Kemenparekraf Kunjungi Wisata Teluk Kiluan, Masuk 50 Besar ADWI 2024

- Editor

Kamis, 1 Agustus 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption : ist (Dok. Diskominfo Tanggamus)

Hariannarasi.com, Tanggamus – Kunjungan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) RI, disambut Pj Bupati Kabupaten Tanggamus Mulyadi Irsan, di destinasi wisata pantai Teluk Kiluan Kecamatan Kelumbayan, Rabu (31/7).

Kunjungan Direktur Tata Kelola Destinasi Florida Pardosi, di pantai wisata Teluk Kiluan  mewakili Kemenparekraf RI, bersama tim penilai lapangan dan Parekraf Provinsi Lampung Boby Irawan.

Direktur Tata Kelola Destinasi Kemenparekraf RI Florida Pardosi, menyebutkan bahwa kunjungan pihak Kemenparekraf RI ke Kabupaten Tanggamus, untuk memberikan prasasti dan menyatakan bahwa desa wisata Teluk Kiluan masuk peringkat 50 besar Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) terbaik dari seluruh Indonesia.

Pemerintah Provinsi dan Daerah diharapkan lebih memperhatikan akses infrastruktur menuju wisata, supaya para wisatawan dapat mempersingkat jarak dan waktu untuk berkunjung ke destinasi, khususnya wisata Pantai Teluk Kiluan karena  memiliki keunikan tersendiri untuk menarik wisatawan, yaitu atraksi lumba-lumba.

“Kedepan harus lebih ditingkatkan lagi, tidak cukup hanya dengan daya tarik semata, lebih utama dalam pengembangan desa wisata, kelembagaan dan sumber daya manusia (SDM)”, kata Florida.

Selanjutnya, bersama Pokdarwis, BUMDES serta Kepala Desa harus memiliki cara untuk bisa meningkatkan kualitas pelaku wisata selaku tuan rumah supaya naik kelas, demi terciptanya perekonomian masyarakat di pedesaan.

Terkait penilaian wisata Pantai Teluk Kiluan oleh dewan juri, nanti akan berikan hasil penilaian dari 5 (lima)  indikator, sehingga bisa memberikan nilai objektif.

Kedepan Kemenparekraf RI melalui perpanjangan tangan Provinsi dan Kabupaten akan selalu bersinergi dan berkolaborasi dalam meningkatkan kapasitas desa wisata itu sendiri. Wisata pantai Teluk Kiluan masuk dalam kategori wisata berkembang.

Kemenparekraf, sedang mendorong bagaimana desa wisata masuk dalam kategori terbaik, bisa mendapatkan tambahan dana desa di tahun lalu. Memang nilainya tak besar namun diharapkan bisa dilaksanakan untuk kepentingan pariwisata atau sektor pariwisata.

“Tahun 2024 ada 75 desa tengah didorong untuk mendapatkan tambahan dana desa, mudah-mudahan bisa berhasil”, ucap Florida.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Caption : Tim Kemenparekraf Bersama Pj Bupati Tanggamus Mulyadi Irsan dan staf Pemkab setempat.

Dikesempatan sama, Pj Bupati Tanggamus Mulyadi Irsan, menyampaikan kepada tim penilai dari Kemenparekraf RI, di persilahkan untuk dapat melihat secara langsung kondisi desa wisata unggulan di Teluk Kiluan.

“Sekiranya dipandang layak dan tidak berlebihan berharap desa wisata Teluk Kiluan bisa mendapat nilai terbaik”, kata Mulyadi.

Kabupaten Tanggamus, secara topografi dan geografis memiliki paket lengkap, ada pegunungan, lautan, dataran tinggi atau perbukitan dan dataran rendah pesisir pantai.

Kemudian memiliki komoditas pertanian, perkebunan, perikanan sangat potensial mengingat lahan pertanian, perkebunan dan perairan begitu melimpah, serta memiliki potensi wisata alam berlimpah mulai dari wisata pegunungan dan wisata pantai sudah terkenal di mancanegara.

Seperti Pantai Teluk Kiluan dengan lumba-lumba, Pantai Gigi Hiu, Pantai Karang Bolong Limau, Air Terjun Lembah Pelangi, Air Terjun Tirai Lebuay, Air Terjun Way Lalaan, Air Terjun Jarum, Way Bekhak dan Rhino Camp.

Memiliki Bukit Idaman dan masih banyak lagi, yang akan terus dikembangkan dengan maksimal, sehingga menjadi salah satu destinasi wisata Strategis Nasional dan akan mendatangkan kesejahteraan bagi masyarakat sekitarnya. “Pengembangan pariwisata bersifat multifaktorial”, ucap  Mulyadi.

Oleh karenanya Pemkab Tanggamus melalui Dinas Pariwisata dalam rangka mengoptimalkan potensi pariwisata dan selalu bersinergi serta bekerjasama dengan berbagai pihak, baik dengan Pemerintah Pusat, Pemprov, pelaku usaha jasa, masyarakat,  kelompok sadar wisata (pokdarwis), pengelola destinasi wisata, pelaku usaha seni kerajinan, UMKM dan lain sebagainya.

Turut hadir menyambut kunjungan Kemenparekraf, Pj Sekda Tanggamus Suaidi, jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Camat Kelumbayan Derius Putrawan, Kepala Pekon (Kepala Desa) Kiluan Negeri Maimun, Ketua Pokdarwis Penggawa Riko Stefanus dan masyarakat Pekon Kiluan Negeri. (*)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Niat Lerai Perkelahian COD Ponsel di Teluk Betung, Polisi Ringkus Mahasiswa Bawa Belasan Paket Tembakau Sintetis
Berawal dari Suara Tangisan, Warga Lamtim Dibuat Syok Temukan Plastik Merah Berisi Bayi
Aksi ‘Santuy’ Maling di Panjang, Barang Diunjal Satu-satu, dari Kulkas hingga Kasur!
Mahasiswa BEM se-Lampung Demo, Desak Penghentian Program MBG dan KDMP!
Beri Ultimatum Keras! Mahasiswa Lampung Ancam Gelar Aksi Susulan jika 6 Tuntutan Diabaikan
Demo Mahasiswa di Lampung Diwarnai Aksi Bakar Foto Prabowo, Tuntut Penurunan Harga BBM dan Bapok
Ratusan Mahasiswa Coba Terobos Gedung DPRD Provinsi Lampung, Sempat Terjadi Aksi Saling Dorong
Aksi Mahasiswa ‘Tarik Mandat’ di DPRD Lampung Diwarnai Ketegangan dan Pembakaran Ban
Berita ini 46 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 05:29 WIB

Niat Lerai Perkelahian COD Ponsel di Teluk Betung, Polisi Ringkus Mahasiswa Bawa Belasan Paket Tembakau Sintetis

Senin, 15 Juni 2026 - 16:50 WIB

Berawal dari Suara Tangisan, Warga Lamtim Dibuat Syok Temukan Plastik Merah Berisi Bayi

Senin, 15 Juni 2026 - 16:39 WIB

Aksi ‘Santuy’ Maling di Panjang, Barang Diunjal Satu-satu, dari Kulkas hingga Kasur!

Senin, 15 Juni 2026 - 15:07 WIB

Mahasiswa BEM se-Lampung Demo, Desak Penghentian Program MBG dan KDMP!

Senin, 15 Juni 2026 - 09:59 WIB

Demo Mahasiswa di Lampung Diwarnai Aksi Bakar Foto Prabowo, Tuntut Penurunan Harga BBM dan Bapok

Berita Terbaru

Bandar Lampung

Mahasiswa BEM se-Lampung Demo, Desak Penghentian Program MBG dan KDMP!

Senin, 15 Jun 2026 - 15:07 WIB