Viral di Medsos! IGD RSUDAM Bandar Lampung Tolak Pasien Kritis yang Berujung Kematian

- Editor

Rabu, 5 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption : Ist

Hariannarasi.com, Bandar Lampung – Jagat media sosial dihebohkan oleh curhatan pilu seorang warga Bandar Lampung yang kehilangan ibundanya.

Sang ibu meninggal dunia setelah diduga ditolak mendapat penanganan medis di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Dr. H. Abdul Moeloek (RSUDAM) karena pihak rumah sakit menilai pasien belum masuk kategori darurat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Berdasarkan informasi yang dihimpun, kisah tragis ini pertama kali mencuat dan viral melalui unggahan akun Threads @orghaveeeee.

Dalam tulisannya, sang anak meluapkan kekecewaan mendalam atas buruknya pelayanan rumah sakit pelat merah tersebut.

​“Dear RS Abdul Moeloek, mama saya yang kamu tolak di IGD yang katanya kondisinya gak darurat itu sekarang sudah meninggal,” tulis akun tersebut mengawali keluhannya.

​Usai mendapat penolakan dari RSUDAM, pihak keluarga langsung melarikan sang ibu ke rumah sakit lain untuk mencari pertolongan kedua.

Hasil pemeriksaan di rumah sakit tersebut ternyata berbanding terbalik dengan vonis awal di RSUDAM.

​Pasien dinyatakan dalam kondisi kritis akibat serangan stroke pada kepala bagian kanan dan kiri, serta membutuhkan tindakan cepat berupa transfusi empat kantong darah.

​“Saya yang bukan orang medis saja melihat kondisi mama saya bener-bener sudah gawat, tapi kenapa Anda sebagai dokter bilang tidak darurat. Semoga dokter tidak merasakan apa yang saya rasakan, karena jujur rasanya sakit banget sampai harus kehilangan mama saya,” lanjut curhatan tersebut.

​Selain menyoroti dugaan salah asesmen kedaruratan, pihak keluarga juga menyesalkan sikap oknum tenaga medis wanita di IGD RSUDAM.

Pemilik akun menyebut dokter tersebut menyampaikan penolakan dengan tutur kata yang kasar dan dinilai tidak berempati melihat pasien yang sedang berjuang menahan sakit.

​Menanggapi polemik yang tengah menjadi sorotan publik ini, pihak manajemen RSUDAM buka suara.

Wakil Direktur Keperawatan, Pelayanan, dan Penunjang Medik RSUDAM Lampung, dr. Yusmaidi, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah mengetahui keberadaan unggahan viral tersebut dan tengah menindaklanjuti informasi yang beredar.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

HIV Duduki Urutan Kedua Penyakit Terbanyak di RSUD Pringsewu, Tembus 1.907 Pasien!
Ribuan Kepesertaan BPJS PBI Diputus, Warga Tanggamus Diminta Bayar Mandiri Sementara?!
Tambah Layanan Cuci Darah hingga Bedah Katarak, RSBNH Bidik Status Rumah Sakit Rujukan Utama di Lampung
Kejar Target 100 Persen, Begini Cara Tanggamus Dekatkan Akses Medis hingga ke Pelosok Pulau
Cara Cek BPJS Kesehatan 2026 dengan Mudah dan Cepat
Pangkas Perjalanan 8 Jam, Intip Deretan Fasilitas Canggih RSUD M Thohir Krui yang Diresmikan Prabowo
Ratusan Penderita HIV di Pringsewu Belum Terdeteksi, Dinkes Lampung Minta Warga Tak Takut Tes!
Jamin BPJS Kesehatan Warga di 2026, Pemprov Lampung Anggarkan Rp125 Miliar!
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 5 Agustus 2026 - 11:43 WIB

Viral di Medsos! IGD RSUDAM Bandar Lampung Tolak Pasien Kritis yang Berujung Kematian

Selasa, 4 Agustus 2026 - 12:11 WIB

HIV Duduki Urutan Kedua Penyakit Terbanyak di RSUD Pringsewu, Tembus 1.907 Pasien!

Rabu, 1 Juli 2026 - 11:54 WIB

Ribuan Kepesertaan BPJS PBI Diputus, Warga Tanggamus Diminta Bayar Mandiri Sementara?!

Rabu, 1 Juli 2026 - 08:41 WIB

Tambah Layanan Cuci Darah hingga Bedah Katarak, RSBNH Bidik Status Rumah Sakit Rujukan Utama di Lampung

Selasa, 23 Juni 2026 - 10:34 WIB

Kejar Target 100 Persen, Begini Cara Tanggamus Dekatkan Akses Medis hingga ke Pelosok Pulau

Berita Terbaru