Luar biasa, Perjalanan Dinas Inspektorat Tanggamus Tembus Rp341 Juta! Ini Permintaan BPK Lampung ke Bupati!

- Editor

Rabu, 16 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption : Ilustrasi

Hariannarasi.com, Tanggamus – Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menemukan pengelolaan Belanja Perjalanan Dinas yang tidak sesuai ketentuan.

Temuan ini tercatat pada instansi ynag mestinya menjadi panutan tata kelola pada setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD), yakni Inspektorat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Meski langkah perbaikan administratif telah berjalan, hingga akhir tahun masih terdapat sisa kelebihan pembayaran ratusan juta rupiah yang belum dikembalikan ke kas daerah.

​Berdasarkan laporan BPK Perwakilan Provinsi Lampung, total kelebihan pembayaran kepada pelaksana perjalanan dinas di instansi tersebut menembus angka Rp341.307.400,00

Merespons temuan finansial itu, BPK merekomendasikan Bupati Tanggamus untuk segera memerintahkan para Kepala OPD terkait agar memproses pengembalian dana tersebut.

Sekretaris Inspektorat Tanggamus, Gustam Apriansyah menjelaskan, jjka temuan kelebihan pembayaran uang transportasi perjalanan dinas pada Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK disebabkan oleh ketidaksesuaian antara Peraturan Bupati (Perbup) dan Peraturan Presiden (Perpres).

“Meski demikian, proses pengembalian kerugian kas daerah saat ini telah mencapai sekitar 80 persen,” jelasnya, rabu (16/9/2026).

​Berdasarkan data pemeriksaan, total nilai temuan di sejumlah unit kerja berada pada kisaran Rp700 jutaan.

“Pada Inspektorat Daerah sendiri, dari total temuan sebesar Rp341 juta, sebanyak Rp290 juta lebih telah dikembalikan ke kas daerah, sehingga tersisa sekitar Rp80 juta yang masih dalam proses penyelesaian,” kata dia.

​Kelebihan pembayaran tersebut murni dipicu oleh kelalaian dalam penyusunan regulasi teknis daerah, bukan disebabkan oleh tindakan penyalahgunaan anggaran atau fraud.

“Aturan dalam Perbup sebelumnya menerapkan skema pembayaran transportasi secara lumpsum untuk kegiatan operasional di atas delapan jam,” ungkapnya.

Di sisi lain, Perpres tersebut mewajibkan penerapan skema at cost, yaitu pembayaran yang disesuaikan dengan bukti pengeluaran riil.

​Pelaksanaan kegiatan perjalanan dinas oleh para pegawai tetap dijalankan secara nyata di lapangan.

“Namun, ketiadaan rincian bukti pertanggungjawaban riil akibat perbedaan skema acuan lumpsum dan at cost tersebut membuat pembayaran tercatat sebagai temuan administratif oleh tim pemeriksa,” kata Rustam. (*)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Orang Tua Batalkan Damai Setelah Lihat Video Utuh, Kasus Bullying Anak di Lambar Berlanjut ke Jalur Hukum! 
Patroli Rutin Berbuah Manis, Polisi Ciduk 7 Orang di Tubabar, 125 Ekstasi dan Sabu Disita
Gerebek 3 Lokasi di Wonosobo, Polres Tanggamus Sita 58 Paket Sabu dan Ekstasi Barongsai
Polres Lampung Utara Gandeng Denpom Kotabumi Razia Hiburan Malam, Sasar Dua Karaoke!
Wali Kota Bandar Lampung Rotasi 13 Pejabat Eselon II, Ini Daftar Lengkapnya! 
Diduga Hendak Transaksi di Parkiran Chandra Teluk, Pria Paruh Baya Diciduk Bawa Ganja 589,97 Gram
Waspada! Pekan Depan Polres Tanggamus Angkut Motor Knalpot Brong, RX King Kena Ultimatum
Gerebek Besar di Pesawaran: 401 Polisi Datang Bandar Hilang? 6 Pelajar Malah Diamankan
Berita ini 62 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 8 November 2026 - 11:48 WIB

Orang Tua Batalkan Damai Setelah Lihat Video Utuh, Kasus Bullying Anak di Lambar Berlanjut ke Jalur Hukum! 

Minggu, 8 November 2026 - 11:36 WIB

Patroli Rutin Berbuah Manis, Polisi Ciduk 7 Orang di Tubabar, 125 Ekstasi dan Sabu Disita

Minggu, 8 November 2026 - 07:56 WIB

Gerebek 3 Lokasi di Wonosobo, Polres Tanggamus Sita 58 Paket Sabu dan Ekstasi Barongsai

Minggu, 8 November 2026 - 07:28 WIB

Wali Kota Bandar Lampung Rotasi 13 Pejabat Eselon II, Ini Daftar Lengkapnya! 

Sabtu, 7 November 2026 - 17:41 WIB

Diduga Hendak Transaksi di Parkiran Chandra Teluk, Pria Paruh Baya Diciduk Bawa Ganja 589,97 Gram

Berita Terbaru