Riset Peran Pers Cegah Korupsi, Mahasiswi FH Unila Sambangi PWI Tanggamus

- Editor

Selasa, 15 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption : Istimewa

Hariannarasi.com, Tanggamus – Dua mahasiswi Fakultas Hukum Universitas Lampung (FH Unila) mendatangi Balai Wartawan Mulyadi HS, Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Tanggamus, Selasa (15/9/2026).

Kunjungan ini dilakukan dalam rangka penelitian skripsi guna menggali peran media massa dalam upaya pencegahan tindak pidana korupsi di tingkat daerah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Kedatangan peneliti disambut oleh Ketua PWI Tanggamus Hanibal Batman, Sekretaris Rio Aldipo, serta Bendahara Adi Yulyandi.

Dalam sesi wawancara, mahasiswi FH Unila mengajukan 12 pertanyaan seputar mekanisme kerja jurnalistik, mencakup penelusuran sumber informasi dugaan korupsi, verifikasi data, regulasi pers, hingga batasan kode etik profesi.

​Ketua PWI Tanggamus Hanibal Batman menyatakan bahwa wartawan terikat ketat oleh Kode Etik Jurnalistik.

Ia menegaskan, insan pers bertugas mencari dan mengolah informasi publik, bukan bertindak sebagai penyidik maupun penegak hukum.

​”Tugas wartawan adalah mencari, mengolah, memverifikasi, dan menyampaikan informasi yang memiliki kepentingan publik. Informasi awal dugaan penyimpangan dari masyarakat tidak serta-merta langsung dipublikasikan, melainkan harus melalui proses verifikasi dan konfirmasi kepada pihak terkait,” ujar Hanibal.

​Ia menambahkan, masyarakat dapat berpartisipasi memberikan data awal kepada media. Meski demikian, pelaporan resmi atas bukti temuan tindak pidana tetap menjadi kewenangan aparat penegak hukum.

​Di sisi lain, mahasiswi semester VII FH Unila, Manisha Sakina Masrani, mengungkapkan, alasan pemilihan Kabupaten Tanggamus sebagai lokasi penelitian.

“Kami melihat PWI ini sebagai wadah, bagian dari masyarakat yang menjalankan fungsi kontrol sosial atau peranan untuk mengawasi jalannya pemerintahan, sebagai bagian dari upaya pencegahan korupsi di tingkat pekon,” ujar Manisha.

Besar anggaran yang dikelola pemerintah daerah dinilai memiliki kerawanan terhadap potensi penyelewengan, sehingga peran pers sebagai kontrol sosial sangat krusial hingga ke tingkat pekon.

​Riset ini diharapkan dapat memberikan gambaran komprehensif mengenai kontribusi jurnalistik dalam mendorong transparansi dan pengawasan penyelenggaraan pemerintahan daerah. (*)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Orang Tua Batalkan Damai Setelah Lihat Video Utuh, Kasus Bullying Anak di Lambar Berlanjut ke Jalur Hukum! 
Patroli Rutin Berbuah Manis, Polisi Ciduk 7 Orang di Tubabar, 125 Ekstasi dan Sabu Disita
Gerebek 3 Lokasi di Wonosobo, Polres Tanggamus Sita 58 Paket Sabu dan Ekstasi Barongsai
Polres Lampung Utara Gandeng Denpom Kotabumi Razia Hiburan Malam, Sasar Dua Karaoke!
Wali Kota Bandar Lampung Rotasi 13 Pejabat Eselon II, Ini Daftar Lengkapnya! 
Diduga Hendak Transaksi di Parkiran Chandra Teluk, Pria Paruh Baya Diciduk Bawa Ganja 589,97 Gram
Waspada! Pekan Depan Polres Tanggamus Angkut Motor Knalpot Brong, RX King Kena Ultimatum
Gerebek Besar di Pesawaran: 401 Polisi Datang Bandar Hilang? 6 Pelajar Malah Diamankan
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 8 November 2026 - 11:48 WIB

Orang Tua Batalkan Damai Setelah Lihat Video Utuh, Kasus Bullying Anak di Lambar Berlanjut ke Jalur Hukum! 

Minggu, 8 November 2026 - 11:36 WIB

Patroli Rutin Berbuah Manis, Polisi Ciduk 7 Orang di Tubabar, 125 Ekstasi dan Sabu Disita

Minggu, 8 November 2026 - 07:56 WIB

Gerebek 3 Lokasi di Wonosobo, Polres Tanggamus Sita 58 Paket Sabu dan Ekstasi Barongsai

Minggu, 8 November 2026 - 07:28 WIB

Wali Kota Bandar Lampung Rotasi 13 Pejabat Eselon II, Ini Daftar Lengkapnya! 

Sabtu, 7 November 2026 - 17:41 WIB

Diduga Hendak Transaksi di Parkiran Chandra Teluk, Pria Paruh Baya Diciduk Bawa Ganja 589,97 Gram

Berita Terbaru