Diduga Curi Pisang, Pria di Lampung Selatan Tewas Mengenaskan Dikeroyok Massa

- Editor

Sabtu, 5 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption : Ist

Hariannarasi.com, Lampung Selatan – Aksi main hakim sendiri berujung maut terjadi di kawasan perkebunan Jaga Utama, Desa Karangsari, Kecamatan Ketapang, Kabupaten Lampung Selatan.

Seorang pria bernama Saipul Anwar (40) tewas diamuk massa usai diduga mencuri pisang pada Jumat (4/9/2026) sekitar pukul 16.30 WIB.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Korban yang merupakan warga Desa Tetaan, Kecamatan Penengahan tersebut meninggal dunia di lokasi kejadian akibat menderita sejumlah luka berat, terutama pada bagian kepala dan tubuh.

Selain melakukan pengeroyokan, massa yang diduga berasal dari Desa Karangsari dan Desa Sripendowo juga membakar sepeda motor yang dibawa oleh korban.

​Mendapat laporan insiden tersebut, aparat kepolisian dari Polsek Penengahan yang dipimpin oleh Kapolsek Iptu Tedy Erik S bersama personel TNI langsung terjun ke lokasi untuk mengamankan tempat kejadian perkara (TKP).

Jenazah korban selanjutnya dievakuasi ke Rumah Sakit Bob Bazar Kalianda untuk keperluan pemeriksaan dan autopsi.

​Dari lokasi kejadian, polisi mengamankan sejumlah barang bukti. Bukti tersebut meliputi satu unit sepeda motor milik korban yang telah hangus dibakar massa, dua tandan pisang yang diduga hasil curian, serta satu buah senjata tajam jenis sabit.

​Saat ini, kepolisian masih melakukan penyelidikan intensif untuk mengurai kronologi pasti kejadian.

Penyelidikan difokuskan untuk mencari tahu identitas pemilik lahan perkebunan serta orang pertama yang memergoki korban saat dugaan pencurian itu terjadi.

​Guna mencegah meluasnya konflik atau gesekan antarwarga pascalewasnya korban, aparat gabungan dari Polsek Penengahan dan Koramil 03/Penengahan telah disiagakan.

Petugas melakukan penjagaan ketat di kawasan perbatasan antara Desa Karangsari (Kecamatan Ketapang) dan Desa Tetaan (Kecamatan Penengahan).

​Hingga Jumat (4/9) malam, pihak kepolisian memastikan situasi di lokasi kejadian dan desa sekitar berangsur kondusif dan terkendali.

Polisi mengimbau masyarakat untuk menahan diri dan menyerahkan penanganan kasus ini sepenuhnya kepada pihak berwajib. (*)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Gunung Anak Krakatau Erupsi, Hujan Abu Vulkanis Kepung Provinsi Lampung! 
Bongkar Honda HR-V di Bakauheni, Polisi Temukan 40 Kg Sabu dalam Kemasan Teh China!
Hujan Abu Erupsi Anak Krakatau Guyur Tanggamus, Pemkab Liburkan Sebagian Sekolah dan Bagikan Ribuan Masker!
MBG Libur, Siswa-siswi SD Ini Malah Bersorak Gembira, Lah Kok Bisa?
Niat Perbaiki Kincir Air, Seorang Pria Tewas Tersengat Listrik di Kolam Ikan Gisting
Waspada! Erupsi Anak Krakatau Picu Asap Pekat dan Gelombang Ekstrem di Selat Sunda
Terkendala Aturan Baru, 380 Dapur MBG di Lampung Gagal Beroperasi!
Terobos Perlintasan Tak Resmi di Natar, Pengendara Motor Tewas Tertabrak Kereta
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 11:51 WIB

Gunung Anak Krakatau Erupsi, Hujan Abu Vulkanis Kepung Provinsi Lampung! 

Sabtu, 5 September 2026 - 11:11 WIB

Diduga Curi Pisang, Pria di Lampung Selatan Tewas Mengenaskan Dikeroyok Massa

Sabtu, 5 September 2026 - 11:07 WIB

Bongkar Honda HR-V di Bakauheni, Polisi Temukan 40 Kg Sabu dalam Kemasan Teh China!

Sabtu, 5 September 2026 - 07:01 WIB

Hujan Abu Erupsi Anak Krakatau Guyur Tanggamus, Pemkab Liburkan Sebagian Sekolah dan Bagikan Ribuan Masker!

Sabtu, 5 September 2026 - 03:47 WIB

Niat Perbaiki Kincir Air, Seorang Pria Tewas Tersengat Listrik di Kolam Ikan Gisting

Berita Terbaru