan Tewas Terikat di Parit, Terakhir Pergi Bareng Sepupu Pria
7 Jam Dicecar Jaksa Soal Dana Hibah Rp2,3 M, Anggota KPU Lampura Arieska Pilih Tutup Mulut!
Viral! Niat Cari Madu di Sidomulyo Pesawaran, Warga Malah Temukan Kerangka Manusia!
Akhirnya! Dibantu Hujan Deras, Karhutla di TN Way Kambas Padam
Memanas! Ratusan Pam Swakarsa Sugar Group Ngamuk di Tulang Bawang, Kebun dan Gubuk Warga Luluh Lantak
Mahasiswa ITERA Gelar Aksi di Tugu Adipura, Sampaikan 5 Tuntutan untuk Pemerintahan Prabowo-Gibran
Geger! Warga Temukan Mayat Wanita Terikat di Parit Teluk Betung, Diduga Kuat Korban Pembunuhan!
Diduga Gelapkan Uang Klien Rp29,7 Juta, Advokat di Metro Ditetapkan Tersangka Penipuan!
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:29 WIB

Hilang 2 Hari, Lilis Pitriani Ditemukan Tewas Terikat di Parit, Terakhir Pergi Bareng Sepupu Pria

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:10 WIB

7 Jam Dicecar Jaksa Soal Dana Hibah Rp2,3 M, Anggota KPU Lampura Arieska Pilih Tutup Mulut!

Rabu, 28 Oktober 2026 - 16:01 WIB

Viral! Niat Cari Madu di Sidomulyo Pesawaran, Warga Malah Temukan Kerangka Manusia!

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:52 WIB

Akhirnya! Dibantu Hujan Deras, Karhutla di TN Way Kambas Padam

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:07 WIB

Mahasiswa ITERA Gelar Aksi di Tugu Adipura, Sampaikan 5 Tuntutan untuk Pemerintahan Prabowo-Gibran

Berita Terbaru