Modus Open BO dan Polisi Gadungan, Polres Lamtim Ringkus 8 Pelaku Pemerasan

- Editor

Selasa, 28 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption : Istimewa

Hariannarasi.com, Lampung Timur – Kepolisian Resor (Polres) Lampung Timur bersama Unit Reskrim Polsek Mataram Baru menangkap delapan tersangka komplotan pemerasan bermodus prostitusi online dan polisi gadungan pada Minggu (26/7/2026).

Kedelapan pelaku yang terdiri dari lima laki-laki dan tiga perempuan tersebut diringkus di Lapangan Merdeka Bandar Sribawono dan sebuah wisma di Desa Mataram Baru.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Kasatreskrim Polres Lampung Timur, Iptu M. Iksir, menjelaskan bahwa penangkapan ini merupakan tindak lanjut dari laporan kepolisian yang dibuat korban pada hari yang sama.

​Peristiwa pemerasan tersebut terjadi pada Sabtu (18/7/2026) sekitar pukul 01.00 WIB di sebuah rumah kontrakan di Dusun II, Desa Mataram Baru, Kecamatan Mataram Baru, Kabupaten Lampung Timur. Dalam menjalankan aksinya, komplotan ini berbagi peran secara terorganisasi.

​Para pelaku perempuan bertugas memancing korban melalui aplikasi kencan MiChat dengan menawarkan jasa prostitusi online (Open BO).

Setelah korban terpancing dan mendatangi lokasi yang disepakati, pelaku lainnya langsung beraksi.

​”Setelah korban datang ke kontrakan, beberapa pelaku laki-laki datang dan mengaku sebagai anggota polisi. Mereka menakut-nakuti korban dengan alasan melakukan penggerebekan,” jelas Iptu M. Iksir.

​Korban yang panik kemudian dipaksa masuk ke dalam mobil Daihatsu Xenia hitam tanpa nomor polisi.

Di dalam kendaraan yang diarahkan menuju kawasan Way Curup tersebut, korban kembali diintimidasi dan diancam menggunakan senjata tajam jenis pisau.

​Di bawah ancaman, korban terpaksa menghubungi kakaknya untuk mentransfer “uang damai” sebesar Rp5 juta ke rekening para pelaku. Setelah uang tersebut masuk, komplotan ini langsung meninggalkan korban.

​Dari hasil penangkapan, pihak kepolisian berhasil menyita sejumlah barang bukti, di antaranya:

  • ​1 unit mobil Daihatsu Xenia hitam
  • ​1 unit sepeda motor Yamaha Aerox kuning
  • ​4 unit telepon genggam (HP)
  • ​1 bilah senjata tajam jenis pisau
  • ​Uang tunai sisa hasil kejahatan sebesar Rp3,6 juta
  • ​1 lembar bukti transfer bank

​Atas perbuatannya, kedelapan tersangka kini harus mendekam di sel tahanan. “Para pelaku kami jerat Pasal 482 UU Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP tentang Pemerasan. Ancaman hukumannya maksimal sembilan tahun penjara,” tegas Iksir. (*)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Bocah di Way Kanan Viral Laporkan Kebakaran di Sekitar Rel, Tak Dianggap BPBD Karena Masih Kecil? 
Kafe Remang-Remang di Way Kanan Digerebek, 11 Orang Kepergok Pesta Narkoba!
Ini Kronologi Suami Jual Istri di Grup Facebook, Rp2 Juta Sekali Kencan di Hotel!
Program MBG Kembali Makan Korban? 43 Siswa SDN 3 Kedaloman Tanggamus Muntah Massal!
Melawan dengan Senpi dan Sajam, DPO di Kotaagung Tewas Ditembak Polisi!
Polres Tanggamus Razia Tempat Hiburan Malam, 3 Orang Positif Narkoba Diciduk!
Bupati Parosil Lantik 20 Pejabat Pemkab Lampung Barat, Ini Daftar Lengkapnya!
Melawan Saat Ditangkap, Spesialis Curanmor 21 TKP di Lampung Ditembak Polisi, 2 Masuk DPO!
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 05:25 WIB

Bocah di Way Kanan Viral Laporkan Kebakaran di Sekitar Rel, Tak Dianggap BPBD Karena Masih Kecil? 

Selasa, 27 Oktober 2026 - 04:23 WIB

Kafe Remang-Remang di Way Kanan Digerebek, 11 Orang Kepergok Pesta Narkoba!

Selasa, 27 Oktober 2026 - 03:47 WIB

Ini Kronologi Suami Jual Istri di Grup Facebook, Rp2 Juta Sekali Kencan di Hotel!

Selasa, 27 Oktober 2026 - 02:06 WIB

Program MBG Kembali Makan Korban? 43 Siswa SDN 3 Kedaloman Tanggamus Muntah Massal!

Senin, 26 Oktober 2026 - 12:21 WIB

Polres Tanggamus Razia Tempat Hiburan Malam, 3 Orang Positif Narkoba Diciduk!

Berita Terbaru