Misi Strategis Wali Kota Eva dalam Musyawarah APEKSI 2025 di Jambi

- Editor

Sabtu, 29 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption : ist

Hariannarasi.com, Jambi – Di tengah dinamika tantangan perkotaan yang kian kompleks, konsolidasi antarkepala daerah menjadi kunci vital bagi pembangunan berkelanjutan.

Hal inilah yang mendasari kehadiran Wali Kota Bandar Lampung, Hj. Eva Dwiana, atau yang akrab disapa Bunda Eva, dalam perhelatan strategis Musyawarah Komisariat Wilayah (Komwil) II Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) Tahun 2025.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berlangsung di Graha Siginjai, kompleks Kantor Wali Kota Jambi, pada Kamis (27/11), forum ini bukan sekadar ajang silaturahmi seremonial.

Bagi Bunda Eva, pertemuan para pemimpin kota di wilayah Sumatera bagian selatan ini merupakan panggung krusial untuk merajut kembali simpul-simpul sinergi yang lebih konkret.

Kehadiran orang nomor satu di Bandar Lampung tersebut membawa pesan yang jelas: kemajuan sebuah kota tidak lagi dapat dicapai secara soliter.

Ia menambahkan, jika musyawarah Komwil II APEKSI harus bertransformasi menjadi laboratorium gagasan—tempat di mana cetak biru kota masa depan yang inklusif, maju, dan berkelanjutan dirumuskan bersama.

“Semoga kolaborasi ini terus tumbuh dan menjadi energi positif bagi kemajuan kita bersama,” ujar Bunda Eva di sela-sela kegiatan.

Ruang Dialektika Pembangunan

Caption : ist

​Sebagai salah satu tokoh sentral dalam forum tersebut, Bunda Eva menekankan pentingnya ruang dialektika. Ia berharap para kepala daerah tidak hanya saling bertukar kabar, melainkan saling menguatkan dalam menghadapi isu-isu urban—mulai dari tata kelola lingkungan, digitalisasi layanan publik, hingga ketahanan ekonomi daerah.

Forum yang dihadiri oleh deretan wali kota dari berbagai wilayah ini menjadi momentum emas. Di sinilah inovasi direplikasi dan solusi atas permasalahan kota didiskusikan secara terbuka.

Kehadiran Bunda Eva menegaskan komitmen Bandar Lampung untuk terus proaktif dalam peta pembangunan nasional, mengambil peran dalam menciptakan ekosistem perkotaan yang adaptif terhadap perubahan zaman.

“Melalui Musyawarah Komwil II ini, diharapkan lahir sebuah legacy atau warisan kebijakan inovatif yang akan menjadi fondasi kuat bagi kemajuan kota-kota di Indonesia di masa mendatang,” pungkasnya. (*)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Jaringan Sabu Malaysia Diringkus di Pelabuhan Bakauheni, Bareskrim Sita Aset Rp4,8 M dan 2,69 Kg Sabu dalam Ransel
Buntut Video Viral Penggerebekan Perselingkuhan, KPPG Lampung Periksa Kepala SPPG Kota Agung, Terancam Dipecat?!
Jalan Raden Intan Lumpuh Total, Netizen Sindir Proyek Supermarket di Tengah Bandar Lampung: Tata Kota ‘Acakadul’! 
Kok Bisa? Rumah Kosong dan ‘Oemah Kebun’ Menang Proyek Miliaran Gedung Kejaksaan Lampung!
Pendapatan Anjlok, Tapi Belanja Malah Naik! Ada Apa dengan APBD Tanggamus 2026?
Nekat Bawa Ekskavator ke TNBBS, 2 Pembuka Jalan Ilegal Terancam Bui 10 Tahun dan Denda Fantastis, Siapa Aktor Intelektualnya?!
Tercium Bau Menyengat, Seorang ASN Ditemukan Tewas di Kamar Kos Way Halim
Perkosa Anak Tiri hingga Hamil, Pria di Lampung Tengah Diciduk Polisi, Sempat Kabur ke Area Persawahan
Berita ini 27 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 03:29 WIB

Jaringan Sabu Malaysia Diringkus di Pelabuhan Bakauheni, Bareskrim Sita Aset Rp4,8 M dan 2,69 Kg Sabu dalam Ransel

Selasa, 4 Agustus 2026 - 03:04 WIB

Buntut Video Viral Penggerebekan Perselingkuhan, KPPG Lampung Periksa Kepala SPPG Kota Agung, Terancam Dipecat?!

Senin, 3 Agustus 2026 - 17:58 WIB

Jalan Raden Intan Lumpuh Total, Netizen Sindir Proyek Supermarket di Tengah Bandar Lampung: Tata Kota ‘Acakadul’! 

Senin, 3 Agustus 2026 - 16:00 WIB

Kok Bisa? Rumah Kosong dan ‘Oemah Kebun’ Menang Proyek Miliaran Gedung Kejaksaan Lampung!

Senin, 3 Agustus 2026 - 15:48 WIB

Pendapatan Anjlok, Tapi Belanja Malah Naik! Ada Apa dengan APBD Tanggamus 2026?

Berita Terbaru