Indonesia Disebut Serap Pengangguran China

- Editor

Jumat, 2 Juni 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Bentrok TKA asal China dengan Tenaga Lokal di Morowali (ist)

Hariannarasi.com, Jakarta – Tren pengangguran di China menunjukkan kenaikan yang signifikan, tak ayal membuat pemuda disana banyak yang menganggur, bahkan banyak di antara mereka merupakan usia muda dan lulusan perguruan tinggi atau universitas.

Hal ini disebabkan tingkat kontraksi pada sektor manufaktur begitu dalam yang membuat banyak perusahaan China mem-PHK para karyawannya. Dari data pemerintah China, jumlah pengangguran rentang usia 16-24 tahun mencapai 20 persen, tertinggi sepanjang sejarah China.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Fenomena gunung es akhirnya mencair, jumlah lulusan perguruan tinggi atau universitas pada tahun 1990 an yang sangat besar menjadi boomerang bagi China. Ternyata perekonomian China tidak mampu mengimbanginya, kebutuhan antara suply dan demain terlampau jauh,” kata Prof. Yao lu, Sosiolog asal Universitas Colombia, New York seperti dilansir dari laman CNBC Internasional.

Saat ini China tengah mengalami penurunan produksi pada manufaktur atau mengalami kontraksi cukup mendalam, artinya ada penurunan produksi dan aktivitas usaha yang menambah semakin kacau kondisi perekonomian.

Diketahui, China merupakan mitra bisnis strategis Indonesia, saat ini China merupakan salah satu investor kedua terbesar setelah Singapura di Indonesia. Tentunya kondisi ini sangat berdampak bagi Indonesia.

Pada tahun 2022 nilai investasi China mencapai $ 8,3 miliar, dengan jumlah proyek mencapai 2.100 proyek. (Data Badan Koordinasi Penanaman Modal).

Senada, Faisal Basri pakar ekonomi menjelaskan, nilai investasi yang sangat besar membuat Tenaga Kerja Asing (TKA) China sangat banyak jumlahnya di Indonesia, pada 2021 jumlah TKA China 38.000 orang, namun meningkat signifikan ditahun 2022 mencapai 52.000 orang.

“Itu yg tercatat, yang tidak berapa jumlah TKA China ilegal? jadi omong kosong Pak Luhut bilang butuh tenaga ahli. Faktanya tidak perlu keahlian khusus yang bekerja disini,” jelasnya. (red)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

PWI Tegaskan Tetap Jadi Penyelenggara HPN 2027 di Lampung, Pastikan Lebih Inklusif
Bansos Tahap 3 Cair! Nama Anda Terdaftar? Cek Sekarang, Cuma Modal KTP dan HP
Ini Profil dan Rekam Jejak Supriyono alias ‘Mas Botok’, Aktivis Pati yang Viral
Kawal RUU Perampasan Aset, Aktivis AMPB Diterima Pimpinan DPR dan Naik ke Balkon Paripurna
Temui Massa Pati, Wakil Ketua DPR Don Dasco Janji Mundur Jika Pengesahan RUU Perampasan Aset Molor
Lampung Resmi Jadi ‘Rumah’ Kapal Induk Pertama Indonesia, Prabowo Dijadwalkan Pimpin Peresmian
Viral Polling Kinerja Presiden di Threads, 85 Persen Netizen Beri Rapor Sangat Buruk!
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir di Lanud Hasanuddin, Pesawat Berhenti Dekat Jalan Raya
Berita ini 55 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 13:28 WIB

PWI Tegaskan Tetap Jadi Penyelenggara HPN 2027 di Lampung, Pastikan Lebih Inklusif

Rabu, 2 September 2026 - 02:02 WIB

Bansos Tahap 3 Cair! Nama Anda Terdaftar? Cek Sekarang, Cuma Modal KTP dan HP

Kamis, 27 Agustus 2026 - 19:48 WIB

Ini Profil dan Rekam Jejak Supriyono alias ‘Mas Botok’, Aktivis Pati yang Viral

Kamis, 27 Agustus 2026 - 11:23 WIB

Kawal RUU Perampasan Aset, Aktivis AMPB Diterima Pimpinan DPR dan Naik ke Balkon Paripurna

Kamis, 27 Agustus 2026 - 09:49 WIB

Temui Massa Pati, Wakil Ketua DPR Don Dasco Janji Mundur Jika Pengesahan RUU Perampasan Aset Molor

Berita Terbaru