Babat Habis Mafia BBM! Pertamina Blokir Hampir 3 Ribu QR Code dan Sanksi 69 SPBU di Lampung

- Editor

Rabu, 16 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption : Istimewa

Hariannarasi.com, Bandar Lampung – Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel memblokir 2.793 QR Code pembelian Biosolar bersubsidi di wilayah Lampung sepanjang tahun 2026.

Langkah tersebut diambil setelah hasil evaluasi menunjukkan adanya indikasi transaksi yang tidak sesuai dengan ketentuan penyaluran BBM bersubsidi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Selain pemblokiran QR Code, Pertamina juga menjatuhkan sanksi kepada lembaga penyalur yang terbukti melakukan pelanggaran.

Sebanyak 70 surat sanksi telah dilayangkan kepada 69 SPBU di Lampung sebagai bentuk pembinaan dan penegakan aturan.

​Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel, Rusminto Wahyudi, menegaskan, pengawasan diperketat demi memastikan BBM subsidi benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak.

​”Pengawasan terus kami perkuat untuk memastikan penyaluran Biosolar tepat sasaran. Sepanjang 2026, kami telah melakukan pembinaan terhadap 69 SPBU dan memblokir 2.793 QR Code yang berdasarkan hasil evaluasi terindikasi tidak sesuai ketentuan,” ujar Rusminto, Selasa (15/9/2026).

​Rusminto menjelaskan, pemblokiran QR Code merupakan mekanisme evaluasi transaksi dan bukan bentuk pengurangan alokasi penyaluran Biosolar bagi konsumen penerima hak.

​Pengawasan dilakukan secara berkelanjutan melalui sistem digital dan pemantauan langsung di lapangan, yang mencakup:

  1. ​Verifikasi transaksi pembelian berbasis QR Code.
  2. ​Identifikasi dan pemantauan pola transaksi tidak wajar.
  3. ​Inspeksi mendadak berkala bersama pemerintah daerah dan aparat penegak hukum.
  4. ​Pemeriksaan sampel rekaman CCTV di SPBU.

​Pertamina juga mencatat adanya peningkatan konsumsi Biosolar di wilayah Lampung.

Lonjakan permintaan ini salah satunya dipicu oleh pelebaran disparitas harga antara BBM bersubsidi dan nonsubsidi, yang menyebabkan sebagian konsumen beralih menggunakan BBM bersubsidi. (*)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Orang Tua Batalkan Damai Setelah Lihat Video Utuh, Kasus Bullying Anak di Lambar Berlanjut ke Jalur Hukum! 
Patroli Rutin Berbuah Manis, Polisi Ciduk 7 Orang di Tubabar, 125 Ekstasi dan Sabu Disita
Gerebek 3 Lokasi di Wonosobo, Polres Tanggamus Sita 58 Paket Sabu dan Ekstasi Barongsai
Polres Lampung Utara Gandeng Denpom Kotabumi Razia Hiburan Malam, Sasar Dua Karaoke!
Wali Kota Bandar Lampung Rotasi 13 Pejabat Eselon II, Ini Daftar Lengkapnya! 
Diduga Hendak Transaksi di Parkiran Chandra Teluk, Pria Paruh Baya Diciduk Bawa Ganja 589,97 Gram
Waspada! Pekan Depan Polres Tanggamus Angkut Motor Knalpot Brong, RX King Kena Ultimatum
Gerebek Besar di Pesawaran: 401 Polisi Datang Bandar Hilang? 6 Pelajar Malah Diamankan
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 8 November 2026 - 11:48 WIB

Orang Tua Batalkan Damai Setelah Lihat Video Utuh, Kasus Bullying Anak di Lambar Berlanjut ke Jalur Hukum! 

Minggu, 8 November 2026 - 11:36 WIB

Patroli Rutin Berbuah Manis, Polisi Ciduk 7 Orang di Tubabar, 125 Ekstasi dan Sabu Disita

Minggu, 8 November 2026 - 07:56 WIB

Gerebek 3 Lokasi di Wonosobo, Polres Tanggamus Sita 58 Paket Sabu dan Ekstasi Barongsai

Minggu, 8 November 2026 - 07:28 WIB

Wali Kota Bandar Lampung Rotasi 13 Pejabat Eselon II, Ini Daftar Lengkapnya! 

Sabtu, 7 November 2026 - 17:41 WIB

Diduga Hendak Transaksi di Parkiran Chandra Teluk, Pria Paruh Baya Diciduk Bawa Ganja 589,97 Gram

Berita Terbaru