Cegah Api Meluas ke TN Way Kambas, Gubernur Lampung Tinjau Langsung Pemadaman di Braja Harjosari

- Editor

Minggu, 23 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption : Istimewa

Hariannarasi.com, Lampung Timur – Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, turun langsung ke Desa Braja Harjosari, Kabupaten Lampung Timur, untuk memantau upaya pemadaman kebakaran lahan.

Peninjauan ini dilakukan guna memastikan langkah mitigasi berjalan maksimal sehingga api tidak merambat ke kawasan Taman Nasional (TN) Way Kambas.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Berdasarkan pantauan di lokasi, satu titik api utama yang sebelumnya menyala telah berhasil dipadamkan oleh tim gabungan. Namun, petugas kembali mendeteksi adanya titik api baru yang muncul di area ladang alang-alang.

​Menyikapi kemunculan titik api tersebut, seluruh unsur gabungan yang terdiri dari TNI, Polri, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Pemerintah Kabupaten Lampung Timur, dan pengelola TN Way Kambas langsung bergerak cepat melakukan pemadaman.

​”Hari ini saya turun langsung ke Desa Braja Harjosari memastikan penanganan kebakaran berjalan. Seluruh unsur langsung bergerak melakukan pemadaman sekaligus mitigasi agar api tidak terbawa angin menuju kawasan hutan,” ujar Gubernur Mirza.

Ia juga mengapresiasi kerja cepat dan kolaborasi lintas instansi di lapangan. Selain fokus pada pemadaman, keselamatan satwa dilindungi di kawasan TN Way Kambas turut menjadi prioritas. Pihak berwenang terus melakukan pemantauan intensif terhadap pergerakan satwa.

​Saat ini, kelompok gajah liar dilaporkan berada pada radius yang aman, yakni sekitar 25 kilometer dari lokasi kebakaran.

Sementara itu, gajah-gajah yang berada di area Pusat Latihan Gajah (PLG) dipastikan dalam kondisi aman dan tidak terdampak oleh insiden ini.

​Gubernur Lampung menegaskan kepada seluruh tim agar tidak menurunkan kewaspadaan meski sebagian api telah berhasil dikendalikan.

​”Kita tidak boleh lengah. Penanganan harus dilakukan sampai kondisi benar-benar aman, sekaligus memperkuat mitigasi dan perlindungan kawasan agar risiko kebakaran dapat kita tekan,” tegasnya.

​Proses pemadaman dan pendinginan kawasan terus diupayakan bersama hingga situasi dinyatakan sepenuhnya terkendali. (*)

Berikut video lengkapnya:

Facebook Comments Box

Berita Terkait

3 Hari Tak Masuk Pabrik, Karyawati Asal Tanggamus Ditemukan Tewas Membusuk di Kontrakan Tangerang
Berawal dari Candaan di Kelas, Siswa SMPN 1 Pulau Panggung Diduga Dikeroyok 6 Teman
Cegah Penyalahgunaan Solar Subsidi, Pemprov Lampung Libatkan Satpol PP Awasi QR Code di SPBU
Sisa Anggaran Rp4,5 Miliar dari Rp9 Miliar, Proyek Labkesda Tanggamus yang Bermasalah Dilelang Ulang?
Sapu Bersih Pungli dan Risiko Keselamatan, Dinpar Tanggamus Siapkan Sanksi Tegas Bagi Pengelola yang ‘Ngeyel’
Cegah Kecelakaan Maut, KAI Divre IV Tanjungkarang Tutup 38 Perlintasan
Beli Rp1,5 Juta dan Jual Rp3,4 Juta, 3 Penadah Motor Curian di Wonosobo Diciduk Polisi
Asap Kebakaran Lahan Picu Kecelakaan Maut, DLH Lampung Segel Lokasi PT Sweet Indolampung! 
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 12:22 WIB

3 Hari Tak Masuk Pabrik, Karyawati Asal Tanggamus Ditemukan Tewas Membusuk di Kontrakan Tangerang

Jumat, 9 Oktober 2026 - 12:19 WIB

Berawal dari Candaan di Kelas, Siswa SMPN 1 Pulau Panggung Diduga Dikeroyok 6 Teman

Jumat, 9 Oktober 2026 - 12:15 WIB

Cegah Penyalahgunaan Solar Subsidi, Pemprov Lampung Libatkan Satpol PP Awasi QR Code di SPBU

Jumat, 9 Oktober 2026 - 12:08 WIB

Sisa Anggaran Rp4,5 Miliar dari Rp9 Miliar, Proyek Labkesda Tanggamus yang Bermasalah Dilelang Ulang?

Jumat, 9 Oktober 2026 - 11:50 WIB

Sapu Bersih Pungli dan Risiko Keselamatan, Dinpar Tanggamus Siapkan Sanksi Tegas Bagi Pengelola yang ‘Ngeyel’

Berita Terbaru