Gunung Anak Krakatau Erupsi, Hujan Abu Vulkanis Kepung Provinsi Lampung! 

- Editor

Sabtu, 5 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption : Erupsi Gunung Anak Krakatau yang berhasil difoto dari kokpit pesawat diketinggian 50 ribu kaki oleh Kapten Ken, pilot sekaligus fotografer udara. 

Hariannarasi.com, Lampung Selatan – Aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau di perairan Selat Sunda kembali meningkat yang memicu hujan abu vulkanis di tujuh kecamatan dalam wilayah Kabupaten Lampung Selatan dan Kabupaten Tanggamus, Provinsi Lampung, pada Sabtu (5/9/2026).

​Di Kabupaten Lampung Selatan, paparan abu vulkanis pekat menyelimuti empat kecamatan, yakni Kecamatan Bakauheni, Penengahan, Kalianda, dan Rajabasa, termasuk kawasan Pulau Sebesi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tanggamus melaporkan dampak abu serupa menutupi tiga kecamatan, yaitu Kecamatan Pematang Sawa, Kelumbayan, dan Cukuh Balak.

Paparan abu juga dilaporkan hingga menyentuh kawasan permukiman di wilayah Pesisir Barat.

​Kondisi hujan abu yang telah terjadi secara intensif ini mulai memicu gangguan kesehatan pada masyarakat, seperti sesak napas dan iritasi mata.

Debu vulkanis dari gunung dilaporkan telah masuk ke dalam rumah, menempel di perabotan tangga, hingga mengotori fasilitas umum dan sekolah.

​Menyikapi hal tersebut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan langsung menyiagakan tenaga kesehatan puskesmas di wilayah terdampak.

Dinas Kesehatan setempat juga mendistribusikan total 4.500 masker, dengan rincian 1.500 masker untuk warga di sekitar Dermaga Canti dan 3.000 masker untuk warga Pulau Sebesi.

​Pemkab mengimbau seluruh warga untuk mengurangi aktivitas di luar rumah, terutama bagi lansia, balita, dan ibu hamil.

Warga juga diwajibkan menggunakan masker dan kacamata saat beraktivitas di luar ruangan, serta menutup rapat makanan dan sumber air minum agar terhindar dari kontaminasi vulkanis.

​Kepala Pos Pemantauan Gunung Anak Krakatau di Desa Hargo Pancuran, Suwarno, menyatakan bahwa gunung api tersebut saat ini ditetapkan pada status Level III atau Siaga.

​”Dengan status siaga, masyarakat maupun wisatawan tidak diizinkan mendekati Gunung Anak Krakatau atau beraktivitas dalam radius 3 kilometer dari kawah aktif,” ujar Suwarno, Sabtu (5/9).

​Suwarno menambahkan, peningkatan letusan terjadi sejak Jumat (4/9) malam dengan rentetan erupsi menerus bergaya lava fountain (lava air mancur) yang terus berlangsung hingga Sabtu pagi.

Kolom abu hitam pekat setinggi 300 meter dari atas puncak terpantau terbawa angin ke arah barat dan barat laut. Erupsi ini turut diiringi suara dentuman dan gemuruh yang menyebabkan sejumlah kamera pemantau (CCTV) di area kawah mati akibat hantaman material vulkanik.

​Di wilayah yang berbeda, Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Tanggamus, Hendarman Wahid, menegaskan, pihaknya terus bersiaga dan melakukan pemantauan kondisi wilayah terdampak.

Hendarman meminta masyarakat tetap waspada namun tidak panik, serta hanya merujuk pada informasi resmi kebencanaan terkait letusan Gunung Anak Krakatau. (*)

Berikut video lengkapnya:

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Diduga Curi Pisang, Pria di Lampung Selatan Tewas Mengenaskan Dikeroyok Massa
Bongkar Honda HR-V di Bakauheni, Polisi Temukan 40 Kg Sabu dalam Kemasan Teh China!
Hujan Abu Erupsi Anak Krakatau Guyur Tanggamus, Pemkab Liburkan Sebagian Sekolah dan Bagikan Ribuan Masker!
MBG Libur, Siswa-siswi SD Ini Malah Bersorak Gembira, Lah Kok Bisa?
Niat Perbaiki Kincir Air, Seorang Pria Tewas Tersengat Listrik di Kolam Ikan Gisting
Waspada! Erupsi Anak Krakatau Picu Asap Pekat dan Gelombang Ekstrem di Selat Sunda
Terkendala Aturan Baru, 380 Dapur MBG di Lampung Gagal Beroperasi!
Terobos Perlintasan Tak Resmi di Natar, Pengendara Motor Tewas Tertabrak Kereta
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 11:51 WIB

Gunung Anak Krakatau Erupsi, Hujan Abu Vulkanis Kepung Provinsi Lampung! 

Sabtu, 5 September 2026 - 11:11 WIB

Diduga Curi Pisang, Pria di Lampung Selatan Tewas Mengenaskan Dikeroyok Massa

Sabtu, 5 September 2026 - 11:07 WIB

Bongkar Honda HR-V di Bakauheni, Polisi Temukan 40 Kg Sabu dalam Kemasan Teh China!

Sabtu, 5 September 2026 - 07:01 WIB

Hujan Abu Erupsi Anak Krakatau Guyur Tanggamus, Pemkab Liburkan Sebagian Sekolah dan Bagikan Ribuan Masker!

Sabtu, 5 September 2026 - 03:47 WIB

Niat Perbaiki Kincir Air, Seorang Pria Tewas Tersengat Listrik di Kolam Ikan Gisting

Berita Terbaru