Jadikan Budaya Aset Nasional, Fadli Zon Bawa Wastra Lampung ke Kancah Dunia

- Editor

Sabtu, 22 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption : ist

Hariannarasi.com, Bandar Lampung – Paradigma memandang kebudayaan di Indonesia tengah didorong untuk bergeser secara fundamental. Tidak lagi sekadar dipandang sebagai etalase identitas atau beban pelestarian semata, kebudayaan kini dituntut untuk bertransformasi menjadi aset nasional yang memiliki nilai ekonomi strategis.

Pesan kuat ini disampaikan oleh Menteri Kebudayaan, Fadli Zon, saat menghadiri gelaran Kriya Jemari Tahun 2025. Menggarisbawahi relevansi tema acara “Merajut Tradisi, Menenun Inovasi”.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Fadli menekankan bahwa upaya pemajuan kebudayaan tidak boleh berhenti pada dinding tebal ‘perlindungan’. Lebih jauh dari itu, diperlukan keberanian untuk melakukan pemanfaatan dan pengembangan yang visioner.

​Bagi Fadli, kebudayaan adalah harta karun bangsa yang belum sepenuhnya tergali potensinya.

“Budaya tidak boleh kita anggap sebagai beban, juga bukan sekadar identitas. Budaya harus kita jadikan aset nasional, National Treasure kita, yang mampu menciptakan Cultural and Creative Industry (CCI),” tegas Menteri Kebudayaan Fadli Zon.

Dalam konteks lokal, ia menyoroti Wastra Lampung sebagai contoh sempurna dari modalitas tersebut. Kerumitan motif, teknik tenun, dan ragam tekstil Lampung bukan hanya artefak masa lalu, melainkan bahan baku premium bagi inovasi fesyen kontemporer.

“Jika kekayaan tradisi ini digabungkan dengan kreativitas generasi Milenial dan Gen Z, hasilnya adalah kekuatan ekonomi kreatif yang bersaing dikancah global,” katanya.

Membidik Pengakuan UNESCO

​Tidak sekadar retorika domestik, Fadli Zon membawa ambisi diplomasi budaya yang konkret. Ia menyatakan komitmen penuh kementeriannya untuk memperjuangkan Tapis Lampung—bersama rumpun wastra sejenis seperti Tenun, Songket, dan Ikat—agar mendapatkan pengakuan dunia.

Targetnya jelas, yakni tercatat sebagai Warisan Budaya Tak Benda Dunia (Intangible Cultural Heritage) oleh UNESCO. Mengambil pelajaran dari kesuksesan Batik pada 2009, langkah strategis ini akan ditempuh melalui skema Joint Nomination atau Extension List.

​Fadli juga mengingatkan bahwa kerja besar ini adalah manifestasi dari amanat konstitusi. Merujuk Pasal 32 Ayat 1 UUD 1945, ia menegaskan bahwa memajukan kebudayaan nasional di tengah peradaban dunia adalah tugas kolektif yang menjamin kebebasan masyarakat dalam memelihara nilai-nilainya.

​Semangat pelestarian dan inovasi tersebut tervisualisasi secara apik pada hari kedua perhelatan Kriya Jemari 2025. Panggung acara menjadi saksi bagaimana tradisi tetap relevan di era modern.

Rangkaian acara dimeriahkan oleh Parade Wastra yang diperagakan langsung oleh para Ketua Dekranasda dari 15 Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung, serta Parade Karya JK Style dari IAD Lampung.

Atmosfer kompetisi yang sehat juga terasa pada malam Grand Final Pemilihan Putra-Putri Wastra Provinsi Lampung 2025, yang melibatkan pelajar SMA/SMK hingga mahasiswa, menandakan suksesnya regenerasi kecintaan budaya.

Hadir Ketua Dekranasda Provinsi Lampung Purnama Wulan Sari Mirza, Wakil Gubernur Jihan Nurlela, hingga Ketua DWP Provinsi Lampung Agnesia Bulan Marindo, tampil anggun memperagakan busana Wastra. (*)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Usai Dilantik, Nanik S Deyang Ubah Arah MBG 2026, dari Moratorium Dapur Baru hingga Cari Dana Alternatif!
Sah! Nanik S. Deyang Pimpin BGN, Distribusi MBG Kini Dikawal Ketat
Manjakan ASN Lewat 12 Kebijakan Pro Karier, Pemprov Lampung Sabet Adhi Manawa Nugraha Madya!
Menteri HAM Natalius Pigai Usul Kalangan Sipil Duduki Jabatan Utama di Polri
Ganti Nahkoda, Kepala BGN Nanik S Deyang Fokus Efisiensi Ekstra Anggaran MBG Rp268 T!
Pemkab Tanggamus Kembali Raih WTP dari BPK RI, Ini Kata Bupati Saleh!
Gubernur Lampung Instruksikan BPKAD, Siapkan Penyaluran Gaji Ke-13 ASN Mulai 2 Juni
Tekan Kebocoran PAD, Pemprov Lampung Kebut Perluasan Pembayaran Digital
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 17:38 WIB

Usai Dilantik, Nanik S Deyang Ubah Arah MBG 2026, dari Moratorium Dapur Baru hingga Cari Dana Alternatif!

Senin, 8 Juni 2026 - 17:06 WIB

Sah! Nanik S. Deyang Pimpin BGN, Distribusi MBG Kini Dikawal Ketat

Minggu, 7 Juni 2026 - 07:06 WIB

Manjakan ASN Lewat 12 Kebijakan Pro Karier, Pemprov Lampung Sabet Adhi Manawa Nugraha Madya!

Sabtu, 6 Juni 2026 - 23:24 WIB

Menteri HAM Natalius Pigai Usul Kalangan Sipil Duduki Jabatan Utama di Polri

Kamis, 4 Juni 2026 - 17:32 WIB

Ganti Nahkoda, Kepala BGN Nanik S Deyang Fokus Efisiensi Ekstra Anggaran MBG Rp268 T!

Berita Terbaru