Caption : Istimewa
Hariannarasi.com, Pringsewu – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Pringsewu, Provinsi Lampung, mencatat penyakit Human Immunodeficiency Virus (HIV) menempati urutan kedua terbanyak untuk pasien rawat jalan sepanjang tahun 2025.
Saat ini, tercatat ada ratusan pasien yang rutin melakukan pengobatan atau rawat jalan di rumah sakit tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kepala Bidang Pelayanan RSUD Pringsewu, Dr. Sari, mengungkapkan, hingga saat ini terdapat 167 orang pasien positif HIV yang rutin melakukan kontrol setiap bulannya di rumah sakit tersebut.
”Penyebaran virus HIV di kalangan masyarakat tergolong cepat. Virus ini menular melalui kontak seksual, kontak darah seperti transfusi, penggunaan jarum suntik berulang, tindik, tato, serta penularan dari ibu ke bayi,” jelas Dr. Sari saat dikonfirmasi, Selasa (4/8/2026).
Sebagai langkah antisipasi dan pencegahan penularan di lingkungan rumah sakit, Dr. Sari menegaskan bahwa seluruh tenaga medis di RSUD Pringsewu diwajibkan menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) standar seperti sarung tangan, serta dipastikan selalu menggunakan jarum suntik sekali pakai.
Berdasarkan rilis data 10 besar penyakit pasien rawat jalan RSUD Pringsewu tahun 2025, angka pasien HIV menembus 1.907 jiwa.
Kasus tertinggi pertama diduduki oleh pasien Gagal Ginjal Kronis (Chronic Kidney Failure) dengan jumlah pasien mencapai 17.669 orang.
Sementara di bawah HIV, posisi ketiga ditempati oleh Presbiopi dengan 1.683 pasien, disusul Miopi dengan 918 pasien.
Penyakit lain yang melengkapi daftar 10 besar tersebut secara berurutan adalah Pulpitis (857 pasien), Otitis Media (788 pasien), Infeksi Gigi (583 pasien), Katarak (563 pasien), Osteoarthritis (OA) Genu (432 pasien), dan Spondylosis (367 pasien). (*)






