Pria di Pringsewu Ditemukan Tewas Gantung Diri di Rumah Tunangannya, Kok Bisa?

- Editor

Rabu, 18 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption : Ist

Hariannarasi.com, Bandar Lampung – Seorang pria berinisial S (34), warga Kelurahan Pringsewu Utara, ditemukan meninggal dunia dalam kondisi gantung diri di teras samping rumah tunangannya di Pekon Podosari, Kecamatan Pringsewu, Kabupaten Pringsewu, Selasa (17/3/2026). 

Jasad korban pertama kali ditemukan pada pukul 16.00 WIB oleh tunangannya, T (23), bersama adik korban. Penemuan ini bermula ketika T kehilangan kontak dengan korban sejak pukul 10.00 WIB.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sepulang dari acara keluarga di Gadingrejo pada pukul 13.00 WIB, T mendapati korban sudah tidak ada di kamar tempat ia menginap selama tiga hari terakhir.

​Setelah pencarian ke sejumlah lokasi tidak membuahkan hasil, T bersama adik korban kembali menyisir area sekitar rumah dan menemukan S dalam kondisi tergantung di teras samping. Peristiwa tersebut langsung dilaporkan kepada warga, aparat kelurahan, dan pihak kepolisian.

Kapolsek Pringsewu Kota AKP Ramon Zamora membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan, jika Tim Inafis Satreskrim Polres Pringsewu bersama tenaga medis dari Puskesmas Rejosari telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan pemeriksaan awal.

​“Dari hasil pemeriksaan awal dan penyelidikan di lokasi, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban,” ungkap AKP Ramon mewakili Kapolres Pringsewu AKBP M. Yunnus Saputra.

​Berdasarkan pemeriksaan medis, ciri-ciri fisik jenazah mengarah pada tindakan bunuh diri. Kondisi kaku mayat menunjukkan bahwa korban diperkirakan telah meninggal dunia sekitar 4 hingga 5 jam sebelum tim medis melakukan pemeriksaan.

​Saat ini, pihak kepolisian masih mendalami motif di balik peristiwa tersebut. Dugaan sementara mengarah pada masalah pribadi, termasuk kemungkinan adanya beban utang piutang.

Keluarga korban telah menerima kejadian ini sebagai musibah dan menolak untuk dilakukan autopsi. Jenazah S kini telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk segera dimakamkan.

Menutup keterangannya, Kapolsek mengimbau masyarakat untuk saling peduli dan memberikan dukungan moral kepada kerabat yang sedang menghadapi masalah. (*)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Berkas P21, Dua Tersangka Korupsi Bawaslu Tulang Bawang Segera Disidangkan, Rugikan Negara Rp1,4 Miliar!
Pembayaran Siltap Molor Hingga 4 Bulan, Aparatur Tiyuh Kepung Pemkab Tubaba
Liput Proyek Gapura UIN Raden Intan, Dua Jurnalis di Lampung Dianiaya dan Lapor Polisi
Bawa Kunci T hingga Airsoft Gun, Dua Pelaku Curanmor Diringkus di Rajabasa
Kurang dari 6 Jam, Polisi Ringkus Dua Pembegal Pelajar di Terbanggi Besar
Jual Onderdil Curian di Facebook, Pemuda di Bunga Mayang Diringkus Polisi
Bahayakan Siswa, Operasional Dapur MBG di Lampung Utara Ditangguhkan, Polisi Selidiki Asal-usul ‘Peluru’ di Daging MBG
Heboh! Dugaan Skandal Asmara Oknum Guru SMAN 2 Kotaagung Berbuntut Panjang, Disdikbud Lampung Turun Tangan!
Berita ini 91 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 09:20 WIB

Berkas P21, Dua Tersangka Korupsi Bawaslu Tulang Bawang Segera Disidangkan, Rugikan Negara Rp1,4 Miliar!

Jumat, 28 Agustus 2026 - 09:03 WIB

Pembayaran Siltap Molor Hingga 4 Bulan, Aparatur Tiyuh Kepung Pemkab Tubaba

Jumat, 28 Agustus 2026 - 08:58 WIB

Liput Proyek Gapura UIN Raden Intan, Dua Jurnalis di Lampung Dianiaya dan Lapor Polisi

Jumat, 28 Agustus 2026 - 08:55 WIB

Bawa Kunci T hingga Airsoft Gun, Dua Pelaku Curanmor Diringkus di Rajabasa

Jumat, 28 Agustus 2026 - 08:52 WIB

Kurang dari 6 Jam, Polisi Ringkus Dua Pembegal Pelajar di Terbanggi Besar

Berita Terbaru