Pukulan Telak OPM! Ratusan Senjata Disita, 59 Anggota Pilih Kembali ke NKRI

- Editor

Selasa, 7 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption : Istimewa

Hariannarasi.com, Papua – Tentara Nasional Indonesia (TNI) mengungkap adanya dugaan penyelundupan senjata api dan amunisi melalui jalur perairan yang dipasok untuk kelompok Organisasi Papua Merdeka (OPM).

Temuan ini didasarkan pada hasil penyitaan puluhan senjata api dan ratusan butir amunisi dari tangan OPM selama rangkaian operasi keamanan pada Semester I tahun 2026.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) III, Letjen TNI Lucky Avianto, menjelaskan bahwa indikasi penyelundupan ini terlihat dari karakteristik barang bukti yang diamankan oleh aparat.

Menurutnya, sebagian senjata yang berhasil disita bukan merupakan jenis persenjataan standar yang digunakan oleh jajaran TNI.

​“Mulai ada beberapa barang bukti yang senjata ini tidak digunakan oleh TNI, ya. Sehingga ini mengindikasikan bahwa masuknya senjata tersebut ada yang dari luar, tetapi ada juga yang dari dalam,” ungkap Letjen TNI Lucky Avianto di Markas Komando Kogabwilhan III, Timika, Papua Tengah, pada Senin (6/7).

​Sebagai langkah antisipasi, Pangkogabwilhan III menegaskan akan memperketat penyekatan, patroli, dan pengawasan di sejumlah jalur rawan. Upaya ini dilakukan untuk memutus rantai masuknya senjata api dan amunisi ilegal ke wilayah tersebut.

​“Karena bayangkan dari satu butir amunisi ini bisa melukai bahkan menimbulkan korban jiwa dari anak bangsa yang tidak bersalah,” tegas Lucky.

​Sepanjang enam bulan pertama di tahun 2026, pasukan di bawah naungan Kogabwilhan III mengklaim telah berhasil melumpuhkan pimpinan serta puluhan anggota kelompok OPM.

Secara keseluruhan, Satgas TNI telah mengamankan 47 pucuk senjata api berbagai jenis, 92 pucuk senapan angin beserta suku cadangnya, hingga ratusan butir amunisi.

​Selain tindakan pengamanan fisik, pendekatan persuasif TNI juga dilaporkan membuahkan hasil.

Tercatat sebanyak 59 anggota aktif dari kelompok separatis Tentara Pembebasan Nasional Papua Merdeka-Operasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) telah secara sukarela menyerahkan senjatanya dan memilih untuk kembali ke pangkuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). (*)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Bukan Cuma di Taman Nasional, Hutan Lampung Jadi Benteng Terakhir Bagi 41 Spesies Langka Dunia
Bakamla Pastikan Selat Sunda Aman, Video Viral Erupsi Anak Krakatau Dipastikan Hoaks AI
Ukir Prestasi Gemilang, Kapolda Lampung Terima Tanda Kehormatan Tertinggi dari Presiden RI
Kapolri Mutasi Sejumlah PJU Polda lampung, dari Dirresnarkoba hingga Kapolresta Bandar Lampung
Polri Mutasi 1.121 Pati dan Pamen, Serta Bentuk Polresta IKN
Masyarakat Kerap Gelap-gelapan, Harta Bos PLN Malah Meroket dari Rp30 M Jadi Rp110 Miliar!
Ratusan Mahasiswa Trisakti Gelar Aksi “Tritura” di Gedung DPR/MPR RI
Viral, Aksi Emak-emak dari Aliansi Perempuan Indonesia, Tuntut Hentikan MBG dan Buka Lapangan Kerja
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 7 Juli 2026 - 16:44 WIB

Bukan Cuma di Taman Nasional, Hutan Lampung Jadi Benteng Terakhir Bagi 41 Spesies Langka Dunia

Selasa, 7 Juli 2026 - 07:58 WIB

Pukulan Telak OPM! Ratusan Senjata Disita, 59 Anggota Pilih Kembali ke NKRI

Sabtu, 4 Juli 2026 - 14:08 WIB

Bakamla Pastikan Selat Sunda Aman, Video Viral Erupsi Anak Krakatau Dipastikan Hoaks AI

Kamis, 2 Juli 2026 - 08:26 WIB

Ukir Prestasi Gemilang, Kapolda Lampung Terima Tanda Kehormatan Tertinggi dari Presiden RI

Jumat, 26 Juni 2026 - 10:31 WIB

Kapolri Mutasi Sejumlah PJU Polda lampung, dari Dirresnarkoba hingga Kapolresta Bandar Lampung

Berita Terbaru

HUKUM

Mendadak ke Markas KPK, Ada Apa dengan Pimpinan BGN?

Selasa, 7 Jul 2026 - 08:56 WIB