Pemimpin Tertinggi Ali Khamenei Tewas dalam Serangan AS-Israel, Iran Tetapkan 40 Hari Berkabung 

- Editor

Minggu, 1 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption : Istimewa

Hariannarasi.com, Teheran – Pemerintah Iran secara resmi mengumumkan masa berkabung nasional selama 40 hari menyusul tewasnya Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei. 

Khamenei dilaporkan gugur dalam serangan udara gabungan yang dilancarkan oleh Amerika Serikat dan Israel pada Sabtu (28/2/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Televisi pemerintah Iran mengonfirmasi kabar tersebut pada Minggu (1/3/2026) pagi waktu setempat. Dalam pernyataannya, otoritas Teheran menyebut Khamenei syahid saat berada di kantornya di Teheran ketika serangan rudal menghantam kompleks tersebut.

​Selain menetapkan masa berkabung selama 40 hari, pemerintah Iran juga mengumumkan libur nasional selama tujuh hari sebagai bentuk penghormatan terakhir bagi pemimpin yang telah berkuasa sejak 1989 itu.

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, melalui media sosialnya telah mengonfirmasi keterlibatan militer AS dalam operasi tersebut. Trump menyebut serangan itu sebagai bentuk keadilan.

Senada dengan AS, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu juga menyatakan, serangan pre-emtif tersebut bertujuan untuk melumpuhkan pusat komando tertinggi Iran.

​Menanggapi kematian pemimpin mereka, Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) mengeluarkan pernyataan keras dan bersumpah akan melakukan pembalasan yang “menghancurkan” terhadap target-target AS dan Israel di kawasan Timur Tengah.

​Situasi di kawasan dilaporkan memanas seketika. Sejumlah laporan menyebutkan adanya serangan balasan berupa hujan rudal dan drone dari Iran yang menyasar pangkalan militer serta infrastruktur di beberapa negara sekutu AS di Teluk tak lama setelah pengumuman kematian tersebut.

Saat ini, kepemimpinan Iran untuk sementara diambil alih oleh dewan transisi yang terdiri dari Presiden dan Kepala Kehakiman sesuai dengan konstitusi negara tersebut, hingga Pemimpin Tertinggi yang baru dipilih oleh Majelis Ahli. (*)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Bandara Arab Saudi Diserang Rudal, 12 Tewas dan 309 Luka, Bandara Lumpuh Total!
Jadi Tentara Bayaran Rusia, WNI Asal Natuna Tewas Dihantam Drone Ukraina!
Sempat Mangkrak 2 Dekade, Proyek Tambang Rp268 T Ini Disulap Trump Jadi Pabrik Baja Terbesar AS!
Viral! Pria Kanada Kembali Prediksi Gempa Dahsyat di RI dalam Waktu Dekat, Ini Respons Tegas BMKG!
Serukan Kemerdekaan Palestina, Media Israel Sindir Prabowo: Setahun Lalu Dukung Kami Sekarang Teriak ‘Free Palestine’
Netanyahu dan Warga Israel Gelar Doa Bersama di Komplek Masjidil Aqsa, Arab Saudi Meradang!
Intelijen Iran Unit 4.000 IRGC Bidik Pelabuhan Tanjung Priok, Tiga WNI Dilaporkan Direkrut
Aniaya Staf, Istri Presiden RI Pertama Ini Dituntut Jaksa Tokyo Denda Rp22,8 Juta! 
Berita ini 112 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 07:10 WIB

Bandara Arab Saudi Diserang Rudal, 12 Tewas dan 309 Luka, Bandara Lumpuh Total!

Rabu, 30 September 2026 - 09:56 WIB

Jadi Tentara Bayaran Rusia, WNI Asal Natuna Tewas Dihantam Drone Ukraina!

Rabu, 30 September 2026 - 09:07 WIB

Sempat Mangkrak 2 Dekade, Proyek Tambang Rp268 T Ini Disulap Trump Jadi Pabrik Baja Terbesar AS!

Selasa, 22 September 2026 - 11:37 WIB

Viral! Pria Kanada Kembali Prediksi Gempa Dahsyat di RI dalam Waktu Dekat, Ini Respons Tegas BMKG!

Senin, 21 September 2026 - 12:43 WIB

Serukan Kemerdekaan Palestina, Media Israel Sindir Prabowo: Setahun Lalu Dukung Kami Sekarang Teriak ‘Free Palestine’

Berita Terbaru