Anak 7 Tahun Gagal Masuk SD Terdekat, Tangis Kekecewaan Ibu di Jatimulyo Lamsel Viral! 

- Editor

Sabtu, 20 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption : Istimewa

Hariannarasi.com, Lampung Selatan – Sebuah video yang memperlihatkan seorang ibu menangis lantaran anaknya tak kunjung diterima di sekolah dasar (SD) terdekat viral di media sosial.

Warga Desa Jatimulyo, Kecamatan Jati Agung, Kabupaten Lampung Selatan bernama Rusmini tersebut mengeluhkan proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2026/2027.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Dalam video itu, Rusmini mengungkapkan kekecewaannya karena sang anak yang sudah berusia tujuh tahun belum mendapat kursi di UPTD SDN 1 Jatimulyo. Padahal, sekolah tersebut merupakan instansi pendidikan terdekat dari tempat tinggalnya.

​Rusmini mengaku telah berupaya mendatangi pihak sekolah untuk meminta penjelasan dan mencari solusi. Namun, hingga saat ini nasib pendidikan anaknya belum menemui titik terang.

Ia juga menyoroti sejumlah persyaratan dan mekanisme SPMB yang dinilainya menyulitkan warga, terutama bagi keluarga dengan keterbatasan ekonomi.

​Lewat rekaman tersebut, Rusmini secara terbuka meminta bantuan dari berbagai pihak untuk turun tangan. Ia memohon perhatian dari Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan, Pemerintah Provinsi Lampung, hingga tokoh masyarakat setempat yang akrab disapa Paman Acong.

​Berdasarkan pengumuman resminya, UPTD SDN 1 Jatimulyo sebenarnya membuka kuota penerimaan peserta didik baru tahun ajaran 2026/2027 untuk 56 siswa. Penerimaan tersebut dilakukan melalui tiga jalur, yakni jalur domisili (zonasi), afirmasi, dan mutasi.

​Video curhatan Rusmini kini ramai diperbincangkan warganet dan memicu sorotan publik terkait mekanisme pelaksanaan SPMB serta akses pendidikan dasar yang merata.

​Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan atau klarifikasi resmi dari pihak UPTD SDN 1 Jatimulyo maupun Dinas Pendidikan Kabupaten Lampung Selatan merespons keluhan warga tersebut. (*)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Bela Anak dan Istri yang Diduga Dianiaya, Ayah di Lamsel Justru Ditetapkan Tersangka dan Ditahan Polisi!
Pelajar SMA di Lampung Utara Kritis Ditembak Begal, Polisi Lakukan Penyelidikan
Tak Cuma Pamer Keseruan! Ini Pesan Penting Bupati Tanggamus di Karnaval Budaya HUT RI ke-81
Hendak Edarkan 19 Butir Ekstasi di Acara Orgen Tunggal, Pria Asal Menggala Diringkus Polres Tubaba
Viral Gedung Koperasi di Tengah Kebun Sawit di Pringsewu, Kakon Fajar Mulya Buka Suara
Sempat Jadi Misteri, Polisi Akhirnya Amankan Sopir Truk Pelindas Pria di Soekarno Hatta
Beraksi di 15 TKP, Polres Pringsewu Ringkus Pelaku Curanmor Asal Tanggamus di Tambak Udang Pesisir Barat
Ratusan Karyawan Sungai Budi Group Geruduk Mapolda Lampung, Tuntut Usut Pembakaran Aset PT BSA Senilai Rp30 Miliar
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 19 Agustus 2026 - 17:16 WIB

Bela Anak dan Istri yang Diduga Dianiaya, Ayah di Lamsel Justru Ditetapkan Tersangka dan Ditahan Polisi!

Rabu, 19 Agustus 2026 - 10:31 WIB

Pelajar SMA di Lampung Utara Kritis Ditembak Begal, Polisi Lakukan Penyelidikan

Rabu, 19 Agustus 2026 - 08:16 WIB

Hendak Edarkan 19 Butir Ekstasi di Acara Orgen Tunggal, Pria Asal Menggala Diringkus Polres Tubaba

Rabu, 19 Agustus 2026 - 08:00 WIB

Viral Gedung Koperasi di Tengah Kebun Sawit di Pringsewu, Kakon Fajar Mulya Buka Suara

Rabu, 19 Agustus 2026 - 07:54 WIB

Sempat Jadi Misteri, Polisi Akhirnya Amankan Sopir Truk Pelindas Pria di Soekarno Hatta

Berita Terbaru