PWI Peringatkan Jurnalis: Kembali ke Lapangan! Jangan Hanya Gunakan AI

- Editor

Senin, 17 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption : ist (Ketua PWI Pusat Akhmad Munir saat memberikan materi diskusi publik terkait kecerdasan buatan (AI) di Kantor PWI Lampung.

Hariannarasi.com, Bandar Lampung – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Lampung membuka Pekan Pendidikan Wartawan 2025 dengan menyoroti isu terkait integritas jurnalis di tengah gempuran Kecerdasan Buatan (AI). 

Ketua PWI Lampung, Wirahadikusumah, memetakan sikap organisasi dengan tegas. AI, menurutnya, sekadar alat bantu, ia mengatakan jika kelemahan AI yang tak ada emosi, sarat bias, dan seringkali tidak akurat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Informasi dari AI harus diverifikasi, dan wartawanlah yang melakukan verifikasi itu,” ujar Wira sapaan akrabnya, Senin (17/11).

Ia menegaskan, AI bukan ancaman, melainkan tantangan adaptasi. Siapa yang cepat beradaptasi, dialah yang bertahan.

Nada keras datang dari Ketua Umum PWI Pusat, Akhmad Munir. Dirinya mengingatkan bahwa pers kini terjepit oleh digitalisasi dan dominasi pendapatan iklan oleh raksasa teknologi seperti Google dan Meta.

Di tengah situasi ini, Munir menuntut jurnalis kembali ke khitahnya. Ia mengecam praktik menyalin ulang (copy paste) dan berita katanya-katanya.

Munir memberikan saran ke media bahwa untuk bertahan adalah memperkuat kualitas pemberitaan.

“Wartawan harus menghadirkan fakta yang akurat, data yang kredibel, kunci wartawan sejati adalah menjadikan observasi lapangan sebagai inspirasi,” ujar Munir.

Munir juga menyinggung perjuangan PWI di tingkat, ini adalah upaya legal untuk melindungi hak cipta produk jurnalistik agar tidak dieksploitasi secara komersial oleh platform lain tanpa kompensasi.

“PWI melihat masa depan pers bergantung pada dua hal, yakni pada kemampuan jurnalis beradaptasi dengan teknologi tanpa kehilangan integritas, dan keberhasilan memperjuangkan ekosistem pers yang adil,” pungkasnya. (*)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Orang Tua Batalkan Damai Setelah Lihat Video Utuh, Kasus Bullying Anak di Lambar Berlanjut ke Jalur Hukum! 
Patroli Rutin Berbuah Manis, Polisi Ciduk 7 Orang di Tubabar, 125 Ekstasi dan Sabu Disita
Gerebek 3 Lokasi di Wonosobo, Polres Tanggamus Sita 58 Paket Sabu dan Ekstasi Barongsai
Polres Lampung Utara Gandeng Denpom Kotabumi Razia Hiburan Malam, Sasar Dua Karaoke!
Wali Kota Bandar Lampung Rotasi 13 Pejabat Eselon II, Ini Daftar Lengkapnya! 
Diduga Hendak Transaksi di Parkiran Chandra Teluk, Pria Paruh Baya Diciduk Bawa Ganja 589,97 Gram
Waspada! Pekan Depan Polres Tanggamus Angkut Motor Knalpot Brong, RX King Kena Ultimatum
Gerebek Besar di Pesawaran: 401 Polisi Datang Bandar Hilang? 6 Pelajar Malah Diamankan
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 8 November 2026 - 11:48 WIB

Orang Tua Batalkan Damai Setelah Lihat Video Utuh, Kasus Bullying Anak di Lambar Berlanjut ke Jalur Hukum! 

Minggu, 8 November 2026 - 11:36 WIB

Patroli Rutin Berbuah Manis, Polisi Ciduk 7 Orang di Tubabar, 125 Ekstasi dan Sabu Disita

Minggu, 8 November 2026 - 07:56 WIB

Gerebek 3 Lokasi di Wonosobo, Polres Tanggamus Sita 58 Paket Sabu dan Ekstasi Barongsai

Minggu, 8 November 2026 - 07:28 WIB

Wali Kota Bandar Lampung Rotasi 13 Pejabat Eselon II, Ini Daftar Lengkapnya! 

Sabtu, 7 November 2026 - 17:41 WIB

Diduga Hendak Transaksi di Parkiran Chandra Teluk, Pria Paruh Baya Diciduk Bawa Ganja 589,97 Gram

Berita Terbaru