​Di Balik Viralnya Jokowi Injak Kepala Kerbau, Ternyata Ini Maknanya!

- Editor

Sabtu, 27 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption : Istimewa

Hariannarasi.com, Bandar Lampung – Penganugerahan gelar adat Lampung kepada Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi), di Kedaton Keagungan, Bandar Lampung pada Sabtu (27/6), menuai sorotan publik.

Sorotan ini muncul setelah beredarnya video dan foto di media sosial yang memperlihatkan Jokowi duduk di kursi adat Panca Haji sambil menempatkan kakinya di atas kepala kerbau.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Dalam prosesi tersebut, Jokowi menerima gelar adat Baginda Pemuka Bangsa dari lima kerajaan adat Lampung. Menanggapi perbincangan publik mengenai tata cara pelantikan itu, Tokoh Budayawan Lampung, Ansori Djausal, memberikan klarifikasi.

​Ansori menegaskan bahwa tindakan tersebut tidak tepat jika dimaknai sekadar sebagai tindakan menginjak, apalagi dianggap menghina hewan.

Ia menjelaskan, keberadaan kepala kerbau itu merupakan bukti sah bahwa syarat penyembelihan kerbau dalam prosesi adat telah dipenuhi.

​“Jangan ditekankan kata-kata menginjak, seolah-olah menghina kerbau. Bahasanya bukan menginjak, tetapi menunjukkan bahwa dalam prosesi adat tersebut benar-benar dilakukan penyembelihan seekor kerbau,” kata Ansori saat dikonfirmasi pada Sabtu (27/6).

​Lebih lanjut, Ansori memaparkan bahwa kerbau memiliki kedudukan penting dan menjadi simbol status sosial dalam tradisi masyarakat Lampung dan Sumatera.

Secara historis, penyembelihan kerbau selalu menjadi penanda dalam setiap tahapan penting daur hidup masyarakat adat.

​“Kalau seorang anak Lampung lahir, dulu disembelihkan satu kerbau. Menjelang dewasa satu kerbau lagi. Saat menikah satu kerbau. Ketika naik tingkatan adat juga ditandai dengan jumlah kerbau yang disembelih. Itu menjadi penanda status sosial seseorang,” jelasnya.

​Ansori juga menambahkan bahwa dalam praktiknya, kehadiran kepala kerbau saat pelantikan adat tidak mewajibkan peserta untuk menginjaknya.

Kepala hewan tersebut cukup dihadirkan di lokasi prosesi sebagai simbol fisik bahwa penyembelihan adat telah dilaksanakan dengan sempurna. (*)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Rela Datang dari Pagi, Ribuan Warga Pringsewu Histeris Saat Bertemu Jokowi
Sah Jadi ‘Baginda Pemuka Bangsa’, Ini Pesan Khusus Jokowi untuk Warga Lampung!
Disergap di Tol Trans Sumatera Tengah Malam, Kurir Bawa 2.848 Ekstasi Tak Berkutik!
Inspektorat Tanggamus Siap Tindak Tegas Dugaan Penyelewengan RSUD Batin Mangunang: Jangan Main-main Sama Uang Negara!
Viral! Oknum Anggota DPRD Tulang Bawang Selingkuh dengan PPPK, HP Dibawa ke Mabes Polri!
Dalih Terlilit Utang, ART di Pringsewu Nekat Kuras ATM hingga Jual Emas Antam Majikan Senilai Rp46 Juta
Pemprov Lampung Luncurkan ‘Bed Dryer’ di Mesuji, Pangkas Waktu Pengeringan Gabah Jadi Hitungan Jam
Carut Marut Tata Kelola RSUD Batin Mangunang, Uang Miliaran Menguap Gitu Aja?! GRAK Tantang Inspektorat Lakukan Audit
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 27 Juni 2026 - 15:10 WIB

​Di Balik Viralnya Jokowi Injak Kepala Kerbau, Ternyata Ini Maknanya!

Sabtu, 27 Juni 2026 - 10:39 WIB

Rela Datang dari Pagi, Ribuan Warga Pringsewu Histeris Saat Bertemu Jokowi

Sabtu, 27 Juni 2026 - 07:43 WIB

Sah Jadi ‘Baginda Pemuka Bangsa’, Ini Pesan Khusus Jokowi untuk Warga Lampung!

Sabtu, 27 Juni 2026 - 02:33 WIB

Disergap di Tol Trans Sumatera Tengah Malam, Kurir Bawa 2.848 Ekstasi Tak Berkutik!

Jumat, 26 Juni 2026 - 09:07 WIB

Inspektorat Tanggamus Siap Tindak Tegas Dugaan Penyelewengan RSUD Batin Mangunang: Jangan Main-main Sama Uang Negara!

Berita Terbaru