Caption : Hujan dibeberapa lokasi guyur kota Bandar Lampung (Dok. Tribun Lampung).
Hariannarasi.com, Bandar Lampung – Hujan akhirnya mengguyur sejumlah wilayah di Kota Bandar Lampung tak lama setelah Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung menggelar Salat Istisqa berjamaah di pelataran Kantor Gubernur Lampung.
Turunnya hujan ini mengakhiri masa kekeringan dan polusi udara akibat debu serta abu vulkanik yang sempat melanda wilayah tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan, menyampaikan rasa syukurnya atas turunnya hujan pasca-pelaksanaan salat minta hujan tersebut.
Ia menyebut hujan ini sebagai rahmat yang telah lama dinantikan oleh masyarakat setempat.
”Alhamdulillah, setelah pelaksanaan Salat Istisqa, hujan turun membasahi Kota Bandar Lampung. Kita menyambutnya dengan rasa syukur karena hujan merupakan rahmat dan karunia Allah SWT yang sangat dinantikan oleh masyarakat,” kata Marindo.
Marindo berharap presipitasi ini dapat memberikan dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat, di antaranya memperbaiki kualitas udara, menambah ketersediaan air bersih, dan menyuburkan lahan pertanian.
Selain itu, hujan juga diharapkan mampu membersihkan sisa debu vulkanik serta menekan risiko kebakaran akibat kemarau panjang.
Meski kemarau telah mereda, Marindo tetap mengimbau masyarakat dan instansi terkait untuk waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi.
Ia menginstruksikan seluruh perangkat daerah untuk bersiaga menghadapi kemungkinan hujan lebat yang dapat memicu genangan air, banjir, maupun tanah longsor.
”Kita juga harus tetap waspada. Saya meminta seluruh perangkat daerah tetap siaga serta memastikan saluran air dan sistem penanggulangan bencana berfungsi dengan baik,” tegasnya.
Di samping itu, Pemprov Lampung turut mengajak masyarakat untuk menjaga lingkungan sebagai bentuk rasa syukur, seperti tidak membuang sampah sembarangan, merawat daerah resapan air, dan menggunakan air secara bijaksana. (*)
Berikut video lengkapnya:






