​Ada Apa di Balik Proyek PLTP Sekincau? Walhi Lampung Bongkar Isu Transparansi dan Ancaman Ekologi!

- Editor

Senin, 6 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption : Istimewa

Hariannarasi.com, Lampung Barat – Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Lampung menyoroti pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Sekincau oleh PT Star Energy Geothermal Suoh Sekincau.

Proyek tersebut dinilai minim transparansi dan berpotensi mengancam kelestarian Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS) serta memicu konflik sosial.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Direktur Eksekutif Walhi Lampung, Irfan Tri Musri, menyatakan bahwa hingga saat ini, baik pihak perusahaan maupun pemerintah belum membuka dokumen perizinan proyek secara transparan kepada publik. Padahal, aktivitas pembangunan diketahui telah berlangsung sejak awal 2026.

​Irfan menyebutkan bahwa masyarakat di desa penyangga kawasan panas bumi Sekincau tidak pernah dilibatkan dalam dialog mengenai legalitas maupun potensi dampak lingkungan dan sosial dari proyek tersebut.

​”Masyarakat telah berulang kali meminta akses terhadap dokumen perizinan, mulai dari persetujuan lingkungan, AMDAL atau UKL-UPL, izin pemanfaatan kawasan hutan, hingga izin teknis lainnya, Namun, hingga saat ini belum ada dokumen yang dapat diverifikasi secara terbuka,” ujar Irfan dalam keterangan pers, Sabtu (5/7).

​Menurut Walhi, keterbukaan informasi merupakan aspek krusial mengingat masyarakat setempat akan menjadi pihak yang terdampak langsung oleh aktivitas pembangunan tersebut.

​Selain persoalan transparansi, Walhi juga menekankan urgensi perlindungan kawasan TNBBS, bahwa Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS) merupakan kawasan konservasi dengan nilai ekologis tinggi.

Pada 2004, TNBBS bersama Taman Nasional Gunung Leuser dan Taman Nasional Kerinci Seblat ditetapkan UNESCO sebagai Situs Warisan Dunia (World Heritage Site) melalui kawasan Tropical Rainforest Heritage of Sumatra. (*)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Pesan Wanita via MiChat, Pria di Tulang Bawang Diperas Rp3,5 Juta Pakai QRIS
Turun Langsung ke Jabung, Gubernur Lampung Siap Bangun Pendidikan dan Infrastruktur serta Buka Lapangan Kerja
Dari Isu Begal, Konflik Lahan, hingga Tambang Rakyat! Ini Langkah Bupati Tanggamus dan Forkopimda
Geger Penggerebekan Sabung Ayam di Jatiagung, 9 Motor dan 3 Ayam Jago Disita Polisi
Sekolah Agama Terseret Kasus?! Dugaan Korupsi Rp1 Miliar Guncang MTsN 1 Kotabumi
Modus Penumpang Wanita, Pengemudi Ojol di Bandar Lampung Kehilangan Uang Rp1 Juta Akibat Ditodong
Sempat Buron 7 Hari, Pelaku Pembacokan Tetangga Perkara ‘Curi Listrik’ Serahkan Diri
Lawan Petugas, Residivis Curanmor 9 TKP di Tanggamus Dihadiahi Timah Panas
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 6 Juli 2026 - 15:24 WIB

Pesan Wanita via MiChat, Pria di Tulang Bawang Diperas Rp3,5 Juta Pakai QRIS

Senin, 6 Juli 2026 - 11:22 WIB

Turun Langsung ke Jabung, Gubernur Lampung Siap Bangun Pendidikan dan Infrastruktur serta Buka Lapangan Kerja

Senin, 6 Juli 2026 - 08:32 WIB

Dari Isu Begal, Konflik Lahan, hingga Tambang Rakyat! Ini Langkah Bupati Tanggamus dan Forkopimda

Senin, 6 Juli 2026 - 05:52 WIB

​Ada Apa di Balik Proyek PLTP Sekincau? Walhi Lampung Bongkar Isu Transparansi dan Ancaman Ekologi!

Senin, 6 Juli 2026 - 05:26 WIB

Geger Penggerebekan Sabung Ayam di Jatiagung, 9 Motor dan 3 Ayam Jago Disita Polisi

Berita Terbaru

PEMERINTAHAN

Niat Hati Makan Gaji Buta, 9 ASN Ini Kini Masuk Jeruji Besi!

Senin, 6 Jul 2026 - 14:57 WIB