Caption : Istimewa
Hariannarasi.com, Bandar Lampung – Perguruan Tinggi Swasta (PTS) didorong untuk mengambil peran aktif sebagai mitra strategis sekaligus motor penggerak pembangunan daerah.
Dorongan ini mengemuka dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (APTISI) Tahun 2026 yang diselenggarakan di Hotel Grand Mercure, Bandar Lampung, Minggu (23/8/2026).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan, yang hadir mewakili Gubernur Lampung, menegaskan, tantangan pendidikan tinggi saat ini menuntut kampus untuk tidak sekadar mencetak ijazah dalam jumlah besar.
”Tantangan pendidikan saat ini tidak cukup dijawab dengan memperbanyak jumlah lulusan. Yang terpenting adalah memastikan lulusan memiliki kompetensi, karakter, dan keterampilan yang dibutuhkan dunia kerja, termasuk kesiapan menghadapi disrupsi teknologi dan Artificial Intelligence (AI),” ujar Marindo.
Menurutnya, jangkauan luas yang dimiliki institusi pendidikan swasta menempatkan PTS pada posisi yang sangat strategis.
PTS diharapkan tidak hanya berfokus pada akademik, tetapi juga berkolaborasi menjawab persoalan nyata di tengah masyarakat demi mendongkrak kualitas Indeks Pembangunan Manusia (IPM) daerah.
Sementara itu, Ketua APTISI Wilayah II-B Provinsi Lampung sekaligus Ketua Panitia Rakernas, Dr. Ir. Firmansyah Y.A. Alfian, menyatakan, Rakernas yang dihadiri sekitar 500 pimpinan PTS dari 33 provinsi ini adalah momentum kebangkitan kampus swasta secara nasional.
”Ini bukan sekadar acara seremonial. Kami ingin institusi di Lampung menjadi contoh kontribusi nyata bagi pendidikan tinggi swasta Indonesia untuk bersatu dan naik kelas,” kata Firmansyah.
Ia menyebutkan, agenda utama Rakernas berfokus pada pemecahan isu krusial seperti transformasi digital, kualitas lulusan, dan daya saing PTS menghadapi gempuran globalisasi.
Ajang empat tahunan yang turut dihadiri oleh Ketua Umum APTISI Pusat, Prof. Dr. Ir. H. M. Budi Djatmiko beserta jajaran ini juga diwarnai dengan pelantikan pengurus APTISI Provinsi Lampung periode 2026–2031.
Dalam kepengurusan baru tersebut, Gubernur Lampung resmi dipercaya sebagai Dewan Pembina. (*)






