Menjawab Tantangan Pembangunan Indonesia Emas 2045, Fahrizal Darminto Beri Ceramah Umum Kepemimpinan Nasional

- Editor

Senin, 19 Agustus 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption : ist

Hariannarasi.com, Bandar Lampung – Pelatihan Kepemimpinan yang bertemakan “Tantangan Pembangunan Indonesia Emas 2045” membahas berbagai isu strategis yang akan dihadapi Indonesia dalam perjalanan menuju tahun 2045. 

Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Lampung Fahrizal Darminto menjadi narasumber utama dalam Ceramah Umum Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat II Angkatan XIX Tahun 2024, di Aula BPSDM Provinsi Lampung, Senin (19/8).

Sekdaprov Fahrizal menekankan pentingnya mempersiapkan perekonomian Indonesia secara serius untuk menghadapi tantangan masa depan. Salah satu poin utama yang disampaikan adalah keberlanjutan sektor pertanian di tengah perubahan iklim dan teknologi.

“Kita harus melihat apakah pertanian kita bisa bertahan dalam jangka panjang. Persoalan polusi, misinformasi, dan berbagai permasalahan siber juga menjadi tantangan yang harus kita hadapi bersama,” ujar Fahrizal.

Sekdaprov Fahrizal menilai berbagai permasalahan tersebut perlu dipetakan secara komprehensif. Dengan demikian, pemerintah dapat mengidentifikasi urgensi dan keterkaitan antara satu isu dengan isu lainnya.

“Pemetaan ini penting agar kita dapat memahami seberapa besar dampak yang ditimbulkan dan bagaimana cara kita menghadapinya,” ujarnya.

Mengutip data statistik, Sekdaprov Fahrizal menyebutkan bahwa saat ini sekitar 60% tenaga kerja Indonesia berada di bawah tingkat pendidikan yang diharapkan. Ia menekankan perlunya peningkatan kualitas pendidikan dan pelatihan kerja untuk menghadapi persaingan ekonomi global yang semakin ketat.

“Kita harus bersiap menghadapi persoalan ekonomi yang kompetitif, terutama dengan angka inflasi yang terus meningkat,” tegasnya.

Untuk mengatasi persoalan tenaga kerja, pengangguran, dan kemiskinan, Sekdaprov Fahrizal menuturkan bahwa diperlukannya percepatan pendidikan yang merata di seluruh Indonesia. Ia juga menekankan pentingnya pemerataan pembangunan dan percepatan pengentasan kemiskinan.

“Jika kita bisa mengejar ketertinggalan ini, maka kita dapat mengatasi masalah yang ada saat ini dan mempersiapkan diri untuk masa depan yang lebih baik,” ungkapnya.

Dalam konteks pembangunan wilayah, Sekdaprov Fahrizal menyampaikan bahwa Lampung memiliki potensi besar untuk menjadi wilayah investasi industri di Indonesia. Namun, ia mengingatkan bahwa syarat utama untuk mencapai hal tersebut adalah keamanan wilayah, infrastruktur yang memadai, sumber daya manusia yang berkualitas, serta penerapan teknologi yang tepat. “Kita perlu memastikan bahwa semua faktor ini tersedia dan berjalan dengan baik,” ujarnya.

Fahrizal juga menekankan pentingnya mengaplikasikan empat pilar pembangunan Indonesia 2045, yang meliputi pembangunan manusia, pembangunan ekonomi, pembangunan sosial, dan pembangunan lingkungan. Menurutnya, pilar-pilar ini harus diintegrasikan dalam setiap kebijakan pemerintah untuk memastikan keberlanjutan pembangunan nasional.

Tak hanya itu, ia juga menyoroti perlunya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menghadapi tantangan global. “Ke depan, semua sistem kerja pemerintah harus terkoordinasi dengan baik untuk memastikan bahwa Indonesia mampu bersaing di kancah internasional,” ujarnya.

Diakhir kesempatannya, Sekdaprov Fahrizal berharap agar para peserta pelatihan kepemimpinan ini dapat menjadi agen perubahan yang mampu membawa Indonesia menuju era emas pada tahun 2045.

“Anda semua adalah calon pemimpin masa depan, manfaatkan kesempatan ini untuk memperdalam wawasan dan memperkuat komitmen dalam membangun negeri,” pesan Fahrizal kepada para peserta. (*)

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Atasi Keterbatasan APBD Danai Proyek Pembangunan, Pemprov Lampung Terapkan Skema Pembiayaan Kreatif
Gubernur Lampung Raih Penghargaan Nasional Top Regional Leader Awards 2026
Bocor Rp12 Triliun Setahun! Zulhas Ungkap Praktik Jual Beli Titik Dapur MBG
Diam-diam Pemprov Lampung Rancang APBD 2026 yang Beda, Fokus Pelayanan Publik!
Bansos Berubah Total! Dari Barang Bakal Jadi Transfer Tunai Rp5,4 Juta per Tahun
Usai Dilantik, Nanik S Deyang Ubah Arah MBG 2026, dari Moratorium Dapur Baru hingga Cari Dana Alternatif!
Sah! Nanik S. Deyang Pimpin BGN, Distribusi MBG Kini Dikawal Ketat
Manjakan ASN Lewat 12 Kebijakan Pro Karier, Pemprov Lampung Sabet Adhi Manawa Nugraha Madya!
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 14:34 WIB

Atasi Keterbatasan APBD Danai Proyek Pembangunan, Pemprov Lampung Terapkan Skema Pembiayaan Kreatif

Kamis, 11 Juni 2026 - 13:35 WIB

Gubernur Lampung Raih Penghargaan Nasional Top Regional Leader Awards 2026

Kamis, 11 Juni 2026 - 10:11 WIB

Bocor Rp12 Triliun Setahun! Zulhas Ungkap Praktik Jual Beli Titik Dapur MBG

Kamis, 11 Juni 2026 - 07:01 WIB

Diam-diam Pemprov Lampung Rancang APBD 2026 yang Beda, Fokus Pelayanan Publik!

Selasa, 9 Juni 2026 - 16:56 WIB

Bansos Berubah Total! Dari Barang Bakal Jadi Transfer Tunai Rp5,4 Juta per Tahun

Berita Terbaru