Bukan Kemarau Biasa! BPBD Ungkap Bahaya Besar yang Mengintai Warga Lampung di Pertengahan 2026

- Editor

Senin, 6 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption : Ilustrasi

Hariannarasi.com, Bandar Lampung – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Lampung mengimbau masyarakat untuk bersiaga menghadapi ancaman krisis air bersih dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). 

Peringatan ini dikeluarkan menyusul prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) bahwa musim kemarau tahun 2026 akan berlangsung lebih panjang dan terik akibat fenomena “Godzilla El Nino”.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Analis Bencana BPBD Lampung, Wahyu Hidayat, menyebutkan bahwa awal musim kemarau di Lampung diprediksi mulai masuk pada bulan Mei dan akan mencapai puncaknya pada periode Juni hingga Agustus 2026.

​”Saat ini kita berada di ujung musim hujan. Setelah April, kita akan memasuki masa pancaroba sebelum musim kemarau. Ini berkaitan dengan fenomena yang disebut Godzilla El Nino,” ungkap Wahyu di Bandar Lampung, Senin (6/4/2026).

Ancaman Sektor Pertanian dan Titik Rawan Karhutla

Kondisi anomali cuaca ini berpotensi memicu bencana hidrometeorologi kering yang dapat berdampak fatal pada sektor pertanian.

Sebagai langkah antisipatif, BPBD mendesak para petani untuk segera memanfaatkan program asuransi pertanian melalui Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) guna menekan kerugian finansial akibat risiko gagal panen.

Selain itu, BPBD juga telah memetakan beberapa wilayah di Provinsi Lampung yang masuk dalam kategori titik rawan karhutla selama musim kemarau mendatang, meliputi, Lampung Timur (terutama di sekitar kawasan Taman Nasional Way Kambas), Mesuji, Way Kanan, dan Tulang Bawang

Langkah Mitigasi dan Kolaborasi

Menghadapi potensi bencana tersebut, BPBD Provinsi Lampung saat ini terus memperkuat pemantauan cuaca secara real-time dan berkoordinasi intensif dengan BMKG serta BPBD tingkat kabupaten/kota.

Pemerintah daerah diminta untuk segera mengaktifkan program Desa Tangguh Bencana. Di tingkat akar rumput, masyarakat didorong untuk memperkuat deteksi dini kebakaran dengan cara mengaktifkan kembali sistem keamanan keliling (siskamling) di wilayah-wilayah rawan.

“Langkah cepat dari masyarakat sangat penting untuk mencegah api meluas,” tegas Wahyu.

Wahyu menambahkan, rentetan cuaca ekstrem dan kemunculan siklon di wilayah khatulistiwa saat ini merupakan indikasi nyata dari dampak perubahan iklim global. Oleh karenanya,

Dirinya juga menekankan, mitigasi bencana tidak bisa dilakukan secara mandiri, melainkan membutuhkan kolaborasi lintas sektor yang melibatkan bidang lingkungan hidup, kehutanan, dan kelautan agar berjalan efektif. (*)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Bukan Cuma Tambah Pabrik, Ini Strategi ‘Pivot’ Gubernur Lampung Atasi Krisis Lapangan Kerja
Usai Gubernur Lampung Gelar Salat Istisqa, Hujan Guyur Bandar Lampung
Positif Gunakan Ekstasi, Polres Way Kanan Amankan Wanita Asal Metro
Diduga Selingkuh, Oknum Kepala Sekolah dan Guru di Lampung Tengah Digerebek Warga
Tak Kantongi SLHS, BGN Tutup Sementara 125 Dapur MBG di Lampung! 
Update Jurnalis Hilang: Hari Ke-3 Pencarian, TNI AL Temukan Pelampung dan Tabung
Kepergok Potong Kabel di Atas Tower BTS, Pemuda di Lamteng Diciduk Polisi
Pesan Terakhir Berujung ‘Centang Satu’, Rombongan Jurnalis yang Hilang Kontak Sempat Kirim Pesan Whatsapp!
Berita ini 73 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 12:00 WIB

Bukan Cuma Tambah Pabrik, Ini Strategi ‘Pivot’ Gubernur Lampung Atasi Krisis Lapangan Kerja

Jumat, 11 September 2026 - 08:09 WIB

Usai Gubernur Lampung Gelar Salat Istisqa, Hujan Guyur Bandar Lampung

Jumat, 11 September 2026 - 07:36 WIB

Positif Gunakan Ekstasi, Polres Way Kanan Amankan Wanita Asal Metro

Jumat, 11 September 2026 - 00:13 WIB

Diduga Selingkuh, Oknum Kepala Sekolah dan Guru di Lampung Tengah Digerebek Warga

Kamis, 10 September 2026 - 18:17 WIB

Tak Kantongi SLHS, BGN Tutup Sementara 125 Dapur MBG di Lampung! 

Berita Terbaru

Bandar Lampung

Usai Gubernur Lampung Gelar Salat Istisqa, Hujan Guyur Bandar Lampung

Jumat, 11 Sep 2026 - 08:09 WIB