Dendam Sering di ‘Bulli’, Siswa SMP Bandar Lampung Tusuk Teman Sebaya Pakai Pisau Dapur

- Editor

Selasa, 26 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption : Pelaku bullyng SMP di Bandar Lampung yang terkapar di rumah sakit setelah ditusuk temannya.

Hariannarasi.com, Bandar Lampung – Kepolisian Resor Kota (Polresta) Bandar Lampung mengungkap motif di balik duel berdarah antar pelajar SMP yang berujung pada penusukan korban berinisial VI (13). Insiden tersebut dipicu oleh rasa sakit hati pelaku berinisial KAS (13) yang kerap menjadi korban perundungan (bullying) oleh korban.  

Kapolresta Bandar Lampung Alfret Jacob Tilukay pada Selasa (26/5/2026) menjelaskan, puncak perselisihan terjadi saat VI menantang KAS berkelahi. 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pelaku yang menyimpan dendam akibat sering dirundung dan dihina orang tuanya, akhirnya meladeni tantangan tersebut.

​”Awalnya dia (KAS) diajak berkelahi oleh VI, kemudian dibully, dan sudah dipiting sama korban. Pelaku ini dibully dengan dikatakan orang tuanya sehingga menyakiti harga dirinya,” jelas Alfret.

Dalam kondisi terdesak akibat dipiting korban, pelaku KAS seketika mencabut pisau dari pinggangnya dan menusuk korban secara membabi buta.

Berdasarkan hasil penyelidikan, senjata tajam jenis pisau dapur tersebut sengaja dipinjam oleh pelaku dari seorang temannya dan telah disiapkan sebelum perkelahian terjadi.

​Akibat tikaman tersebut, VI mengalami tiga luka tusuk, yakni dua di bagian pinggang kanan dan satu di bagian punggung. Saat ini, korban telah sadar dan sedang menjalani perawatan medis intensif di RSUD Abdul Moeloek.

​Meski KAS telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus penganiayaan berat ini, pihak kepolisian memutuskan untuk tidak melakukan penahanan. Hal ini merujuk pada undang-undang perlindungan anak karena usia pelaku belum genap 14 tahun.

​“Karena anak belum sampai 14 tahun, pelaku kita kembalikan dulu ke orang tua sambil melanjutkan pemeriksaan,” tegas Alfret.

Terkait kelanjutan proses hukum, Kapolresta menyatakan adanya kemungkinan penyelesaian perkara melalui mekanisme diversi atau penyelesaian di luar peradilan pidana, sebagaimana yang diatur dalam Sistem Peradilan Pidana Anak (SPPA). Namun, hal tersebut masih menunggu proses penyidikan lebih lanjut. (*)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Ngaku Dirampok di Bypass, Pria Bandar Lampung Ternyata Habiskan Rp40 Juta Uang Istri Buat Selingkuh
Polisi Gerebek Rumah di Pekon Tekad, Ciduk Pria 29 Tahun Beserta Sabu 0,14 Gram
Polda Lampung Ultimatum Pengelola Hiburan Malam Terkait Narkoba, Ancam Sikat Pengelola!
Polisi Gerebek Tempat Persiapan Tawuran di Sukarame, 9 Remaja Diciduk!
Toko di Tanjung Senang Diperas Oknum Berkedok Keamanan, Minta Rp150 Ribu!  
Pj Peratin Kembahang Diduga Koordinir Setoran Pengamanan Dana Desa di Lampung Barat
Gara-gara Suara Motor Bising, Pria di Tanggamus Tembak Atap dan Bacok Tetangga Pakai Samurai
Bukan Pakai Dana Desa, Tapi Patungan Rp15 Miliar! Warga di Lampung Timur Bangun Jalan Sendiri Secara Gotong Royong
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 14:39 WIB

Ngaku Dirampok di Bypass, Pria Bandar Lampung Ternyata Habiskan Rp40 Juta Uang Istri Buat Selingkuh

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 14:24 WIB

Polisi Gerebek Rumah di Pekon Tekad, Ciduk Pria 29 Tahun Beserta Sabu 0,14 Gram

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 13:30 WIB

Polda Lampung Ultimatum Pengelola Hiburan Malam Terkait Narkoba, Ancam Sikat Pengelola!

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 13:23 WIB

Polisi Gerebek Tempat Persiapan Tawuran di Sukarame, 9 Remaja Diciduk!

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 12:43 WIB

Pj Peratin Kembahang Diduga Koordinir Setoran Pengamanan Dana Desa di Lampung Barat

Berita Terbaru

Bandar Lampung

Polisi Gerebek Tempat Persiapan Tawuran di Sukarame, 9 Remaja Diciduk!

Sabtu, 17 Okt 2026 - 13:23 WIB