Diduga Keracunan MBG, 8 Siswa SMPN 1 Talang Padang Dilarikan ke Puskesmas

- Editor

Rabu, 22 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption : Istimewa

Hariannarasi.com, Tanggamus – Delapan siswa SMP Negeri 1 Talang Padang, Kabupaten Tanggamus, dilarikan ke Puskesmas Talang Padang lantaran mengalami mual, muntah, sakit kepala, hingga diare pada Rabu (22/7/2026).

Insiden ini diduga akibat keracunan makanan setelah para siswa mengonsumsi menu Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di sekolah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Guru Bimbingan Konseling (BK) SMPN 1 Talang Padang, Dian, menjelaskan bahwa gejala pertama kali muncul sekitar pukul 10.00 WIB usai jam makan siang. Awalnya, tiga siswa kelas VII mengeluh sakit perut dan muntah-muntah.

​”Karena terus muntah dan buang air besar, kami bawa ke Puskesmas. Tak lama kemudian, lima siswa lain menyusul dengan keluhan serupa sehingga total ada delapan anak,” ujar Dian.

​Merespons kejadian tersebut, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tanggamus, dr. Herry Novrizal, langsung meninjau ke Puskesmas.

Ia menjelaskan, lima siswa telah diperbolehkan pulang setelah mendapat penanganan medis dan kondisinya membaik. Sementara itu, tiga siswa lainnya masih harus dirawat inap karena mengalami gejala tingkat sedang.

​Terkait kepastian penyebab keracunan, Kepala Puskesmas Talang Padang, dr. Indah, menyatakan pihaknya belum bisa menarik kesimpulan awal.

Sampel makanan saat ini telah dikirim ke Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) di Bandar Lampung untuk memastikan apakah penyebabnya murni karena bakteri, toksin, atau faktor lain.

​Di sisi lain, Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sinar Betung, Muzaki, meminta masyarakat untuk tidak terburu-buru menyimpulkan bahwa menu MBG adalah penyebab tunggal insiden ini.

​”Kami masih menunggu hasil laboratorium. Ada informasi juga bahwa beberapa siswa sempat mengonsumsi sate yang dibeli di sekolah. Selain itu, dari 13 sekolah yang menerima layanan MBG dari kami, hanya di SMPN 1 Talang Padang yang mengalami kejadian ini,” tegas Muzaki.

​Hingga saat ini, pihak SPPG Sinar Betung menyatakan kesiapannya untuk kooperatif dalam proses penyelidikan uji laboratorium. Hasil lab tersebut akan menjadi acuan evaluasi agar insiden serupa tidak terulang kembali. (*)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Bersihkan Jalan dari Debu Vulkanik Anak Krakatau, Polres Tanggamus Kerahkan Water Cannon
Viral Umpatan Wartawan Tai, Konten Kreator Makmun Serbaguna Dilaporkan ke Polisi di Tulang Bawang
ASN PPPK Bandar Lampung Ditangkap, Bawa Kabur Mahasiswi Tasikmalaya dan Pakai Data untuk Pinjol
Peras Kepala Desa Rp2,5 Juta, Oknum Wartawan Terjaring OTT Polres Pesawaran
Simpan 11 Klip Sabu, Dua Warga Labuhan Maringgai Diringkus Polisi
25 Jam Mengamuk, Gunung Anak Krakatau Kini Beralih ke Fase Strombolian!
Curi Toyota Rush, Pemuda Lampung Utara Diringkus Saat Hendak Jual Mobil di Bandar Lampung
Laut Surut dan Hiu Merapat ke Daratan, Benarkah Pertanda Bahaya dari Anak Krakatau?
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 14:42 WIB

Bersihkan Jalan dari Debu Vulkanik Anak Krakatau, Polres Tanggamus Kerahkan Water Cannon

Senin, 7 September 2026 - 14:13 WIB

Viral Umpatan Wartawan Tai, Konten Kreator Makmun Serbaguna Dilaporkan ke Polisi di Tulang Bawang

Senin, 7 September 2026 - 12:37 WIB

ASN PPPK Bandar Lampung Ditangkap, Bawa Kabur Mahasiswi Tasikmalaya dan Pakai Data untuk Pinjol

Senin, 7 September 2026 - 10:30 WIB

Simpan 11 Klip Sabu, Dua Warga Labuhan Maringgai Diringkus Polisi

Senin, 7 September 2026 - 10:22 WIB

25 Jam Mengamuk, Gunung Anak Krakatau Kini Beralih ke Fase Strombolian!

Berita Terbaru