Caption : ist
Hariannarasi.com, Bandar Lampung – Pj. Gubernur Lampung Samsudin menjadi Inspektur Upacara pada peringatan Hari Kesaktian Pancasila yang berlangsung di Lapangan Korpri Kantor Gubernur Lampung, Bandarlampung, Selasa (1/10).
Mengusung tema “Bersama Pancasila Kita Wujudkan Indonesia Emas”, upacara ini menjadi momentum penting dalam merefleksikan nilai-nilai Pancasila sebagai landasan dalam mencapai visi Indonesia Emas 2045.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam upacara tersebut, Pj. Gubernur Samsudin memimpin pembacaan teks Pancasila yang diikuti oleh seluruh peserta upacara.
Momentum ini menggarisbawahi pentingnya nilai-nilai luhur Pancasila yang harus menjadi pijakan dalam setiap aspek kehidupan, terutama dalam proses pembangunan di Indonesia, khususnya di Provinsi Lampung.
Samsudin menekankan, visi Indonesia Emas 2045 hanya bisa tercapai jika seluruh aspek pembangunan mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila.
“Pembangunan yang bernilaikan Pancasila harus melayani masyarakat dengan maksimal, baik dalam penyediaan infrastruktur maupun pelayanan publik,” ujarnya.
Samsudin menekankan pentingnya tata kelola anggaran yang transparan dan akuntabel. “Anggaran pembangunan harus difokuskan sepenuhnya untuk kepentingan masyarakat, bukan untuk kepentingan pribadi atau golongan,” tegasnya.
Ia juga menggarisbawahi pentingnya sikap tegas dalam memastikan bahwa setiap pelaksanaan pembangunan di Provinsi Lampung harus bersih dan berorientasi pada pelayanan publik.
“Kita harus berkomitmen bahwa pembangunan tidak boleh hanya sebatas infrastruktur, tapi juga harus melibatkan pelayanan yang jujur dan fokus kepada masyarakat,” tambahnya.
Selain itu, Pj. Gubernur Samsudin memberikan pesan khusus kepada generasi muda terkait peran mereka dalam era digitalisasi saat ini. Menurutnya, generasi muda harus membentuk karakter yang berlandaskan Pancasila meskipun menghadapi tantangan era teknologi.
“Generasi muda harus mampu memanfaatkan teknologi untuk menguatkan karakter bangsa dengan tetap menjaga etika dan budaya yang menjadi ciri khas bangsa Indonesia,” ujarnya.
Sebagai penutup, Pj. Gubernur Samsudin menekankan pentingnya etika dalam kehidupan sehari-hari, terutama di era media sosial. “Tanpa etika, sehebat apapun sepintar apapun, bangsa ini akan kehilangan arah. Karena etika adalah ruh dari bangsa kita,” katanya.
Dalam upacara tersebut, Mayor Laut (PM) Suhawan bertindak sebagai Komandan Upacara, Pembacaan Pembukaan UUD 1945 dilakukan oleh Wakil Ketua DPRD Provinsi Lampung, Kostiana dan Ikrar dibacakan oleh anggota DPRD Provinsi Lampung Budi Condrowati. (*)






